space
LEAD DESIGNER MARVEL RIVALS DAN SELURUH TIMNYA DI-PHK MASSAL OLEH NETEASE GAMES
xboxone
Rabu, 19 Feb 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Para gamer Marvel Rivals sedang antusias untuk menunggu kedatangan Human Torch dan The Thing di Season 1 Part 2. Sebaliknya, para developer Marvel Rivals kecewa berat. Ini dikarenakan developer support untuk NetEase games telah di-PHK secara keseluruhan.

Baca ini juga :
» Tanpa Kisi-Kisi, Marvel Wolverine Langsung Drop Tanggal Rilis Resmi
» Krisis Ubisoft 2026: Ribuan Karyawan Mogok Kerja Massal
» Totalitas, Game Dev Jepang Ini Tetapi Janji Tulis Semua Pendukung Game-nya Dengan Credits Selama 30 Menit
» Harga Game Asal Indonesia Ini Rp10 juta di Steam? Kok Bisa Harga Setinggi Itu?
» Steve Rogers Kembali! Trailer Pertama 'Avengers: Doomsday' Resmi Dirilis
» Mystique, Omega Red, dan Sentinel juga Ikut Muncul di Marvel’s Wolverine
» Mantan Aktor di Series The Flash, Liam McIntyre Jadi Pemeran Wolverine
» Tom Holland Alami Kecelakaan di Syuting Spider-Man: Brand New Day, Produksi Film Sempat Tertunda

Dikutip dari postingan LinkedIn Thaddeus Sasser, lead director NetEase Games Seattle, ia menyatakan bahwa walaupun timnya bekerja keras untuk mengembang Marvel Rivals dan sukses dengan projek mereka, mereka tetap di-PHK.



Kabar ini juga dikonfirmasi oleh Jack Burrows, salah satu level designer Marvel Rivals yang juga di-PHK oleh NetEase.



Sasser tidak memberikan detail berapa jumlah anggota timnya, namun dalam postingan LinkedIn yang dikutip, Sasser mulai mempromosikan anggota tim-nya satu persatu dengan harapan kalau mereka nantinya akan mendapat pekerjaan baru di perusahaan game lainnya.

PHK massal di industri gaming bukanlah hal yang asing. Publisher besar seperti Ubisoft, Embracer Group, dan Take-Two Interactive juga mengalami PHK massal. Bahkan perusahaan tekno konglomerat seperti Microsoft dan Google juga mengalami hal yang sama. Lebih dari tujuh ribu karyawan Embracer Group di-PHK, begitupun pula dua ribu karyawan Ubisoft.

Dengan trend industri memecat karyawannya sendiri demi berbagai alasan, para gamer mulai khawatir dengan status game AAA yang mereka tunggu-tunggu ataupun game live-service yang mereka sedang mainkan saat ini. Tapi, hasil riset statistik menandakan kalau PHK massal tidak menghambat perkembangan game secara signifikan.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close