



Kasus kriminalitas pencopetan kembali terjadi, dan kali ini menjadi perhatian warganet tak hanya lokal namun juga mancanegara. Pasalnya, seorang turis kedapatan ponsel iPhone miliknya dicuri.
Sayangnya, peristiwa buruk ini justru menjadi bukti lambatnya proses penanganan laporan oleh pihak keamanan. Kejadian ini viral di berbagai media sosial, mulai dari Twitter/X dan Instagram.
Seorang turis asal Thailand dengan nama akun Twitter/X @jenbiverse mengalami kejadian tidak mengenakkan ketika dirinya sedang mengunjungi Indonesia. Ia berkunjung ke Jakarta untuk menghadiri konser K-Pop di Jakarta International Stadium (JIS) pada 28 September 2025.
Sepulangnya dari konser tersebut, jenbiverse memesan ojek daring menuju ke hotelnya setelah kesulitan memesan taksi daring. Apesnya, ponsel yang tengah ia pegang tiba-tiba diambil secara paksa oleh pengendara motor tidak dikenal.
Menurut keterangan yang diunggah di akun Twitter/X miliknya, Ia merasa dirinya dan temannya telah menjadi sasaran si pencopet sejak Ia keluar dari venue acara.
Baca ini juga :» Jasa Rental iPhone Ramai Jelang Lebaran, Populer Di Kalangan Anak Muda
» Sering Typo di iPhone? Ternyata, Bug Keyboard iOS Ini Penyebabnya!
» Viral iPhone 17 Pro Max Berubah Warna dari Oranye ke Pink, Kok Bisa?
» iPhone Lipat Apple Bakal Meluncur 2026? Ini Dia Prediksinya!
» Pre-Order iPhone 17 Series Dibuka, Stoknya Banyak yang Sudah Habis!
» Mengaku Masih Bebas dan Bobol Situs Badan Gizi Nasional, Bjorka Buka Suara?
» Bukan Bule, Hacker Bjorka Ditangkap Polisi, Ternyata dari Sulawesi!
» iPhone 17 Masuk Indonesia, Sudah Siap Keluarin Rp17 Juta?
Keesokan harinya pada 29 September dini hari, ia mendapati ponselnya sudah berada di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat melalui aplikasi “Find My iPhone”. Mengetahui lokasi ponselnya, jenbiverse segera mengunjungi kantor polisi terdekat dari lokasinya, yang sayangnya lamban dalam merespon laporannya.
Bahkan jenbiverse menyatakan bahwa beberapa anggota polisi masih sempat menonton film saat Ia sedang berada di kantor polisi tersebut.
sorry to say this but the police in indonesia are really useless. i have been at the police station for an hour, and no officer has come to talk to me. even the police sitting near me are just watching movies calmly .. what the .. hell 😅 pic.twitter.com/ytxG1QxggS
— เบว (@jenbiverse) September 28, 2025
Postingan yang diunggah Jenbiverse tersebut langsung menjadi viral di Twitter/X, hingga saat ini, postingan tersebut telah mencapai 2 ribu balasan dan 8 juta views.
Setelah postingan jenbiverse viral, banyak netizen yang berinisiatif ingin membantunya menemukan iPhone miliknya. Postingan tersebut juga mendapatkan perhatian dari akun resmi Divisi Humas Polri dan beberapa media di Indonesia.
Beberapa di antaranya netizen Indonesia dengan nama akun @saturnplaneth yang mencoba menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk membantu menyisir lokasi terakhir iPhone tersebut di Bogor. Sedangkan netizen dengan nama akun @withoudts berinisiasi menjemput jenbiverse menuju Bogor untuk menemui @saturnplaneth pada pukul 8 pagi.
Setelah jenbiverse dan teman-temannya menyisir lokasi bersama 3 orang petugas damkar, beberapa petugas kepolisian dari Polres Bogor akhirnya bertemu dengan jenbiverse dan meminta beberapa detail informasi jika ponsel miliknya berhasil ditemukan.
Sayang, hingga jenbiverse harus pergi ke bandara pada malam harinya untuk menuju ke Korea Selatan, iPhone miliknya tidak kunjung ditemukan. Ia pun akhirnya harus meminjam ponsel milik temannya dan meninggalkan Indonesia.
Netizen kembali mengkritik kinerja kepolisian Indonesia dalam menangani kasus ini. Birokrasi yang cukup rumit dan koordinasi yang lambat semakin menyulut reaksi netizen.
Beberapa netizen kembali mengunggah meme dan reaction image yang menunjukkan polisi yang baru “bekerja” apabila sebuah kasus menjadi viral di media sosial.
Akun dengan nama @pwned__ mengatakan bahwa “polisi datang saat viral, damkar datang sebelum viral. 2 hal yang berbeda”.
Akun Fernando Pratama mengatakan, “Foreigner sampe minta tolong sama pemadam kebakaran, harusnya kepolisian kita malu banget si”.
Menanggapi reaksi-reaksi netizen Indonesia, jenbiverse mengucapkan banyak terima kasih dan meminta maaf apabila komentarnya terhadap kepolisian mungkin menyinggung. Tak hanya itu, ia juga menyatakan bahwa pengalaman ini cukup menimbulkan trauma. Meskipun demikian, bantuan-bantuan tulus dari netizen Indonesia membuat jenbiverse tak ragu lagi jika kembali mengunjungi Indonesia.
hello, everyone who want to know an update about my phone. it's still hasn't been found, i just came back to korea to study and am borrowing my friend's phone.
— เบว (@jenbiverse) September 30, 2025
yesterday, police officers from polres metro jakarta utara asked to meet me so they came to the airport and we had a…
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.