



Film terbaru dari serial legendaris Demon Slayer kembali mencetak sejarah. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle Chapter 1: Akaza’s Return resmi menjadi film terlaris di Jepang saat ini, hanya dalam waktu 38 hari sejak perilisannya.
Baca ini juga :» Revolusi Visual Film "Pelangi di Mars": Kolaborasi Epik ASUS ProArt dan Teknologi XR
» IShowSpeed Cari 30 Sampai 50 Orang untuk “Mencari Ending” One Piece, Bikin Heboh Internet
» DLC Giyu Tomioka (Infinity Castle) Rilis 12 Maret 2026 di Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2
» Kerinduan Terbayar! Anime Suikoden Resmi Tayang Oktober 2026
» Presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
» Satoshi Mori Meninggal Dunia, Industri Anime Kehilangan Sutradara Berbakat
» Henry Cavill Pamer First Look Highlander, Siap Jadi Immortal Legendaris!
» Dunia Anime Berduka: Kozo Shioya, Pengisi Suara Majin Buu, Meninggal Dunia
Menurut laporan dari Comicbook, film garapan Ufotable itu sudah mengantongi penjualan tiket sebesar 28,09 miliar Yen atau sekitar Rp3 triliun. Angka tersebut menempatkannya di posisi ketiga film terlaris sepanjang masa di Jepang, tepat di bawah Demon Slayer: Mugen Train (40,75 miliar Yen) dan Spirited Away (31,68 miliar Yen).
Kesuksesan ini diprediksi akan terus meningkat karena filmnya masih tayang di berbagai bioskop di Jepang, serta akan segera meluncur ke pasar internasional, termasuk Amerika dan Eropa pada September mendatang. Sementara itu, penonton di Indonesia sudah bisa menyaksikannya di bioskop mulai sekarang.
Sejak debutnya pada 2016 lewat manga karya Koyoharu Gotouge, Demon Slayer terus mencatat pencapaian luar biasa. Manga-nya sendiri telah terjual lebih dari 150 juta eksemplar di seluruh dunia, menjadikannya salah satu judul terlaris dalam sejarah.
Adaptasi animenya oleh Ufotable pun mendapat pujian tinggi berkat kualitas animasi dan koreografi pertarungan yang menawan. Film Mugen Train (2020) bahkan sukses menjadi film animasi terlaris sepanjang masa, mengokohkan posisi Demon Slayer sebagai fenomena global.
Popularitas Demon Slayer juga terbukti memengaruhi industri pariwisata Jepang. Banyak lokasi yang terinspirasi dari latar anime ini menjadi destinasi favorit penggemar, seperti Desa Tanjiro di Prefektur Okayama dan Jembatan Taisho di Prefektur Kumamoto.
Infinity Castle Chapter 1: Akaza’s Return menandai awal pertempuran terakhir antara Demon Slayer Corps melawan Muzan Kibutsuji dan para iblis peringkat atas.
Setelah markas mereka diserang, Tanjiro dan para Hashira terlempar ke Kastil Infinity, tempat di mana ruang dan waktu terus berubah. Di sinilah pertarungan sengit melawan Akaza dimulai, menjadi pembuka dari kisah klimaks yang akan menentukan nasib dunia.
Dengan antusiasme tinggi dari penggemar di seluruh dunia, sepertinya Demon Slayer sekali lagi akan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar anime populer — tapi fenomena budaya global yang tak terbendung.