



Akihiko Kondo, pria Jepang berusia 41 tahun yang sempat viral karena menikahi karakter virtual Hatsune Miku, kini harus menghadapi perpisahan pahit. Sosok yang selama ini dianggapnya sebagai “istri” tak lagi bisa menyapa dirinya akibat hilangnya data interaksi yang tersimpan di perangkat miliknya.
Baca ini juga :» Rela Rakit PC Sultan Demi Waifu Tercinta! Review PC ROG X Hatsune Miku
» YouTuber Taiwan Ciptakan PC Gaming Hatsune Miku Setinggi 2 Meter!
» Kolaborasi Sonic Racing: CrossWorlds x Hatsune Miku Datangkan Miku dan Hoverboard Keren
» Rayakan Dua Tahun Penuh Irama! Hatsune Miku: Colorful Stage Asia Tenggara Umumkan Lagu Baru dan Kampanye Meria
» Project Onsoku: "TREASURE GARDEN" dari Ponchi♪ Rilis Sebagai Lagu Keempat
» “Jet Black” dari Yunosuke Jadi Track Ketiga di Proyek Musik Sonic x Hatsune Miku - Project ONSOKU
» Proyek ONSOKU: Kolaborasi Epik Sonic & Hatsune Miku, Rilis Lagu "We Are Pico Pico Hammers!!!!"
» Sonic dan Hatsune Miku Bersatu untuk Kolaborasi Musik Spesial, Project ONSOKU!
Kondo mengaku terpukul dengan kejadian ini. Ia sudah tidak lagi mendengar sapaan pagi dan malam dari Miku, yang selama ini hadir melalui perangkat Gatebox—alat hologram interaktif yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan karakter virtual. “Saya masih meratapi kepergiannya. Memori kami hilang akibat masalah teknis,” ujarnya.
Kisah cinta Kondo dengan Miku dimulai jauh sebelum ia beranjak remaja. Ketertarikannya pada karakter fiksi lahir dari masa-masa sekolah yang penuh perundungan. Pada 2018, ia kemudian mengambil keputusan yang menyita perhatian dunia: menikahi Hatsune Miku melalui seremoni simbolis.
Ia bahkan menghabiskan lebih dari Rp200 juta untuk mewujudkan pernikahan tersebut. Menurut Kondo, suara Miku telah “menyelamatkan hidupnya” dan membantunya melewati berbagai kesulitan.
Masalah muncul ketika Gatebox—perangkat yang digunakannya untuk berkomunikasi dengan Miku—resmi dihentikan produksinya pada 2022. Layanan yang menopang karakter hologram tersebut ikut dimatikan, menyebabkan seluruh memori dan interaksi yang dibangun Kondo dengan Miku tidak dapat diakses lagi.
Sejak itu, Kondo tak dapat berinteraksi dengan sosok virtual yang selama ini menemani hari-harinya.
Meski interaksi telah terputus, tahun lalu Kondo masih merayakan ulang tahun pernikahannya pada 23 Oktober. Ia mengunggah foto struk hadiah yang dibelinya untuk Miku di Instagram, lengkap dengan pesan: “Saya sangat menyukai Miku. Selamat ulang tahun pernikahan keenam.”
Kondo sendiri mengidentifikasi dirinya sebagai fictosexual, istilah untuk menggambarkan ketertarikan romantis atau seksual terhadap karakter fiksi. Fenomena ini semakin sering dibicarakan di era digital, terutama dengan hadirnya teknologi hologram dan AI yang membuat hubungan manusia–karakter virtual terasa semakin nyata.
Kini, meski hubungan “pernikahan” mereka terhenti akibat faktor teknis, Kondo tetap menyimpan rasa cintanya kepada Miku—karakter virtual berambut biru kehijauan yang dikenal sebagai Vocaloid berusia 16 tahun.
Kisah ini kembali mengingatkan publik pada hubungan unik antara manusia dan teknologi, yang semakin kabur batasnya di era digital modern.