



Punya mimpi melihat Grand Theft Auto keluar dari Amerika Serikat? Mulai dari Kolombia, Wina, sampai kota-kota internasional lain? Sayangnya, mimpi itu kemungkinan besar harus dikubur.
Mantan technical director Rockstar Games, Obbe Vermeij, menegaskan bahwa GTA hampir pasti tidak akan meninggalkan Amerika. Dalam wawancara terbarunya bersama GamesHub, Vermeij menyebut bahwa setting di luar AS tidak masuk akal untuk franchise sebesar GTA.
“Tidak masuk akal menempatkan GTA di lokasi yang terlalu ‘aneh’ hanya demi kebaruan. GTA: Toronto? Itu tidak akan bekerja,” ujarnya tegas.

Menurut Vermeij, Rockstar tidak akan mengambil risiko finansial pada franchise yang sudah menghasilkan uang dalam jumlah luar biasa. Dengan siklus pengembangan GTA yang kini bisa memakan waktu hingga lebih dari satu dekade, eksperimen dianggap terlalu berbahaya.
“Kalau game masih bisa dibuat setahun sekali, mungkin masih bisa main-main. Tapi sekarang, dengan satu GTA tiap 12 tahun, itu tidak realistis,” jelasnya.
Padahal, ide GTA internasional sebenarnya sempat muncul. Vermeij mengungkapkan bahwa Rockstar pernah mempertimbangkan setting Rio de Janeiro, Moskow, Istanbul, bahkan Tokyo hampir terwujud.
“Tokyo nyaris jadi. Ada studio di Jepang yang akan mengerjakannya menggunakan code kami, membuat GTA: Tokyo. Tapi akhirnya batal,” ungkapnya.
Masalahnya, untuk franchise bernilai miliaran dolar, pilihan paling aman adalah mengulang apa yang sudah terbukti berhasil. Kota-kota Amerika seperti Vice City, New York, Los Angeles, atau Las Vegas dianggap jauh lebih familiar bagi pasar global.

“Amerika adalah pusat budaya Barat. Bahkan orang yang belum pernah ke sana tetap punya gambaran mental tentang kota-kotanya,” kata Vermeij.
Baca ini juga :» Detail Baru GTA VI Terungkap, Lebih Reaktif dari Sebelumnya
» Rockstar Akhirnya Buka Suara soal Leak GTA 6, Akui Kebocoran Ini “Menyakitkan”
» Take Two Interactive Bikin Subpoeana Demi Hunting Leaker GTA VI
» Akun Telegram dan Website Leaker GTA 6 Dihapus, Take-Two Mulai Bergerak?
» Belum Juga Rilis, GTA 6 Disebut Sudah Raup Rp6 Triliun dari Pre-Order
» Leaker Kembali Ancam Rockstar, Kali Ini Caim Punya Ending GTA VI
» GTA VI Dibocorin, Leaker Bikin Ultimatum Buat Rockstar
» Rispek Banget! Tentara AD Amerika Dikasih Libur Buat Mainin GTA VI
Ia juga menepis anggapan bahwa pemain akan bosan dengan setting yang itu-itu saja.
“Tidak ada yang bilang mereka tidak mau main GTA VI hanya karena sudah pernah main Vice City. Itu tidak masuk akal,” tambahnya.
Kesimpulannya? GTA kemungkinan besar akan terus berputar di lingkaran kota-kota Amerika yang sama.
“Saya rasa kita terjebak di sekitar lima kota di AS. Mau tidak mau, kita harus membiasakannya,” tutup Vermeij.