Feature

Preview Code Vein II

oleh: Ridwan Ura


Ngerasa nggak sih? Kalau sepanjang tahun 2025 kemarin, deretan game “jejepangan” atau yang biasa kita sebut game wibu, rasanya agak kurang greget dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Nah, kabar baiknya, tahun 2026 bakal dibuka dengan cukup manis. Bandai Namco siap merilis
Code Vein II, sekuel dari game soulslike bergaya anime yang dulu sempat mencuri perhatian banyak gamer.

Beberapa minggu lalu, kru KotakGame dapet kesempatan buat cobain langsung
Code Vein II di kantor Bandai Namco Entertainment Asia, Singapura. Dan di artikel ini, akan coba jelasin apa aja yang bisa kalian expect dari game ini, terutama buat kalian para wibu dan pecinta Soulslike.

Code Vein II: Sequel, Tapi Tetap Ramah Pendatang Baru



Karena ada angka “2” di judulnya, wajar kalau banyak yang bertanya:
Apakah Code Vein II wajib mainin yang pertama dulu?

Jawabannya: iya dan juga nggak.

Secara lore, Code Vein II memang masih berada di dunia yang sama dengan Code Vein pertama. Tapi koneksinya lebih ke
setting dan semesta, bukan lanjutan cerita langsung. Cerita, karakter, dan konflik utama di Code Vein II semuanya benar-benar baru.

Artinya, buat kalian yang baru mau masuk ke seri ini,
aman banget langsung lompat ke Code Vein II tanpa takut ketinggalan cerita penting.

Cerita Baru dengan Tema Time-Travel



Di Code Vein II, pemain akan berperan sebagai Revenant Hunter, manusia yang dihidupkan kembali menggunakan kekuatan Revenant, makhluk abadi hasil mutasi di dunia Code Vein.

Di awal permainan, kita akan bertemu dengan
Lou, seorang Revenant yang membagikan setengah jantungnya ke karakter utama. Dari sinilah kita mendapatkan setengah kekuatan Revenant milik Lou.

Misi utamanya memang terdengar klise:
mencegah kehancuran dunia. Tapi twist utamanya ada di kemampuan Lou sebagai Time Traveler. Pemain bisa menjelajahi masa lalu dan masa depan, bahkan melihat bagaimana satu lokasi atau dungeon berubah di dua timeline berbeda. Konsep ini terasa fresh dan jadi nilai jual kuat di Code Vein II.

Baca ini juga :

» Interview Michael Murray, Producer Tekken 8 - Potensi Munculnya Karakter Pencak Silat
» Bosan Dengan Game Futuristik? Deretan Game Era Medieval Ksatria Yang Hadir Di 2022!
» Tahun Baru, Tantangan Baru! 7 Boss Super Susah Dalam Game-Game Modern!
» Banyak Yang Mesti Dipantau! 7 RPG Yang Wajib Masuk Wishlist Kamu Di 2022
» Bosen Main Game Casual? Ini Dia 7 Game Dengan Dunia Yang Berbahaya!

Sistem Companion yang Jauh Lebih Matang



Salah satu ciri khas Code Vein sejak game pertama adalah sistem Companion, di mana kita tidak bertarung sendirian. Di Code Vein II, sistem ini terasa jauh lebih matang.

Selain hadirnya karakter Companion baru, peningkatan paling terasa ada di
AI mereka yang jauh lebih pintar dan responsif. Menariknya, sekarang pemain bisa memilih apakah Companion akan ikut turun ke battlefield atau tidak.

  • Jika ikut bertarung, mereka membantu langsung saat combat.
  • Jika tidak dipanggil, mereka akan memberikan buff unik ke karakter kita.


Companion juga bisa revive kita saat HP menyentuh nol, tapi sistem ini punya cooldown. Semakin sering digunakan, HP yang direstore juga semakin sedikit. Selama cooldown aktif, Companion tidak bisa dipanggil dan buff pun tidak aktif, jadi tetap ada unsur strategi yang harus dipikirkan.

Fitur Index :

  1. 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru