



Proyek misterius Dragon Ball Game Project Age 1000 kembali jadi bahan spekulasi setelah indikasi kuat muncul dari kanal resmi Bandai Namco. Temuan ini pertama kali diangkat oleh akun DBsHype di X, yang menemukan bahwa trailer Age 1000 ditempatkan dalam playlist Xenoverse 3 di channel YouTube Bandai Namco Southeast Asia.
Meski bisa saja ini sekadar kesalahan internal, fakta bahwa penempatan tersebut terjadi di akun resmi membuat banyak penggemar menduga bahwa Age 1000 sebenarnya adalah judul formal dari Dragon Ball Xenoverse 3, bukan proyek terpisah.
Well this is interesting! Bandai Namco Southeast Asia official YT channel has listed Age 1000 trailer in a XENOVERSE 3 Playlist 👀
— Hype (@DbsHype) February 22, 2026
Thanks to: @cliffeur for noticing it! pic.twitter.com/ZIs6oFVPkS
Dragon Ball Game Project Age 1000 sendiri telah diumumkan dengan target rilis 2027 dan mengambil latar 1000 tahun setelah era Goku, menampilkan masa depan jauh di mana para Z Fighters telah menjadi legenda. Desain karakter orisinal untuk game ini dibuat langsung oleh Akira Toriyama sebelum wafat pada 2024, menjadikannya salah satu karya terakhir sang kreator dalam semesta Dragon Ball.
There is actually no fucking way they spoiled like that LMAOOOOOOOOO
— Ani (@SlightlyAni) February 22, 2026
PROJECT AGE 1000 IS DRAGON BALL XENOVERSE 3 pic.twitter.com/G1kfulLLlW
Di era Age 1000, Bumi digambarkan dihuni manusia, Majin, dan Namekian, dengan garis keturunan Saiyan yang disebut telah menipis namun masih bertahan. Protagonis berinisial GS—terlihat mengenakan seragam Capsule Corp—bahkan diperlihatkan mampu berubah menjadi Super Saiyan meski terpaut berabad-abad dari generasi pejuang asli.
Baca ini juga :» Dunia Anime Berduka: Kozo Shioya, Pengisi Suara Majin Buu, Meninggal Dunia
» Sutradara Legendaris One Piece dan Dragon Ball Super: Broly, Tatsuya Nagamine Tutup Usia
» DRAGON BALL: Sparking! ZERO Resmi Meluncur di Nintendo Switch & Switch 2
» Rasakan Kekuatan di Tanganmu! Trailer Sistem Baru DRAGON BALL: Sparking! ZERO Telah Dirilis
» DRAGON BALL: Sparking! ZERO Siap Guncang Nintendo Switch dan Switch 2 Mulai 13 November 2025!
» Episode Terakhir Dragon Ball DAIMA Akan Berakhir Bertepatan Dengan Hari Akira Toriyama Tutup Usia
» Dragon Ball: Sparking! Zero - Akhirnya Kembali Lagi Serial Budokai
» Review - Dragon Ball: Sparking! Zero Review, Puncak Tertinggi Game Dragon Ball
Walau latarnya memiliki kemiripan kronologi dengan Dragon Ball Online, proyek ini disebut sebagai action RPG standalone, bukan MMORPG. Detail gameplay lebih lanjut dijadwalkan akan diungkap dalam ajang Dragon Ball Games Battle Hour 2026 di Los Angeles pada 18–19 April. Hingga kini, Bandai Namco belum mengonfirmasi apakah Dragon Ball Age 1000 benar-benar adalah Xenoverse 3, namun temuan playlist tersebut telah kembali memantik perhatian fans terhadap identitas proyek ini, dengan kejelasan kemungkinan baru akan datang dalam beberapa bulan ke depan.