Release Date19 March 2026
ESRB RatingMature
GenreRole-Playing Game
Publisher
Pearl Abyss

Developer
Pearl Abyss

Console
KOTAK GAME RATING
70
PLAYER RATING
70
BERI RATING
Review

Review Crimson Desert

oleh: Archie Gummy

Halaman 1



Ambisi Brutal Pearl Abyss yang Butuh Kesabaran

Di era di mana hampir setiap game open-world berlomba kelihatan “seluas samudera”, kita makin sering ketemu dunia dalam game yang cuma enak dilihat, tapi dingin dan mati ketika disentuh. Dunia yang terasa seperti museum: indah, artistik, tapi cuma boleh jalan pelan-pelan tapi dilarang terlalu banyak berinteraksi. NPC berdiri kaku, lingkungan yang jarang bereaksi, dan ujung-ujungnya pemain cuma jadi turis di “ruang pamer” raksasa yang kebetulan berbentuk video game.

Di tengah kejenuhan model seperti ini, Pearl Abyss datang membawa Crimson Desert dengan ambisi yang jelas: mereka nggak mau sekadar bikin “Black Desert versi single-player”, tapi pengen nunjukkin kalau open-world modern masih bisa hidup, reaktif, dan punya identitas kuat. Dari awal kampanye marketing, kita sudah digoda dengan janji dunia brutal yang hidup, combat fisikal yang berat, sampai berbagai aktivitas yang kelihatan “over the top”. Setelah delapan tahun pengembangan, Crimson Desert akhirnya resmi dirilis pada 19 Maret 2026, dengan ekspektasi yang otomatis ikut menggunung.

Masalahnya, delapan tahun itu tidak langsung terasa manis di jam-jam awal. Beberapa jam pertama saya main, yang paling kerasa justru ritme permainan yang agak monoton. Game lumayan lama “panas”, dengan banyak momen bolak-balik ambil item, nyelesaiin quest dasar, dan buka satu per satu fitur. Di fase ini, Crimson Desert lebih berasa seperti pekerjaan rutin ketimbang petualangan brutal yang dijanjikan. Barulah setelah beberapa sistem terbuka dan dunia mulai terbuka lebar, janji-janji manis Pearl Abyss pelan-pelan mulai kelihatan wujudnya.

Baca ini juga :


» Review Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflectio
» Review Code Vein II
» Review Mafia: The Old Country
» Strategi Otak, Cinta Virtual, dan Gacha Halal!
» Review RAIDOU Remastered

Begitu Crimson Desert mulai jalan di layar, hal pertama yang muncul di kepala saya cuma satu: “Pearl Abyss ini lagi nyoba ngebuktiin apa, sih?” Setelah bertahun-tahun lihat trailer penuh janji, dari dunia brutal yang super hidup sampai aksi grappling yang bikin karakter salto ke sana-sini, ekspektasi saya keburu naik duluan. Tapi jam-jam awal main justru bikin saya agak bengong, bukan karena kagum, tapi lebih kepada butuh waktu cukup lama sampai game ini benar-benar bisa “nunjukkin taringnya”. pengalaman berubah jadi sesuatu yang sulit ditinggalkan.



Benua Pywel Yang Memukau

Salah satu kekuatan terbesar Crimson Desert adalah dunia Pywel yang luas dan detail. Benua ini diperkirakan lebih besar dari Skyrim dan bahkan melebihi Red Dead Redemption 2 di beberapa area. Pemain bisa mendaki hampir segala permukaan, berenang, meluncur dengan glider, memanggil kuda di mana saja, atau menggunakan grappling hook dan kemampuan traversal gliding mirip macam jetpack, membuat saya betah berlama-lama melakukan eksplorasi di game ini.

Sementara itu untuk kota, desa, hutan, pegunungan, reruntuhan, hingga area Abyss dengan pulau terapung semuanya ditempatkan dengan ritme yang terbilang cukup enak. Jarak antar lokasi memberi ruang untuk menikmati perjalanan, jadi tidak cuman sprint antar marker. Kemudian para NPC nya menjalani rutinitas harian secara real-time: karavan yang lalu-lalang dan penduduk yang sibuk dengan aktivitas mereka. Saya bisa ikut campur atau membiarkan saja.

Kota-kota punya identitas yang cukup kuat. Di Hernand misalnya, suasana pasar ramai dengan voice acting, sementara wilayah konflik terasa tegang dengan pasukan berpatroli. Faksi-faksi berbeda memiliki desain armor dan warna khas, membuat konflik terasa politis dan lokal. Aktivitas sampingan berlimpah: memancing, adu panco, berburu hingga memasak, serta event kecil yang muncul secara acak. Semua saling terhubung, sehingga niat menyelesaikan satu misi sering berbelok karena godaan di pinggir jalan. Gameplay loop ini terasa adiktif.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview