space
SQUARE ENIX PERTAMA KALINYA DINOBATKAN SEBAGAI PUBLISHER NO.1 OLEH METACRITIC
PC
Kamis, 26 Mar 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Square Enix mengawali 2026 dengan prestasi yang cukup bergengsi di mata para gamer dan pelaku industri. Tahun lalu, mereka dinobatkan sebagai publisher game nomor satu versi Metacritic untuk periode 2025.

Buat yang mungkin belum terlalu ngikutin, Metacritic adalah situs agregator review yang ngumpulin skor dari berbagai media besar dan kritikus game, lalu merangkumnya jadi satu angka Metascore. Jadi, posisi puncak di daftar tahunan Metacritic ini bukan sekadar predikat manis, tapi cerminan konsistensi kualitas rilis mereka sepanjang tahun.

Dalam laporan tahunan ke-16 untuk Game Publisher Rankings, Metacritic menempatkan Square Enix di peringkat pertama, mengungguli banyak nama besar lain di industri. Hal yang bikin menarik, ini adalah pertama kalinya Square Enix berhasil duduk di posisi teratas sejak daftar ini dibuat.

Sepanjang 2025, Square Enix merilis sembilan judul game, dan semuanya dikategorikan punya review positif dengan rata-rata Metascore di angka 84. Artinya, tidak ada rilis mereka yang dianggap “jeblok” secara kritik, bahkan yang paling lemah pun masih dinilai layak dapat rekomendasi.

Bintang utama di jajaran rilis Square Enix tahun lalu adalah versi PC dari Final Fantasy VII Rebirth, yang mengantongi Metascore 90. Game ini jelas jadi showcase bagaimana Square Enix memaksimalkan franchise legendaris mereka ke standar RPG modern, baik dari sisi presentasi maupun gameplay.

Baca ini juga :

» Bapak Seri Game Legendaris Final Fantasy, Hironobu Sakaguchi Dihujat Netizen. Kenapa?
» Co-Director Final Fantasy 7 Remake Part 3 Ngaku Sudah Tamatin Gamenya 40 Kali. Kok Bisa?
» Mainkan Gratis! Killer Inn Adakan Free Weekend dan Diskon Khusus di Steam
» SQUARE ENIX SPRING SALE Part 2: Diskon Gede-Gedean di PlayStation Store Segera Tiba!
» Reuni Epik Max dan Chloe! Life is Strange: Reunion Resmi Rilis di Konsol dan PC
» Square Enix x Google Bikin Chatty Slimey, Fitur Teman Ngobrol Buat Pemain Dragon Quest X
» Director FF14, Yoshi-P: Fans Baru JRPG Sulit Beregenerasi Karena Hal Ini
» Square Enix Gelar "March Sale" di Steam: Diskon Besar Menanti Game Favoritmu

Selain itu, ada juga Final Fantasy Tactics: The Ivalice Chronicles dan Dragon Quest I & II HD-2D Remake, yang masing-masing mengantongi skor 88. Kehadiran dua judul ini menunjukkan strategi Square Enix yang memadukan nostalgia dengan sentuhan modern, lewat remake dan remaster berkualitas tinggi. Octopath Traveler 0 juga ikut menyumbang poin dengan Metascore 84, melanjutkan reputasi seri ini sebagai RPG bergaya klasik dengan produksi kelas premium.

Menariknya lagi, bahkan rilisan yang dianggap “paling lemah” dari Square Enix pada 2025, yaitu SaGa Frontier 2 Remastered, tetap mendapat sambutan positif dari kritikus. Metacritic menegaskan bahwa judul ini tetap mendapat “approval” dari para reviewer, jadi bukan tipe game yang dibantai habis-habisan. Dari sudut pandang publisher, punya line-up di mana game terburukmu saja masih dinilai baik, itu sudah jadi indikator kuat kalau pipeline kurasi dan kualitas internal berjalan cukup efektif.

Peringkat tahunan Metacritic sendiri tidak sekadar melihat rata-rata skor, tapi memakai sistem poin dengan empat faktor utama. Pertama, bobot terbesar ada di rata-rata Metascore seluruh game yang dirilis publisher tersebut. Lalu ada persentase judul dengan skor “baik” (75 ke atas), persentase produk dengan review buruk (49 ke bawah), dan jumlah game yang dikategorikan “great” dengan skor 90 ke atas.

Hanya publisher yang merilis minimal lima judul berbeda dalam setahun yang bisa masuk perhitungan, dan game mobile sengaja dikecualikan. Dengan aturan ini, publisher besar yang konsisten rilis banyak game berkualitas jelas lebih diuntungkan dibanding hanya mengandalkan satu dua hit saja.

Di daftar 10 besar, posisi Square Enix di puncak ditemani sederet nama yang sudah tidak asing lagi. Di bawahnya ada Gamirror Games di posisi kedua, lalu Capcom di tempat ketiga yang tetap mempertahankan reputasinya sebagai salah satu publisher paling stabil beberapa tahun terakhir. Thunderful masuk di urutan keempat, disusul Microsoft di peringkat lima dan Take-Two di posisi enam. Di bawahnya, Sega menempati peringkat ketujuh, kemudian Electronic Arts di delapan, Dotemu di sembilan, dan Raw Fury menutup daftar di posisi sepuluh.

Baca ini juga :

» Bapak Seri Game Legendaris Final Fantasy, Hironobu Sakaguchi Dihujat Netizen. Kenapa?
» Co-Director Final Fantasy 7 Remake Part 3 Ngaku Sudah Tamatin Gamenya 40 Kali. Kok Bisa?
» Mainkan Gratis! Killer Inn Adakan Free Weekend dan Diskon Khusus di Steam
» SQUARE ENIX SPRING SALE Part 2: Diskon Gede-Gedean di PlayStation Store Segera Tiba!
» Reuni Epik Max dan Chloe! Life is Strange: Reunion Resmi Rilis di Konsol dan PC
» Square Enix x Google Bikin Chatty Slimey, Fitur Teman Ngobrol Buat Pemain Dragon Quest X
» Director FF14, Yoshi-P: Fans Baru JRPG Sulit Beregenerasi Karena Hal Ini
» Square Enix Gelar "March Sale" di Steam: Diskon Besar Menanti Game Favoritmu

Kalau melihat jejak beberapa tahun ke belakang, kursi puncak Metacritic Publisher Rankings memang sering berganti. Dalam beberapa tahun terakhir, daftar ini sempat dikuasai Sega (2025), Capcom (2024), Sony (2023), hingga Microsoft (2022). Masuknya Square Enix ke posisi teratas di 2025 bisa dibaca sebagai hasil dari investasi mereka pada RPG besar, remake berkualitas, dan pengelolaan katalog klasik yang rapi. Bagi gamer, ini semakin mengukuhkan image Square Enix sebagai rumahnya RPG besar yang bukan cuma laku secara komersial, tapi juga kuat di mata para kritikus.

Buat Lo yang selama ini sudah mengikuti Final Fantasy, Dragon Quest, atau seri-seri klasik mereka, kabar ini mungkin tidak terlalu mengejutkan, tapi tetap terasa menyenangkan. Di sisi lain, ranking seperti ini juga bisa jadi panduan cepat buat gamer yang pengin mencari publisher dengan track record rilis “aman” dari sisi kualitas. Dengan line-up 2025 yang solid dan beberapa rilis awal 2026 yang juga mendapat nilai tinggi, Square Enix tampaknya masih akan jadi salah satu nama yang wajib diperhatikan dalam beberapa tahun ke depan.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close