



Esports World Cup 2026 akhirnya resmi dipindahkan dari Riyadh, Arab Saudi ke Paris, Prancis. Pengumuman ini langsung disampaikan oleh pada 20 Mei 2026.
Baca ini juga :» Era Baru Produktivitas: Mengapa Perusahaan Mulai Beralih ke AI PC dan Agentic AI?
» 20 Tahun Dominasi ROG: Evolusi Inovasi Gaming yang Menggebrak Computex 2026
» Sword of Justice Kolaborasi Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja, Rayakan Anniversary Setengah Tahun
» [VIDEO] Gak Usah Jual Ginjal! Solusi Rakit PC Pas Harga RAM Lagi Sakit Jiwa | ASUS TUF Gaming T500
» Gak Usah Jual Ginjal! Solusi Rakit PC Pas Harga RAM Lagi Sakit Jiwa | ASUS TUF Gaming T500
» [VIDEO] Spek PC Buat yang Sayang Diana? Ryzen 7 9800X3D + RX 9070 XT = FPS PRAGMATA TO THE MOON!
» Trilogi Alter Ego–EVOS–Geek Fam di Week 6 MPL ID S17: Kesempatan Menjauh dari Zona Merah
» Deretan Pelatih Timnas Esports Indonesia untuk ENC 2026 Resmi Diumumkan
Turnamen esports terbesar di dunia tersebut akan berlangsung mulai 6 Juli hingga 23 Agustus 2026, sekaligus menjadi edisi pertama EWC yang digelar di luar Arab Saudi sejak pertama kali diluncurkan pada 2024.
Menurut pihak penyelenggara, Paris dipilih sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan EWC sebagai platform esports global yang berpindah antar kota besar dunia. Namun, keputusan ini juga muncul di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang sedang memanas dalam beberapa bulan terakhir.
CEO Esports Foundation, Ralf Reichert, menyebut Riyadh tetap menjadi “rumah” dari EWC, tetapi Paris akan menjadi langkah awal ekspansi internasional mereka. Ia bahkan terlihat menghadiri pertemuan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Palais de l’Élysée sehari sebelum pengumuman resmi dirilis.
Walau pindah lokasi, format turnamen tetap dipertahankan. EWC 2026 masih akan menghadirkan:
Pemilihan Paris sebenarnya bukan keputusan yang mengejutkan bagi industri esports. Prancis dikenal sebagai salah satu negara dengan basis fans esports terbesar di Eropa, terutama untuk game seperti Counter Strike, League of Legends, hingga VALORANT.
Selain itu, banyak pihak menganggap perpindahan ini simbolis karena nama “ESWC” atau Esports World Convention dulu memang berasal dari Prancis dan menjadi salah satu turnamen esports paling legendaris di era awal esports kompetitif.
Paris juga dinilai jauh lebih ideal dari sisi:
Dengan venue esports dan entertainment besar seperti Accor Arena, Adidas Arena, hingga ekosistem event gaming yang sudah matang, Paris dianggap mampu memberikan atmosfer yang lebih hidup dibanding Riyadh.
Sejak awal, EWC merupakan bagian penting dari proyek besar Saudi Vision 2030 yang ingin menjadikan Arab Saudi sebagai pusat hiburan, olahraga, dan esports dunia.
Karena itu, perpindahan EWC keluar dari Riyadh dianggap sebagai langkah besar. Banyak analis sebelumnya percaya Saudi tidak akan melepas event ini karena EWC adalah simbol utama investasi besar mereka di industri gaming dan esports global.
Meski begitu, pihak Esports Foundation menegaskan bahwa Riyadh tetap menjadi bagian penting dari masa depan EWC. Mereka juga memberi sinyal bahwa sistem “rotating host city” kemungkinan akan diterapkan di masa depan, mirip seperti event olahraga internasional besar lainnya.
Sebelum pengumuman resmi keluar, rumor perpindahan EWC ke Paris sudah lebih dulu beredar sejak awal Mei lewat laporan media dan insider esports.
Mayoritas respons komunitas esports global cenderung positif karena:
Di sisi lain, perpindahan ini juga memunculkan diskusi besar soal keberlanjutan ambisi Saudi dalam mendominasi industri esports global.
Sampai saat ini, detail venue resmi EWC 2026 di Paris masih belum diumumkan. Penjualan tiket juga disebut akan dibuka dalam beberapa minggu ke depan.