space
CEO XIAOMI BERI PERINGATAN: JANGAN TUNDA BELI SMARTPHONE BARU, HARGA DIPREDIKSI BAKAL MELONJAK!
and
Jumat, 29 May 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

CEO Xiaomi, Lei Jun, baru-baru ini memberikan peringatan serius bahwa harga smartphone di pasar global berpotensi mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Lei Jun di sela-sela acara peluncuran lini flagship terbaru mereka, Xiaomi 17 Max. Menurutnya, lonjakan harga ini dipicu oleh meroketnya harga komponen utama, khususnya chip memori (RAM dan penyimpanan internal), yang tengah terjadi di seluruh industri manufaktur elektronik global.


Tren Kenaikan Harga Komponen yang Sulit Dibendung

Bagi para pengguna yang memiliki kebiasaan rutin melakukan upgrade gadget setiap tahun, Lei Jun menyarankan agar segera membeli perangkat yang dibutuhkan saat ini daripada menunggu lebih lama. Biaya produksi yang terus membengkak di tingkat hulu (upstream components) lambat laun akan memaksa para produsen untuk menyesuaikan harga jual eceran di tingkat konsumen.

Xiaomi mengklaim sebagai salah satu vendor pertama yang secara terbuka mendeteksi dan memperingatkan industri mengenai kelangkaan serta kenaikan harga chip memori ini sejak tahun lalu. Berdasarkan analisis internal, tren kenaikan harga pasokan memori ini diproyeksikan akan terus berlangsung setidaknya hingga dua tahun ke depan.

"Kami terus berupaya mengoptimalkan efisiensi rantai pasok dan melakukan rekayasa teknologi internal agar dampak kenaikan biaya ini tidak langsung dibebankan kepada konsumen. Namun, jika tren harga memori terus merangkak naik dengan kecepatan seperti sekarang, mempertahankan stabilitas harga akan menjadi tantangan yang sangat berat bagi pabrikan mana pun," ujar Lei Jun kepada awak media.


Flagship Premium Tembus Belasan Juta Rupiah?

Peringatan senada juga dipertegas oleh Lu Weibing, Presiden Xiaomi Group. Melalui sesi siaran langsung (livestream) terbarunya, ia memberikan estimasi yang cukup mengejutkan. Lu memprediksi bahwa beberapa smartphone flagship premium dari merek-merek papan atas China berpotensi menembus angka 10.000 yuan (sekitar Rp23,8 juta atau $1.470) pada akhir tahun ini.

Lebih jauh lagi, Lu Weibing memproyeksikan bahwa siklus kenaikan harga memori ini tidak akan mereda dalam jangka pendek. Tren ini diperkirakan bertahan hingga akhir tahun 2027, bahkan ada kemungkinan meluas hingga tahun 2028. Tekanan pada rantai pasokan komponen utama ini dinilai belum akan menemui titik terang dalam waktu dekat.


Baca ini juga :
» Lenovo Yoga Tab Segera Meluncur di Indonesia: Tablet AI Ringan untuk Kreativitas Tanpa Batas
» iPhone Fold Siap Debut Tahun Ini: Bocoran Desain Layar Lipat Apple yang Mirip iPad Mini!
» POCO X8 Pro Series Resmi Meluncur: Standar Baru Flagship Killer dengan Performa "Buas" dan Baterai Raksasa!
» POCO X8 Pro Series Siap Gebrak Indonesia 2 April 2026: Definisi Performa "Rata Kanan"!
» Bocoran Desain iPhone Fold: Bakal Jadi "iPad Mini" yang Bisa Dilipat?
» Realme 16 5G Siap Meluncur: Bawa Inovasi Selfie Mirror Pertama di Dunia!
» Asus Resmi Pamit? Tidak Ada Smartphone Baru di 2026, Fokus Beralih ke AI
» Bocoran "Cheat Sheet" POCO 2026: Cara Upgrade HP Spek Dewa dengan Harga Paling Ekstrem!

Dampak Nyata Mulai Terasa di Pasar Global

Kekhawatiran ini bukan sekadar prediksi di atas kertas. Efek domino dari mahalnya harga komponen sudah mulai dirasakan secara nyata oleh pasar gadget. Sekiar sejak Maret tahun ini, banyak model smartphone di pasar domestik China yang telah mengalami penyesuaian harga secara diam-diam.

Kenaikan harga eceran tersebut berkisar antara 200 hingga 400 yuan (sekitar Rp450.000 hingga Rp900.000) per unit, tergantung pada kapasitas varian memori yang dipilih. Jika tren ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan penyesuaian harga serupa akan segera merembet ke pasar internasional, termasuk pasar Indonesia.


Kesimpulan & Strategi untuk Konsumen

Melihat dinamika pasar global yang kurang menguntungkan ini, menunda pembelian dengan harapan penurunan harga drastis tampaknya bukan strategi yang bijak untuk saat ini.

Jika Anda memang membutuhkan perangkat baru dengan spesifikasi mumpuni untuk mendukung produktivitas maupun kebutuhan harian, membelinya sekarang bisa menjadi investasi yang lebih hemat sebelum gelombang kenaikan harga berikutnya tiba.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close