space
PENDAFTAR EVO VEGAS 2026 TURUN DRASTIS, KONDISI FGC SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA?
Pop
Senin, 15 Jun 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

EVO 2026 yang digelar di Las Vegas diperkirakan akan menjadi salah satu turnamen game fighting terbesar dalam sejarah. Apalagi, ajang EVO tahun lalu berhasil mencatat lebih dari 8.500 peserta kompetitif, sementara EVO Japan 2026 bahkan menembus hampir 10.000 peserta.

Namun kenyataannya justru berbeda. Data registrasi terbaru menunjukkan jumlah peserta EVO Las Vegas 2026 mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Meski Street Fighter 6 masih menjadi game dengan jumlah peserta terbanyak, total registrasi untuk hampir seluruh game utama mengalami penurunan. Bahkan beberapa game dengan komunitas lebih kecil tercatat hanya mendapatkan jumlah peserta yang relatif rendah dibanding ekspektasi.

Menurut sejumlah pengamat komunitas fighting game, ini menjadi salah satu jumlah registrasi terendah yang pernah dilaporkan EVO sejak 2014.

Banyak pihak menilai penurunan ini bukan disebabkan oleh kualitas game yang dipertandingkan. Pasalnya, genre fighting game saat ini justru sedang berada dalam kondisi yang cukup baik dengan kehadiran berbagai judul populer seperti Street Fighter 6, Tekken 8, hingga Fatal Fury: City of the Wolves.

Salah satu faktor yang paling sering disebut adalah perubahan kepemilikan EVO. Awal tahun ini, EVO resmi berada di bawah kepemilikan perusahaan asal Arab Saudi, RTS. Akuisisi tersebut sempat memicu kontroversi di kalangan komunitas esports global.

Sebagian penggemar mengaku kurang nyaman dengan keterlibatan Arab Saudi yang dalam beberapa tahun terakhir terus memperluas investasinya di industri esports melalui berbagai turnamen besar, termasuk Esports World Cup.

Kondisi ini membuat sebagian anggota komunitas memilih untuk tidak berpartisipasi, meskipun belum ada bukti pasti bahwa hal tersebut menjadi penyebab utama turunnya angka registrasi.

Baca ini juga :
» Tekken 8 Pamerkan Gameplay Trailer Terbaru Bob, Semakin Lincah?
» Jadi Teman Satu Sekolah Reina? Kunimitsu Pamerkan Gameplay Terbarunya Untuk Tekken 8!
» Kingdom Heroes: Arena Pamerkan Build Demo, Bisa Kalian Cicipi!
» Belum Lama Rilis Resmi, 2XKO Layoff Banyak Developers Inti
» Collab Mengejutkan Akan Hadir di Fatal Fury: City of the Wolves? Kenshiro di tease oleh SNK!
» Lineup Untuk EVO Vegas 2026 dan EVO Japan 2026 Diumumkan, Mortal Kombat Harus Absen!
» Daftar Pemenang EVO 2025 Beserta Placement
» EVO Japan 2025 Akan Hadir, Street Fighter 6 Jadi Bintang Utama

Terlepas dari penurunan jumlah peserta, EVO 2026 tetap menjadi salah satu ajang fighting game terbesar di dunia. Street Fighter 6 masih memimpin jumlah pendaftar dengan lebih dari 2.400 peserta, sementara sejumlah game lainnya tetap menghadirkan kompetisi tingkat dunia yang dinantikan para penggemar.

Kini perhatian komunitas tertuju pada bagaimana penyelenggara akan merespons tren penurunan ini, serta apakah EVO dapat kembali meningkatkan antusiasme pemain untuk edisi-edisi berikutnya.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close