



CEO Kadokawa Corporation, Takeshi Natsuno, berhasil mempertahankan posisinya setelah upaya investor aktivis Oasis Management untuk mencopotnya dari jabatan resmi gagal dalam rapat umum pemegang saham. Keputusan ini sekaligus mempertahankan arah bisnis Kadokawa, perusahaan induk yang menjadi pemegang saham mayoritas developer FromSoftware.
Oasis Management, yang saat ini menguasai sekitar 15,25% saham Kadokawa, sebelumnya mengajukan proposal agar Takeshi Natsuno diberhentikan sebagai direktur dan CEO. Menurut mereka, Natsuno dinilai tidak lagi layak memimpin perusahaan.
Dalam proposal yang diajukan, Oasis menyoroti penurunan kinerja perusahaan selama lima tahun terakhir. Mereka menyebut laba per saham (earnings per share) Kadokawa telah turun hingga kurang dari setengah sejak Natsuno menjabat sebagai CEO.
Investor tersebut juga mengkritik strategi bisnis Kadokawa yang dianggap lebih mengutamakan kuantitas dibanding kualitas. Menurut Oasis, banyaknya proyek manga, anime, hingga video game yang dirilis justru membuat nilai berbagai IP milik Kadokawa melemah.

Namun dalam pemungutan suara yang digelar pada 24 Juni, mayoritas pemegang saham memilih mendukung usulan dari manajemen Kadokawa. Artinya, proposal Oasis untuk mencopot Natsuno resmi ditolak.
Dalam kritiknya, Oasis Management turut menyinggung posisi FromSoftware sebagai salah satu aset paling berharga milik Kadokawa.
Menurut mereka, meski FromSoftware berhasil melahirkan game sukses seperti Elden Ring, Kadokawa belum mampu memaksimalkan potensi bisnis studio tersebut di pasar global.
Oasis bahkan menilai perusahaan terlalu bergantung pada publisher eksternal seperti Bandai Namco. Mereka berpendapat bahwa apabila FromSoftware menerbitkan game besarnya secara mandiri, keuntungan yang diperoleh Kadokawa bisa jauh lebih besar.
Sebagai contoh, Oasis menyebut apabila FromSoftware kembali merilis game dengan penjualan setara Elden Ring yang telah menembus lebih dari 30 juta kopi, sebagian besar nilai ekonominya masih akan dinikmati oleh publisher, bukan langsung oleh Kadokawa sebagai pemilik studio.
Selain mempertahankan Takeshi Natsuno, Kadokawa juga mengumumkan perubahan susunan dewan direksi dengan menunjuk Koji Okura, mantan Direktur Mitsubishi Heavy Industries, sebagai anggota baru dewan perusahaan.

Meski proposal Oasis gagal kali ini, pengaruh investor tersebut terus meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, Oasis secara konsisten menambah kepemilikan sahamnya di Kadokawa, mulai dari 11,85%, kemudian 13,76%, hingga kini mencapai 15,25%.
Kepemilikan tersebut bahkan sudah melampaui Sony Group, yang saat ini memiliki sekitar 11% saham Kadokawa.
Baca ini juga :» Film Live-Action ELDEN RING Resmi Diumumkan: Alex Garland Jadi Sutradara, Ini Daftar Pemainnya!
» Set Shooting Elden Ring Ditemukan Fans, Ada Church of Marika!
» Mode Terbaru ELDEN RING NIGHTREIGN Deep of Night
» Alex Garland Bawa Draft 140 Halaman Ke Hidetaka Miyazaki Untuk Pitching Film Elden Ring
» Gak Masuk Akal! Ini 4 Challenge Streamer Lakukan Buat Tamatin Game Elden Ring
» Elden Ring Nightreign Akan Hadirkan Mode Main Berdua Mulai 30 Juli Nanti!
» ELDEN RING Shadow of the Erdtree dan ELDEN RING NIGHTREIGN dari FromSoftware Inc. telah Melampaui Pencapaian P
» Director Film Elden Ring, Alex Garland Sudah Main Game-nya Sampai 7 Kali!
Kegagalan mencopot CEO bukan berarti tekanan terhadap Kadokawa telah berakhir. Dengan kepemilikan saham yang terus bertambah, Oasis Management diperkirakan akan kembali mendorong perubahan strategi perusahaan pada rapat umum pemegang saham berikutnya.
Situasi ini membuat arah bisnis Kadokawa, termasuk masa depan FromSoftware, masih akan terus menjadi perhatian. Terlebih, studio tersebut saat ini tengah mengembangkan sejumlah proyek besar yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan utama bagi perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.