space
MANTAN CEO DISNEY GA INGAT PERNAH SETUJU GAME KINGDOM HEARTS
PC
Sabtu, 25 Jul 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Mengingat seberapa ketatnya Disney soal brand mereka, kelahiran Kingdom Hearts itu sebenarnya agak nggak masuk akal. Bayangin aja, ada bocah anime gondrong bawa senjata berbentuk kunci raksasa, lompat-lompat masuk ke dunia-dunia klasik Disney bareng karakter Final Fantasy, dan itu semua dilabeli resmi sama perusahaan yang biasanya super hati-hati soal imej keluarga. Tapi yang lebih mindblowing lagi, mantan CEO Disney Michael Eisner ternyata… ngakunya nggak inget kenapa dia dulu ngasih lampu hijau buat proyek segila itu.

Kisah ini kebongkar di sebuah konferensi pers untuk Delphi Interactive, perusahaan yang jadi semacam talent matchmaker di industri video game, di mana Eisner hadir sebagai salah satu investor. Jurnalis Stephen Totilo dari Game File dapat kesempatan buat nanya langsung soal masa-masa Eisner mimpin Disney dari era 80-an sampai 2005, tepat di periode ketika Kingdom Hearts pertama kali digodok bareng Square Enix. Buat para fan, ini momen emas: bisa dapat insight langsung dari orang paling atas yang tanda tanganin keputusan penting buat ngizinin proyek crossover Disney x Final Fantasy terjadi.

Tapi jawaban Eisner justru bikin geleng-geleng kepala. Ketika ditanya apakah dia ingat pernah bilang oke ke sebuah game berjudul Kingdom Hearts, dia awalnya menjawab tidak. Totilo lalu ngasih konteks bahwa game itu dipitch di Tokyo, dengan konsep simpel tapi nyeleneh: Final Fantasy plus karakter Disney. Baru di situ Eisner bilang, oh, dia mulai ingat. Tapi ketika ditanya alasan kenapa dia bilang yes ke proyek itu, jawabannya cuma singkat: dia tidak ingat.

Buat yang ngikutin Kingdom Hearts selama 24 tahun terakhir, ini agak ironis. Seri ini bukan cuma sukses secara komersial, tapi juga punya lore yang super ribet dan komunitas fan yang militan, sampai jadi salah satu ikon besar di dunia game modern. Keputusan yang mungkin dulu cuma satu dari ratusan dokumen di meja seorang CEO, ternyata berubah jadi fondasi buat waralaba besar yang ngasih definisi baru ke kata persahabatan di kepala generasi milenial dan Gen Z.

Secara logika, wajar sih kalau Eisner nggak ingat detail satu proyek di antara ratusan, bahkan ribuan kesepakatan yang pernah dia teken selama memimpin Disney. Tiap tahun pasti ada tumpukan proposal film, serial, kerja sama lisensi, sampai game yang lewat di mejanya. Tapi tetap aja, banyak yang berharap ada cerita gila di balik pitch-nya: mungkin debat panas soal boleh nggak Donald Duck megang Keyblade, atau seberapa jauh Square Enix dikasih kebebasan ngerusak timeline dunia Disney.

Baca ini juga :

» KINGDOM HEARTS Collection [I~III] 8 Oktober 2026: Rilis Fisik Asia Tenggara, Demo & Bonus Eksklusif!
» Karakter Sora Dari Kingdom Hearts Akhirnya Tiba Di Fortnite! Tapi Kok Banyak Yang Gak Suka?
» Kumpul Lawan Sephiroth! Square Enix Umumkan Final Fantasy VII Revelation Rilis 8 April 2027
» Marvel Kasih “PR” Sebelum Avengers: Doomsday, Ada 15 Film dan Serial yang Wajib Ditonton
» Simu Liu Kasih Sinyal Kuat Buat Sleeping Dogs Movie Bakal Beneran Terjadi
» Nggak Cuman Gamenya Aja, Disney Resmi Akan Buat Series Kingdom Hearts!
» Udah Fix Ga Delay Lagi? Kingdom Hearts IV Disebut 100% Rilis Tahun 2027
» Power Rangers Kena Cancel Lagi, Disney+ Resmi Mundur dari Proyek Live-Action

Walaupun begitu, ini bukan berarti Disney selalu anti konsep aneh. Di dunia game, mereka juga udah pernah ngasih jalan buat proyek yang lebih gelap dan eksperimental, kayak Epic Mickey yang ngulik sisi muram maskot perusahaan, atau Disney Mirrorverse yang nge-remix karakter-karakter klasik jadi versi lebih edgy. Jadi mungkin, di satu titik, kombinasi nama besar Square Enix, popularitas Final Fantasy, dan potensi duit dari game action RPG buat anak muda cukup buat bikin semua orang di ruang rapat manggut-manggut.

Hal yang bikin penasaran, semoga suatu hari kita bisa dengar versi lengkap dari pihak Square Enix atau kreator inti Kingdom Hearts soal bagaimana pitch itu terjadi dan gimana mereka berhasil bikin Disney luluh. Apalagi seri ini bakal dapat sesi panel retrospektif khusus di ajang D23 bulan depan, yang berpotensi jadi panggung buat ngebongkar cerita-cerita di balik layar yang selama ini cuma jadi legenda di kalangan fan. Sampai saat itu tiba, yang jelas satu fakta ini cukup lucu: salah satu crossover paling ikonik di sejarah video game lahir dari keputusan yang bahkan si pengambil keputusan sendiri udah nggak ingat alasannya.

Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close