



Bagi konsumen yang berencana merakit PC atau melakukan upgrade kartu grafis dalam waktu dekat, jendela untuk mendapatkan harga normal tampaknya akan segera tertutup. AMD dilaporkan akan menaikkan harga pasokan bundle GPU dan memori (VRAM) kepada mitra produsen kartu grafisnya (AIB) setidaknya sebesar 10% mulai bulan Agustus 2026.
Langkah ini diambil bukan secara kebetulan, melainkan taktik yang dijalankan setelah kompetitor utamanya, Nvidia, lebih dulu melakukan penyesuaian harga di tengah badai krisis pasokan cip memori global.
Berdasarkan informasi dari jaringan rantai pasok di Tiongkok yang dikonfirmasi oleh pengamat industri, AMD telah mengirimkan notifikasi resmi internal kepada para mitranya (seperti ASUS, MSI, Gigabyte, dll). Kenaikan ini secara spesifik menyasar “GPU-Memory Kits”—yakni paket cip GPU yang dibundel langsung dengan memori GDDR6 dari AMD ke perakit.
Baca ini juga :» Kejutan Pahit di Kelas Entry-Level Mengapa GPU 4GB VRAM di 2026?
» Panjang Umur Socket AM5 Bertahan Hingga Zen 7 Sebelum Era DDR6 dan AM6 Dimula
» AMD dan Anthropic Umumkan Kemitraan Strategis untuk Menerapkan GPU AMD Instinct MI450 Series hingga 2 Gigawatt
» Gak Cukup 4x AMD Bikin Framegen Sampe 8x buat main game sampe 400++ FPS?
» AMD Threadripper™ Dongkrak Kecepatan Transcoding HandBrake hingga 215%
» Evolusi Komputasi AI Mobile: AMD Resmi Meluncurkan Prosesor Ryzen AI 400 Series untuk Copilot+ PC
» Era Baru Produktivitas: Mengapa Perusahaan Mulai Beralih ke AI PC dan Agentic AI?
» [VIDEO] Spek PC Buat yang Sayang Diana? Ryzen 7 9800X3D + RX 9070 XT = FPS PRAGMATA TO THE MOON!
Terdapat dua realitas teknis dan pasar yang memaksa AMD melakukan ini:
Karena kenaikan ini berbasis pada harga modul VRAM, kartu grafis kelas atas dari arsitektur RDNA 4 yang mengonsumsi memori besar (seperti Radeon RX 9070 XT 16GB) berpotensi mengalami beban kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan kartu kelas entry-level seperti RX 9050 (4GB/8GB).
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.