



Kabar sedih buat kamu semua yang mengikuti pro scene Dota 2. Setelah kurang lebih 13 bulan berjuang di tengah ketatnya persaingan esports, Team REKONIX Dota 2 resmi disband dan menyudahi perjalanan mereka sebagai tim dengan roster full Indonesia.
Keputusan berat ini datang tak lama setelah tim ini mengalami masa-masa sulit di beberapa event besar, terutama Esport World Cup (EWC) 2026. Perjalanan mereka berhenti setelah menelan kekalahan empat kali beruntun di Group C.
» Issue Konflik Timur Tengah! ENC Resmi Ditunda Sampai Tahun 2027
» Timnas MLBB Women Amankan Slot ke Global Esports Games 2026 di Los Angeles!
» Playoff The International 2026 Resmi Dimulai, Delapan Tim Berebut Gelar Juara
» LGD Tailung Terkena Ban Dari TI dan PGL Karena Kasus 322, Digantikan Topson Sementara
» Wujudkan Mipim Pro Player Anak Muda, realme 828 Gaming Tournament Bertepuk Tema “Make Passion Real”
» Baloyskie Resmi "Pulang" ke ONIC: Mengisi Jajaran Coaching Staff ONIC ID
» Andra ST dan Robby Pantjoro Alami Kecelakaan Tunggal, McLaren 720S Terbelah Dua di Sukoharjo
» Nongshim RedForce Juara PMMI 2026, Tundukkan Persaingan Sengit di Grand Final Macau
Manajemen tim menyampaikan salam perpisahan dan apresiasi mendalam untuk para pemain, pelatih, sponsor utama ASIAPLAYLIVE, serta para fans setia (Rekofams). Meski REKONIX Dota 2 resmi disband, jejak langkah dan perjuangan mereka tetap memberi warna tersendiri dalam sejarah perjalanan esports Dota 2 Indonesia di kancah internasional.
Kabar ini jadi sinyal bahwa salah satu tim full Indonesia di panggung internasional telah hilang dan meninggalkan luka mendalam bagi komunitas Dota 2 tanah air. Menurut kalian, apakah keputusan Rekonix Dota 2 resmi disband ini sudah tepat, atau seharusnya mereka cuma butuh strategi dan roster baru? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!