Pada umumnya, apabila pihak sebuah game meminta maaf ke warga / rakyat dari salah satu negara tertentu, biasanya hal tersebut adalah dikarenakan game tersebut (mungkin) menampilkan konten yang meledek agama, rasa tau nilai-nilai kebudayaan vital dari negara tersebut. Akan tetapi gokilnya hal ini nyatanya berbeda jauh dengan yang dialami oleh game MMO FPS, Overwatch (2016) dengan warga / masyarakat di Australia baru-baru ini.
Jadi beberapa waktu yang lalu, sutradara dari game favorit Youtuber top, SSSniperwolf ini, Jeff Kaplan meminta maaaf habis-habisan dengan rakyat negeri kangguru tersebut hanya dikarenakan alasan yang kalau dipikir agak konyol (silly).
Baca ini juga :
» YouTube Rombak Aturan Monetisasi Mulai 1 Febuari 2027 Bakal lebih Susah?
» Overwatch Sering Jadi Top Sales, Bikin Blizzard Entertainment Jadi Anak Emas Microsoft?
» PewDiePie Putuskan Akhiri Family Vlog Demi Privasi Anak, Tuai Pujian dari Netizen
» Komdigi Sebut YouTube dan Roblox Masih Belum Patuhi PP Tunas
» YouTube Mulai Uji Coba Iklan 90 Detik yang Tidak Bisa Diskip di Smart TV
» Netizen Indonesia Salah Fokus, YouTuber Gadget Jepang Ini Dibilang Mirip Sosok Terkenal
» YouTube Shorts Kini Bisa Dibatasi! Inovasi Baru untuk Kendali Orang Tua
» Starcraft Akan Comeback Lagi, Tapi Bukan Sesuai Harapan Banyak Orang?
Wah memangnya se-konyol apa sih alasannya? Jadi, percaya atau tidak, sebagian besar gamer Australia, merasa tidak nyaman atau bahkan kesal dengan kata Take Out yang ditampilkan di salah satu restoran yang terdapat di level Junkertown yang terdapat di dalam game ini.
Loh memangnya kenapa dengan kata Take Out? Kan maksudnya di sini membawa pulang /makanannya dibungkus untuk dimakan di rumah bukan artinya membunuh seseorang. Ya memang Kotakers. Namun seperti kita ketahui, Junkertown di game ini, mengambil lokasi di Autralia.

Nah, pada umumnya, rakyat Australia, kalau mau mengatakan kata untuk membawa pulang makanan adalah Take Away dan bukan Take Out terlepas, memiliki makna / konotasi yang sama. Take Out menurut mereka adalah kata yang lebih sering digunakan oleh warga AS.
Ya intinya di sini, menurut pandangan warga Aussie, kalau game ini memang benar-benar 100% ingin menampilkan inspirasi negara Australia-nya secara penuh melalui kota Junker Town-nya ini, ya sebaiknya mereka juga benar-benar 100% menampilkan kata / kalimat yang biasa diucapkan oleh warganya.

Seketika kontroversi kecil ini muncul, tanpa membuang waktu, Kaplan langsung mengeluarkan statement permintaan maaf yang sebesar-besarnya seraya berjanji bahwa dirinya dan tim Blizzard akan secepat mungkin memperbaiki kesalah ini di patch game berikutnya mendatang.
Setelah membaca kabar ini, bagaimana nih tanggapan kalian akan kabar yang unik ini?
(KotakGame)