space
RAIH TOREHAN SEMPURNA, BOOM ESPORTS SUKSES JADI JUARA ESL DOTA 2 INDONESIA CHAMPHIONSHIP
Minggu, 15 Sep 2019

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Gelaran turnamen ESL Indonesia Dota 2 Champhionship sudah mencapai puncaknya di tanggal 15 September 2019. ESL mempertemukan empat tim terbaik Dota 2 Indonesia. Empat tim tersebut adalah Alter Ego, PG.Barrackx, BOOM Esports dan EVOS Esports. Pertandingan semifinal pertama mempertemukan EVOS Esports melawan PG.Barracx. Pertandingan semifinal kedua mempertemukan Alter Ego melawan BOOM Esports.

Baca ini juga :
» Team Lawan Terindikasi Gunakan Joki, T1 Pilih Untuk Forfeit di Huya World Esports Legendary League
» Mobile Legends Akan Hadirkan Tiga Hero Baru dari Role Assassin, Fighter dan Marksman
» Raih Kerjasama dengan LG Electronics, Evil Geniuses Kembali Ubah Logo Mereka
» Rumor: Seorang Leaker Ungkap Kemungkinan Mobile Legends akan Hadirkan Mode Balapan
» Sebuah Leak Mengungkap Hero Baru Mobile Legends Bernama Bella
» IYD Akui Pernah Ditawari Rp500 Juta untuk Lakukan Kecurangan di Turnamen DOTA 2
» Tersangkut Skandal, Newbee Dilarang Bertanding Seumur Hidup di Turnamen Dota 2
» Akan di Revamp, Hero Saber Mobile Legends Jadi OP Lagi?

Dok. KotakGame / Cita Aditya

Di semifinal pertama, EVOS Esports harus berjibaku melawan PG.Barracx yang notabene merupakan perwakilan Indonesia untuk ajang SEA Games 2019. Di pertandingan pertama, EVOS Esports langsung tancap gas dan menekuk PG.Barracx. Beberapa kali kesalahan yang dilakukan oleh PG.Barracx langsung dimanfaatkan EVOS Esports sebagai momentum menuju kemenangan. Penampilan gemilang dari Facehugger sang Midlaner tidak bisa dianggap remeh.

Game kedua pun bergulir, kali ini gantian PG.Barracx yang mendominasi balik EVOS Esports lewat permainan apik dari mantan pemain EVOS Esports yang kini bermain untuk PG.Barracx. Pemain tersebut adalah Azura dan Huppey. PG.Barracx pun akhirnya memaksa EVOS Esports untuk memainkan game ketiga. Di game ketiga, Facehugger dari EVOS Esports bermain lincah dengan menggunakan Puck. Beberapa kali Facehugger membuat ruang yang cukup bagi teman-temannya di EVOS Esports untuk melancarkan serangan ke PG.Barracx. EVOS Esports pun menang dengan skor 2-1.


Dok. KotakGame / Cita Aditya

Semifinal kedua mempertemukan antara Alter Ego dan BOOM Esports. Meskipun diperkuat oleh Koala, veteran Dota 2 Indonesia. Alter Ego belum bisa menentukan momentumnya. Berkali-kali serangan yang mereka lakukan gagal karena aksi ciamik dari punggawa BOOM Esports. Meskipun sempat unggul dengan Bristleback yang sangat keras. Alter Ego harus takluk dengan skor 2-0 dari BOOM Esports.


Sumber: ESL Indonesia

Partai final pun berlangsung, BOOM Esports harus melawan EVOS Esports. InYourdreaM harus melawan mantan tim yang dibelanya beberapa bulan lalu. Rotasi-rotasi yang dilakukan oleh pemain BOOM Esports membuat mereka dengan mudah memenangkan game pertama. Di pertandingan kedua, aksi Drew dari EVOS Esports layak mendapatkan sorotan. Dengan menggunakan Morphling, Drew hampir saja memporak-porandakan BOOM Esports. Bahkan, inYourdreaM yang menggunakan Gyrocopter harus membeli Divine Rapier untuk mengalahkan Morphling dari Drew. BOOM Esports akhirnya menang dan mengubur mimpi EVOS Esports sebagai juara.

Dengan ini maka BOOM Esports sukses menjadi juara dua kali di gelaran ESL Dota 2 Championship. Mereka tidak kehilangan statusnya sebagai juara bertahan. Selamat BOOM Esports!

Sumber: ESL Indonesia Official

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close