space
CEO FORTNITE ANGGAP JIKA GACHA HAMPIR MIRIP DENGAN BERJUDI DI LAS VEGAS!
PC
Minggu, 16 Feb 2020

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Loot boxes atau gacha tidak akan muncul pada proyek Epic Games dalam waktu dekat, menurut CEO Tim Sweeney. Eksekutif Fortnite ini menyamakan praktik tersebut dengan berjudi di mesin slot dalam pidatonya di DICE 2020 Summit yang diadakan di Las Vegas. Sweeney mengatakan jika sistem gacha memusuhi gamer dan praktek tersebut harusnya sudah tidak ada dalam video game modern.

"Kita harus bertanya pada diri sendiri, sebagai sebuah industri, apa yang kita inginkan ketika kita dewasa. Apakah kita ingin menjadi seperti Las Vegas, dengan mesin slot, atau apakah kita ingin dihormati secara luas sebagai pencipta produk yang dapat dipercaya oleh pelanggan?

Baca ini juga :
» Riot Games Resmi Umumkan MIKS, Agent Baru VALORANT dengan Gaya Unik
» Inovasi AI Lenovo di MWC 2026: Masa Depan Kerja Hybrid yang Cerdas dan Modular
» Square Enix Gelar "March Sale" di Steam: Diskon Besar Menanti Game Favoritmu
» ASUS NUC 16 Pro: Mini PC Copilot+ Bertenaga AI untuk Profesional Masa Kini
» Project Helix, Next-Gen Konsol Tapi Rasa PC
» Keuntungan Capcom 50% berasal dari PC
» Istri Download Roblox untuk Bongkar Dugaan Suami Selingkuh Virtual, 15 Tahun Pernikahan Terancam Hancur
» ASUS APAC Partner Summit 2026: Strategi "EVOLVE" Menuju Dominasi Pasar Laptop AI

Sumber: Epic Games

"Aku pikir kita akan melihat semakin banyak penerbit menjauh dari kotak rampasan," katanya. Model bisnis bayar-untuk-menang juga tidak cocok untuk Sweeney, yang mengatakan bahwa pengembang seperti Epic memiliki tanggung jawab unik untuk melakukannya dengan benar oleh audiens mereka.

Menurut Sweeney, antar lintas platform merupakan strategi utama Epic untuk Fortnite ke depannya karena ia ingin melihat hal tersebut menjadi bagian integral untuk game di masa depan. Selain itu keputusan Epic merilis versi Android Fortnite yang terpisah dari Google Play Store demi dapat melayani para pelanggan secara adil.

Tim mengatakan jika aplikasi mereka ditolak dari Play Store karena model monetisasi Epic terpisah dari sistem pembelian dalam aplikasi Google yang mana hal itu dapat merugikan Google.

Sumber: gamerant

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close