
Di tengah-tengah misi, tiba-tiba misi yang kita mainkan di-cut dengan kisah cerita game-nya yang tampilan gambar 3-D nya terlihat sangat halus (smooth).
Dan ketika tampilan FMV ini ditampilkan, kitapun langsung menyimaknya dengan decak kagum terhadap tampilan 3-D yang ditampilkan serta plot kisah yang diceritakan. Dan, sekali lagi FMV memanglah menjadi salah satu kelebihan utama dari produk console zaman dulu.
Baca ini juga :» Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties
» Interview SEGA Football Club Champions 2026
» Football Manager 26
» Review ROG Xbox Ally
» Review SEGA FOOTBALL CLUB CHAMPIONS 2025
» Review RAIDOU Remastered
» Review - Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii
» Review Marvel Spider-Man 2
Sekarang? Well, bisa dibilang sudah nyaris tidak ada. Semua kisah cerita yang ditampilkan di dalam game digabungkan menjadi satu tampilan grafik yang sama seperti ketika kita memainkan game-nya.
Terlepas kita tidaklah berkeberatan sama sekali, namun tidaklah disangkal sama sekali bahwa FMV merupakan sebuah fitur yang sangat nge-trend pada zamannya saat itu dan ya, kita-kitapun pastinya jugalah sangat kangen untuk melihat sekaligus merasakan fitur keren ini lagi.

