Performance & Benchmark
Laptop yang kami review ini menggunakan Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX dengan 24 Core 24 thread dan kecepatan maksimal hingga 5.4 GHz. Prosesor ini juga dilengkapi dengan kekuatan Intel® AI Boost NPU sampai 13TOPS untuk dapat mendukung kegiatan AI kalian.

Untuk grafis, laptop ini dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce RTX™ 5060 8GB GDDR7 VRAM sehingga kualitas gaming pasti aman dan tentram. Percaya deh, dengan kemampuan grafis seperti ini dan dibantu dengan ROG Boost, semuanya akan cukup aman.
RAM-nya menggunakan 32GB yang dibekali dual channel berukuran 16GB yang berjenis DDR5 sehingga cocok untuk multitasking. ROG Strix G16 ini juga sudah bisa dinaikkan RAMnya sampai 64GB.
Di bagian Storage memakai 2 slot NVMe M.2 SSD by PCIe yang totalnya berjumlah 1TB bisa menjamin kecepatan transfer data yang sangat cepat dan kapasitas yang sangat besar.
Benchmark Sintetis
Untuk benchmark sintetis-nya kita akan menggunakan CrystalDiskMark, Cinebench R23, Cinebench R24, 3DMark, 3Dmark Fire Strike, dan juga PCmark 10. Kita gunakan mode turbo dan terhubung dengan charger. Hasilnya bisa kamu lihat berikut ini.

Hasil benchmark storage menggunakan CrystalDiskMark menunjukkan kecepatan baca untuk SSD NVMe PCIe Gen 4 mencapai 6GBps dan kecepatan tulisnya mencapai 5GBps, performa yang nunjukin kalau laptop ini memang bisa lari kenceng. Dengan kecepatannya ini sudah sangat mumpuni untuk semua kebutuhan di laptop ini.
Untuk hasil lengkap benchmark sintetis bisa kamu lihat di chart dibawah ini.

Dari hasil benchmark sintetis ini bisa dilihat ya kalau laptop ini beneran punya performa yang udah oke banget.
Benchmark gaming
Dari benchmark terlihat laptop ini mempunyai performa yang tinggi. Bagaimana dengan gaming? Berapa FPS yang bisa didapat jika bermain dengan laptop ROG Strix G16 (2025)?
Untuk game AAA kita akan menggunakan game Monster Hunter Wilds, Cyberpunk 2077, dan juga Stellar Blade dengan settingan high di resolusi 2.5K. ini hasilnya.

Untuk game Stellar Blade dengan settingan very high dan DLSS menyala, laptop ROG Strix G16 mampu mendapatkan rata-rata 111,5 FPS.
Untuk game Cyberpunk 2077 setting high dan DLSS on, mampu mendapatkan rata-rata 50,4 FPS.
Sedangkan game Monster Hunter Wilds setting high dan ray tracing high mendapatkan rata-rata 60,2 FPS.

Dari ketiga game AAA yang dicoba, laptop ini mampu mengangkat hingga FPS yang cukup. Apalagi game Stellar Blade yang baru saja muncul di PC mampu mengangkat hingga diatas 100 FPS.
Lalu bagaimana dengan game kompetitif seperti Dota 2, CS 2, dan juga Valorant?

Kita pakai DoTA 2, CS 2, dan Valorant dengan settingan kompetitif di resolusi 2.5K hasilnya DoTA 2 bisa dapat maksimum hingga 220,4 FPS. CS2 hingga 389,5 FPS, dan Valorant 571,9 FPS. Semua game kompetitif mampu dibabat habis hingga diatas 120 FPS.

Benchmark Produktivitas
Sintetis skor tinggi, gaming lancar, gimana kalau untuk content creator atau produktivitas? Langsung saja kita coba render 3D di Blender di bagian CPU dan GPUnya, dan juga render video 4K berdurasi 5 menit di Adobe Premiere Pro. Ini hasilnya.
Render menggunakan GPU:

Render menggunakan CPU:


Render file Model BMW di Blender menggunakan GPU cuma butuh waktu 21 detik saja. Lalu untuk bagian CPUnya, membutuhkan waktu 1 menit 1 detik. Terus untuk render video 4K berdurasi 5 menit dengan 2 metode di Adobe Premiere Pro selesai dalam waktu 1 menit 37 detik untuk mode Hardware Encoding, dan 2 menit 53 untuk mode Software Encoding.

Terbukti ya laptop ini beneran powerful gak cuma buat gaming tapi juga content creation dan productivity.
Baca ini juga :
» Hands-on ROG Flow Z13-KJP
» Review Lenovo Legion Pro 7i
» Pemenang Kotakgame Awards Kategori 2025 Gaming Industry & Culture
» Hands-on Desktop ROG GM700
» Review ASUS ROG Strix G16 G614
» Tahun Baru Saatnya Rakit PC Baru! Review MSI GeFor
» Review PC ROG X Hatsune Miku
» Review Acer Nitro Lite 16


