Notice: Undefined variable: key in /var/www/m/detailreview.php on line 53 Review: Review Ghost of Yōtei | KotakGame
space
REVIEW GHOST OF YōTEI
PS5
Minggu, 28 Sep 2025

DualSense yang Dimanfaatkan Maksimal



Sebagai game eksklusif PS5, Ghost of Yotei memanfaatkan fitur DualSense dengan sangat efektif dan detail. Setiap tarikan busur terasa berbeda berkat adaptive trigger tension, sementara haptic feedback menghadirkan sensasi realistis mulai dari hentakan kaki kuda di salju, suara bilah katana yang menebas udara, hingga getaran halus saat daun beterbangan di hutan.



Menariknya, fitur touchpad tidak hanya menjadi alat navigasi seperti di Tsushima, tetapi kini digunakan lebih beragam, mulai dari menyalakan api unggun dengan sapuan jari, hingga melukis pemandangan. Kombinasi ini membuat pengalaman bermain terasa lebih intim dan imersif, seolah pemain benar-benar terlibat dalam setiap tindakan kecil yang dilakukan Atsu.

Baca ini juga :
» Review Once Human
» Review - Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii
» Pemenang KotakGame Awards 2024 Mobile dan Esports! Ada Game dan Pro Player Favorit Kamu?
» 7 Alasan Wajib Main Rise of the Ronin! Game Open World Rasa Souls Eksklusif Paling Dinanti
» 8 Tips Menjadi Ronin Terbaik di Game Open World Terbaru, Rise of the Ronin
» Rise of the Ronin - Review
» Spider-Man: Across the Spider-verse
» Rekomendasi Build Baizhu di Genshin Impact versi 3.6


Eksplorasi yang Realistis, tapi Kurang Variasi



Sucker Punch jelas ingin membuat dunia Yotei terasa hidup. Ada banyak aktivitas sampingan seperti melukis pemandangan, menyelamatkan hewan liar, melatih teknik pedang, hingga membangun “Wolf Pack” yang terdiri dari karakter unik seperti pedagang, pembunuh bayaran, dan bahkan seekor serigala.



Namun, sayangnya, sebagian besar side quest terasa generik. Aktivitas seperti memburu bandit atau menolong warga kerap berulang tanpa variasi signifikan. Struktur misinya solid, tetapi jarang ada momen tak terduga yang benar-benar membekas.

Satu elemen menarik adalah bagaimana pemain bisa memilih urutan memburu anggota Yotei Six. Fitur ini memberi kesan kebebasan strategis ala sistem “open contract”, walau pada akhirnya tetap berakhir dalam jalur naratif yang linear.

BACA JUGA BERITA INI
close