space
RYZEN 3 2200G, SOLUSI GAMING MURAH TANPA VGA
PC
Jumat, 02 Mar 2018
Setelah berhasil melenggang selama tahun 2017 bersama dengan prosesor Ryzen miliknya, AMD tampaknya akan meneruskan tren positif tersebut pada tahun 2018 dengan generasi prosesor APU Ryzen "Raven Ridge" miliknya. Ditengah-tengah krisis kartu grafis yang harganya semakin menggila, sepertinya APU bisa menjadi solusi bagi gamer yang sedang membangun PC impiannya.

AMD telah resmi mengumumkan pada 12 Februari 2018 lalu GPU "terkuat" di dunia pada prosesor desktop dengan merilis dua prosesor Ryzen dengan arsitektur Zen yang mereka beri nama Raven Ridge. Kedua prosesor tersebut adalah Ryzen 3 2200G dan juga Ryzen 5 2400G. Nah, pada artikel kali ini Kru KotGa mendapatkan kesempatan untuk mengulas prosesor AMD Ryzen 3 2200G. Lantas, sejauh mana kemampuan prosesor tersebut untuk memainkan game terkini?

Baca ini juga :
» Acer Predator Helios 500, Bongsor nan Bertenaga dengan AMD Ryzen & RX Vega
» Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age
» The Predator
» Rekomendasi Rakit PC Gaming Untuk Memainkan Black Desert Online Remaster
» One Piece Bounty Rush
» ASUS ROG Strix GL504GM Hero II
» Asphalt 9
» The Nun
Sebelum berbicara lebih jauh, kru KotGa akan memberitahukan spesifikasi singkat prosesor tersebut. Ryzen 3 2200G yang dibekali dengan integrated graphics Vega 8 dan memiliki kecepatan clock hingga 3.7Ghz dengan 4 Core 4 Thread yang dimilikinya. Tenang aja, meski memiliki integrated graphics yang cukup powerfull, prosesor tersebut hanya memiliki TDP 65 Watt.

Kaya fitur

AMD Ryzen "Raven Ridge" masih masuk ke dalam keluarga arsitektur Zen yang didukung dengan berbagai fitur yang akan menunjang kebutuhan para content creation maupun para gamer. Sama seperti Summit Ridge, prosesor APU Ryzen ini juga dibekali dengan AMD SenseMI. Fitur tersebut memungkinkan sebuah sensor untuk mendeteksi suatu kondisi prosesor entah itu daya, voltase, hingga suhu setiap saat yang akan menyesuaikan kemampuan prosesor.

Salah satu fitur yang diandalkannya juga adalah Precision Boost 2. Hadir dalam versi penyempurnaan dari sebelumnya, Jika versi pertama Precision Boost hanya aktif jika menggunakan 2 core, pada versi terbaru ini juga akan aktif jika semua core digunakan. Beberapa fitur AMD SenseMI lainnya adalah Pure Power, Extended Frequency Range (XFR), Neural Net Prediction, dan juga Smart Prefetch.

Berikut spesifikasi yang Kru KotGa gunakan dalam pengujian:

  • Prosesor: Ryzen 3 2200G @Stock clocks
  • Motherboard: Gigabyte AB350N-Gaming
  • RAM: G.SKILL 2x8GB TridentZ RGB @2933MHz
  • Cooler: AMD Wraith Stealth

Pada halaman selanjutnya kru KotGa akan memperlihatkan hasil benchmark sintetis . Yuk langsung saja ke halaman selanjutnya.
BACA JUGA BERITA INI
close