space
REVIEW MOTHERBOARD ROG STRIX Z690-E GAMING WIFI
PC
Rabu, 24 Nov 2021

KELENGKAPAN







Yang disertakan dalam paket penjualan terbilang cukup lengkap, tapi mengingat ini datang dari trah ROG yang hargaya juga tidak murah, kelengkapannya terbilang tidak mengejutkan.

  • 4 x SATA 6Gb/s cables
  • 1 x ROG Hyper M.2 Card
  • 1 x M.2 Q-Latch package
  • 1 x M.2 Q-Latch package for M.2 backplate
  • 1 x ASUS 2x2 Dual-Band Wi-Fi moving antennas
  • 1 x ROG Graphics card holder
  • 2 x M.2 SSD screw package(s)
  • 1 x ROG key chain
  • 1 x ROG Strix stickers
  • 1 x ROG thank you card
  • 1 x DVD Driver
  • 1 x User manual


Desain Stealthy Ber-RGB







Kesan pertama kali saat melihat dan memegang motherboard ini, kesan mewah, gahar, namun tetap stylish dengan garis-garis RGB. Motherboard ROG Strix Z690-E  yang ber-Form Factor ATX ini didominasi dengan warna hitam.

Motherboard ini hampir semua area ditutupi dengan berbagai "armor" yang membuat impresi motherboard ini terasa serius dan mahal. Akan tetapi armor-armor ini bukanlah sekedar estetika belaka, armor-armor ini juga memiliki fungsinya yang berbeda-beda, seperti mengalirkan panas misalnya.

Motherboard ini masuk ke kelas enthusiast alias kamu bisa melakukan overclocking yang telah didukung oleh desain VRM yang baik serta sistem pendinginan yang canggih.

Baca ini juga :
» Review ASUS TUF Gaming A15 2022
» Review ROG Flow Z13 GZ301ZE
» Predator Helios 300
» Review MSI Vector GP66-12UGS
» Review ASUS TUF VG259QR
» Review ASUS ExpertBook B5 Flip
» Review Acer Nitro 5 11th GEN INTEL® CORE™ i9-11900H
» Review ASUS Vivobook Pro 16X OLED

Armor pada bagian atas ini juga berfungsi sebagai heatsink yang berguna untuk mendinginkan VRM melalui heatpipe. Jika dilihat dari ukurannya yang masif dan beratnya motherboard ini, memang urusan pendinginan ditangani sangat serius oleh ROG. Motherboard ini memiliki 18+1 power stages untuk memberikan daya yang mencukupi dan stabil untuk mencukupi kebutuhan prosesor, bahkan untuk sekelas i9-12900K yang memiliki 16 Cores sekalipun.

Daya yang diperlukan untuk mengakomodir motherboard ini terlihat cukup signifikan, jika kita mengacu pada sumber daya yang menggunakan 2x 8 pin.



I/O juga sudah terintegrasi dengan heatsink VRM yang akan membuat suhu disekitarnya menjadi lebih adem dengan kapasitor kualitas terbaik, balutan armor dengan  finishingnya yang cantik membuat motherboard ini enak dipandang, sehingga rasanya sayang jika kamu memakai motherboard sekeren ini tanpa menggunakan casing temper glass.



Lanjut ke bagian slot PCIe, ROG Strix Z690-E memiliki 1 slot PCIe 5.0 x16 yang langsung menuju prosesor, sedangkan yang menggunakan jalur lewat chipset ada 1 slot PCIe 4.0 x16 yang support x4 maupun x4/x4 untuk penggunaan ROG Hyper M.2 Card. Sisanya 1 Slot PCIe 3.0 x16 yang juga support mode  x4 dan 1 Slot PCIe 3.0 x1.

Pada bagian storage, motherboard ini memiliki tiga M.2 Slots di body dan 2 slot lagi disediakan menggunakan aksesoris ROG Hyper M.2 Card yang akan menggunakan jalur slot PCIe. Yang paling bikin kita kagum adalah slot M.2 nomor 1 jalur yang digunakan sudah PCIe 5.0 dimana M.2 SSD saat ini masih berada di PCIe 4.0, jadi motherboard ini sudah siap untuk menyongsong teknologi yang akan datang nanti, meski sekarang belum bisa dimaksimalkan sepenuhnya. Sebagai pelengkap, mobo ini juga masih memiliki 6 slot SATA, yang masih berguna karena HDD masih menjadi jawaban untuk keperluan penyimpanan murah dengan ukuran besar.

OPTIMEM II

Masih konsisten menggunakan fitur yang sama pada setiap lini gamingnya, ROG Strix Z690-E juga menggunakan layout OPTIMEM II untuk mendukung sistem pada bagian memori yang memungkinkan sang motherboard bisa memberikan power yang lebih optimal dan stabil. ASUS sendiri menyebutkan bahwa maksimal frekuensi pada RAM yang akan digunakan di motherboard ini sangat tinggi, bisa mencapai hingga *6400MHz dengan skenario yang memungkinkan.

Q-DIMM



Bukanlah teknologi yang baru dari ASUS, solusi desain ini sudah seperti turun temurun selalu dihadirkan di trah ROG, yang memudahkan kita untuk memasang RAM di DIMM slot hanya dengan satu kunci pada bagian atas saja, sehingga kunci bawah tidak lagi berfungsi atau kunci mati yang menjawab dari sulitnya memasang RAM jika VGA dalam keadaan terpasang.

PCIe Slot Q-Release





Ini merupakan sesuatu yang layak diapresiasi oleh desain motherboard dari ROG ini, karena seringkali dalam memasang maupun melepas VGA merupakan hal yang menjadi momok, apalagi untuk casing-casing yang sempit. Hanya dengan menggunakan satu tombol khusus, tanpa kunci tradisional yang biasanya kita temui, proses membuka VGA terasa sangat mudah.

M.2 Q-Latch







Q-Latch adalah desain inovatif yang membuat proses memasang M.2 SSD jadi lebih mudah tanpa memerlukan alat khusus. Desainnya menggunakan mekanisme penguncian yang simpel, sehingga tidak memerlukan baut tradisional.

Q-LED



Ini bukanlah fitur yang baru memang di dalam sebuah motherboard high-end, dimana ini akan sangat membantu untuk proses diagnosa jika PC mengalami sebuah kegagalan dalam bekerja. Dimana Q-LED akan membantu kita mengetahui dimana letak malfungsi yang terjadi dengan tanda merah adalah CPU, kuning adalah RAM, putih berarti VGA, dan kuning hijau yang berarti storage.
BACA JUGA BERITA INI
close