space
REVIEW LENOVO LEGION PRO 7I
PC
Selasa, 20 Jan 2026

Performa & Benchmark

Laptop yang kami review ini menggunakan Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX dengan 24 Core 24 thread dan kecepatan maksimal hingga 5.4 GHz. Prosesor ini juga dilengkapi dengan kekuatan Intel® AI Boost NPU sampai 13 TOPS untuk dapat mendukung kegiatan AI kalian.


Untuk grafis, laptop ini dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 Ti dengan VRAM 24GB GDDR7 VRAM jadi buat main game ataupun pakai software AI udah pasti lega banget. Boost Clock GPU ini bisa hingga 2160 MHz.

RAM-nya menggunakan 32GB yang dibekali dual channel 16GB yang berjenis DDR5 sehingga cocok untuk multitasking.

Di bagian Storage memakai 1 slot NVMe M.2 SSD by PCIe 1TB dan juga tersedia 1 slot tambahan.


Benchmark Sintetis

Untuk benchmark sintetis-nya kita akan menggunakan CrystalDiskMark, Cinebench R24, 3DMark Time Spy, 3Dmark Fire Strike, dan juga PCmark 10. Kita gunakan mode performance dan terhubung dengan charger. Hasilnya bisa kamu lihat berikut ini.


Hasil benchmark storage menggunakan CrystalDiskMark menunjukkan kecepatan read-nya 12GBps, Sedangkan untuk kecepatan write mencapai 13GBps. Ini beneran kenceng banget, buat mindahin data atau loading game ini udah sat-set banget.

Untuk hasil lengkap benchmark sintetis bisa kamu lihat di chart dibawah ini.

Dari hasil benchmark sintetis ini bisa dilihat ya kalau laptop ini beneran punya performa yang udah oke banget.


Benchmark Gaming

Untuk game AAA kita akan menggunakan game Black Myth: Wukong, Borderlands 4, Monster Hunter Wilds, dan Cyberpunk 2077 di resolusi 2.5K, ini hasilnya.

Untuk game Black Myth: Wukong dengan settingan cinematic, DLSS dan Ray Tracing off mampu mendapatkan rata-rata 54 FPS, sedangkan dengan DLSS dan Ray Tracing on bisa dapat di 277 FPS.

Borderlands 4 dengan settingan Very High, DLSS dan Ray Tracing off mampu mendapatkan rata-rata 56 FPS, sedangkan dengan DLSS on dan Ray Tracing on bisa dapat di 235 FPS.

Monster Hunter Wilds setting ultra, DLSS & ray tracing off mendapatkan rata-rata 71 FPS. sedangkan dengan DLSS dan Ray tracing on dapat di 241 FPS.


Lalu bagaimana dengan game kompetitif seperti CS 2, dan juga Valorant?

Kita pakai CS 2 dan Valorant dengan settingan kompetitif di resolusi 2.5K hasilnya CS2 maksimum hingga 501 FPS. Sedangkan Valorant 445 FPS. Semua game kompetitif mampu dibabat habis hingga diatas 240 FPS. Layar 240Hz dari laptop ini dapat berfungsi dengan baik dengan game-game tersebut.

Selain FPS yang tinggi banget, fitur NVIDIA Reflex juga sangat ngebantu terutama saat main game kompetitif. Fitur ini berfungsi buat mengurangi input lag saat menekan tombol keyboard atau mouse, jadi jarak antara input dan output di layar bisa lebih cepat dan bikin respon kamu di game bisa lebih real time.


Benchmark Produktivitas

Sintetis skor tinggi, gaming lancar, gimana kalau untuk content creator atau produktivitas? Langsung saja kita coba render 3D di Blender di bagian CPU dan GPUnya, dan juga render video 4K berdurasi 5 menit di Adobe Premiere Pro. Ini hasilnya.

Render file Model BMW di Blender menggunakan GPU cuma butuh waktu 10 detik saja. Lalu untuk bagian CPUnya, membutuhkan waktu 1 menit 24 detik. Terus untuk render video 4K berdurasi 5 menit dengan 2 metode di Adobe Premiere Pro selesai dalam waktu 1 menit 17 detik untuk mode Hardware Encoding, dan 2 menit 39 untuk mode Software Encoding.

Terbukti ya laptop ini beneran powerful gak cuma buat gaming tapi juga content creation dan productivity.


Benchmark AI

Sekarang kita test performa laptop ini saat menjalankan aplikasi berbasis AI. Kita bakal coba generate gambar menggunakan aplikasi ComfyUI. Berikut adalah hasilnya.

Bisa kita lihat kalau laptop ini cuma butuh waktu sekitar 8 detik doang buat generate gambar, ini udah cepet banget dan tentunya jalan di local alias gak butuh internet.



Baca ini juga :

» Review ASUS ROG Strix G16 G614
» Tahun Baru Saatnya Rakit PC Baru! Review MSI GeFor
» Review Lenovo Legion Go 2
» Review Acer Nitro Lite 16
» Review ASUS TUF Gaming A14
» Review ASUS ROG STRIX G16(2025) G615LM
» Review ROG Zephyrus G16
» Review ASUS Gaming K16

BACA JUGA BERITA INI
close