Spesifikasi
Masuk ke jeroannya, laptop ini ditenagai oleh prosesor kasta tertinggi saat ini, yaitu Prosesor Intel® Core Ultra 9 386H. Prosesor ini punya total 16 Core. ini sih buat main game yang CPU heavy gak perlu was-was lagi. Tapi, yang ngebedain prosesor generasi terbaru ini dengan tahun-tahun lalu adalah keberadaan NPU alias Neural Processing Unit bawaan yang punya kekuatan komputasi AI hingga 50 TOPS.

Jadi kalau butuh fitur AI seperti noise cancellation pas lagi live streaming, pakai fitur sensor wajah, atau bahkan generatif AI secara lokal alias offline. Tapi ngomong-ngomong soal komponen, mari kita bahas couple nya si prosesor, yaitu GPU. Di dalam laptop yang tebalnya gak sampai 2 centimeter ini, ASUS berhasil masukin NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP mencapai 150 Watt menggunakan arsitektur terbaru. GPU ini dibekali dengan VRAM sebesar 24GB GDDR7. Angka ini udah luas banget buat ukuran laptop. Mau lu siksa pakai game paling berat saat ini dengan resolusi rata kanan, Ray Tracing dinyalain ke tingkat paling ekstrem pun, laptop ini gak bakal ngelag.

Trus buat para kreator konten yang sering rendering animasi 3D kompleks atau video resolusi tinggi, dengan banyak efek berat, keberadaan RTX 5090 ini bakal memotong waktu kerja secara signifikan. Di laptop biasa butuh waktu berjam-jam buat rendering, di laptop ini bisa selesai dalam hitungan menit.
Buat ngedukung kecepatan CPU dan GPU tadi, komponen penyimpanan dan memorinya juga gak main-main. Laptop ini dibekali RAM sebesar 64GB LPDDR5X dengan kecepatan super kencang mencapai 8533 MT/s. Mau lu buka 50an tab Chrome sambil main game berat di layar atas dan rendering video di layar bawah sekalipun, laptop ini gak bakal ngelag.

Sedangkan untuk penyimpanannya, sudah menggunakan SSD PCIe 5.0 NVMe berkapasitas 2 Terabyte. Kecepatan baca dan tulisnya udah masuk kategori instan. Nyalain laptop cuma butuh hitungan detik, dan proses pindah data bergiga-giga berasa kayak mindahin file dokumen biasa. Gak lupa buat urusan koneksi, laptop ini udah siap menyambut masa depan dengan teknologi Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 yang menjamin koneksi internet nirkabel kita sangat stabil dan minim latensi, ini penting banget buat yang suka mabar game kompetitif secara online.
Sistem Pendingin
Laptop ini pakai teknologi ROG Intelligent Cooling terbaru yang pakai liquid metal di prosesor, terus vapor chamber khusus dan Graphite Nano-Insulated Film di antara motherboard dan panel layar yang bikin pendinginannya jadi lebih optimal dan performa laptop gak ketahan karena masalah termal. Lu jadi bisa paksa laptop ini kerja rodi berjam-jam, area keyboard-nya tetep terasa adem di jari, dan performanya gak bakal drop karena thermal throttling alias kepanasan.

» Review ASUS ROG Strix Scar 18
» ASUS TUF F16 FA608
» Review ROG Zephyrus G14 GA403
» ASUS TUF Gaming T500
» Hands-on ROG Flow Z13-KJP
» Hands-on Desktop ROG GM700
» Review ASUS ROG Strix G16 G614
» Review PC ROG X Hatsune Miku



