Pasti sudah tidak asing lagi bagi pemain mendengar nama developer Naughty Dog, sang developer dari game nostalgia seperti Crash Bandicoot. Terlebih lagi juga untuk berbagai judul game eksklusif AAA layaknya The Last of Us dan Uncharted. Mendengar kabar bahwa PlayStation turut memperluas game eksklusifnya ke ranah PC, Naughty Dog pun ikut membawa game eksklusif PS-nya, yakni Uncharted ke platform PC.
[BACAJUGA]
Kini mereka selaku developer merilis game Uncharted: Legacy of Thieves Collection untuk PS5 dan PC. Koleksi ini mencakup Uncharted 4: A Thief's End dan spinoff Uncharted: The Lost Legacy. Namun pada gamenya kali ini hadir sebagai versi Remastered, dimana kedua game tadi akan mendukung Fidelity Mode yang menampilkan resolusi 4K dengan kualitas visual yang memukau. Penasaran dengan bagaimana hasil remastered dari kedua game ini? Langsung saja simak pembahasannya dibawah ini!
Kembalinya Aksi Berburu Harta Karun
Nathan Drake berhasil mendapatkan harta karun pada seri Uncharted sebelumnya, dan akhirnya pun ia memutuskan untuk pensiun dari petualangannya dalam mencari harta karun dan memulai hidup normal bersama dengan Elena Fisher, dimana sebelumnya hubungan Elena dengan Nathan hampir berakhir karena sesuatu yang tidak cukup penting. Tetapi kakak kandung dari Nate, Sam Drake dimana sudah 15 tahun dinyatakan tewas kini kembali ke hadapannya setelah berhasil bertahan hidup dari tembakan. Nate akhirnya setuju untuk membantu Sam, dan membohongi Elena bahwa ia mendapatkan pekerjaan di Malaysia yang dimana sebelumnya ia tolak. Para Drake ini pun mencuri Dismas dari tempat lelang di Itali, yang menyebabkan konflik dengan bos mercenary dari Afrika Selatan dan pekerjanya, Rafe yang masih mencari harta karun milik Henry Avery. Sebuah map yang ada di dalam idol tersebut membawa para Drake ke katedral St. Dismas di Dataran Tinggi Skotlandia. Disana mereka menemukan kuil rahasia dan peta yang menyoroti King's Bay di Madagaskar.
Dari segi plot sudah sangat jelas bahwa kalian akan dapat merasakan petualangan baru untuk memecahkan misteri sebuah artefak kuno sambil mempertahankannya dari incaran para pasukan militer perang yang hanya mengambil keuntungan untuk diperjual belikan bernama Asav. Kedua karakter Frazer dan Nadine ini bersama-sama menyelusuri lokasi hutan India untuk mencari artefak legendaris. Bersamaan dengan itu, keduanya juga memecahkan misteri dibali artefak yang ditemukannya, bertarung untuk mengalahkan pasukan militer, dan menjelajahi setiap lokasi yang memiliki keindahan. Naughty Dog mengklaim bahwa Uncharted: The Lost Legacy dapat kalian selesaikan tidak lebih dari 10 jam, sehingga kemungkinan kalian dapat menyelesaikannya dengan cepat.
Gameplay yang Tidak Mengalami Perubahan
Uncharted: Legacy of Thieves Collection bukanlah seri terbaru Uncharted, melainkan sebagai versi remastered dari seri keempat dan DLC The Lost Legacy. Sehingga dari segi gameplay tentunya tidak mengalami perubahan besar. Pertama, kami akan membahas mekanisme Uncharted 4: A Thief’s End buat yang belum pernah memainkannya. Seri keempat dari waralaba Uncharted masih kental akan segala macam aksi, unsur platform, dan puzzle tentunya. Bisa dikatakan gameplay yang ditawarkan tergolong bervariasi, dan bahkan hampir tidak bernapas rasanya di sepanjang permainan.
[BACAJUGA]
Di awal permainan, pemain akan kembali mengontrol protagonis kesayangan di seri Uncharted, Nathan Drake bersama rekannya, Sam yang tengah berlabuh di tengah lautan. Tidak hanya di darat, pemain dapat bertualang dan beraksi di samudera seperti mengendarai kapal, menghindari hambatan-hambatan yang mengganggu di tengah perjalanan, melakukan aksi baku tembak, hingga menyelam. Setelah itu, barulah beralih ke masa lalu Nathan bersama Sam. Di sinilah aksi rasa platform pemain ditantang seperti melompat dari berbagai platform ke platform lain, menggunakan grappling hook (sebelumnya dianggap menjadi fitur baru di seri keempat), hingga memanjat dinding. Buat pemain yang terbiasa memainkan game platform atau genre action-adventure lainnya, mekanisme seperti ini justru bukan menjadi penghalang.
Dari segi aksi, Uncharted 4: A Thief’s End dalam Uncharted: Legacy of Thieves Collection berhasil memaksimalkan fitur stealth dan cover yang cukup baik. Apalagi mengingat AI musuh maupun karakter support adalah hal yang paling kami acungi jempol, karena responnya yang tergolong cerdas dan dinamis saat berada di dekat Nathan. Ketika musuh menyerbu, Nathan mampu menjalankan aksinya dengan bersembunyi sambil mengendap-endap di tempat-tempat yang tidak hanya di balik objek besar, melainkan di balik semak-semak. Sementara Covering memungkinkan Nathan berlindung dari serangan musuh melalui environment di sekitarnya. Menariknya, ketika berada di tengah aksi, pemain juga bisa memanfaatkan jenis kendaraan-kendaraan yang terhubung dengan gameplay. Sehingga bukan sekadar untuk dikendarai saja.
Tidak ketinggalan, Naughty Dog kembali mempertahankan elemen puzzle yang menjadi keunikan di dalam game. Pemain masih diminta untuk memutar otak dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Sebut saja seperti membaca simbol-simbol di lokasi yang berkaitan dengan isi dalam sepucuk surat maupun catatan, memasangkan gambar, memutar simbol, dan masih banyak lagi. Namun pemain tampaknya tidak perlu khawatir, karena tingkat kesulitan puzzle yang ditawarkan tergolong mudah untuk diselesaikan dan tidak membutuhkan pemikiran yang terlalu rumit.
Berikutnya, kami akan membahas gameplay dari Uncharted: The Lost Legacy, yang merupakan ekspansi standalone dari seri Uncharted. Bukan Nathan yang akan dikontrol pemain di sepanjang game ini, melainkan dua protagonis perempuan bernama Chloe Frazer dan Nadine Ross. Dari segi waktu permainan, game ini tidak selama seri-seri lainnya. Bahkan Naughty Dog pernah mengklaim sebelumnya saat peluncuran perdana, bahwa The Lost Legacy bisa diselesaikan kurang dari 10 jam. Meskipun berbeda karakter bukan berarti mekanismenya juga berbeda. Dari segi gameplay, The Lost Legacy dalam Uncharted: Legacy of Thieves Collection masih terlihat serupa. Bahkan juga tidak begitu banyak perubahan dari seri-seri Uncharted pada umumnya.
Mengusung perspektif third-person, Chloe dapat melakukan berbagai aksi yang sama dengan Nathan di sepanjang permainan. Mulai dari melompat dari platform ke platform lain ibarat parkour, memanjat dinding layaknya Spider-Man, hingga menangkis serangan para musuh yang siap menghadang rencana Chloe dan Nadine. Salah satu hal yang patut kami acungi jempol adalah eksplorasinya yang luas, dan menampilkan berbagai platform untuk beraksi hingga ke tempat tujuan. Sama seperti Uncharted 4: A Thief’s End, The Lost Legacy menghadirkan puzzle.
Adapun beberapa keunikan lain yang dimiliki oleh Chloe yang bisa dibilang cukup berbeda dengan Nathan. Salah satunya adalah kemampuan lockpick, yang memungkinkan Chloe untuk membuka peti maupun pintu dengan komponen tertentu tanpa kunci. Aksi ini tentunya memudahkan pemain untuk mendapatkan berbagai macam item menarik seperti senjata keren yang kuat hingga artifak yang bisa dikumpulkan. Selain kemampuan lockpick, Chloe juga mampu memanfaatkan ponselnya untuk menyimpan momen-momen berharga dan lanskap panorama menarik.
Grafis Jauh Lebih Memukau
Seperti game remaster pada umumnya, dimana grafis adalah salah satu konsentrasi yang mengalami peningkatan. Sama seperti Uncharted: Legacy of Thieves Collection, yang mana kualitas grafis dan visual menjadi elemen utama yang ditonjolkan. Dan tentunya penampilan visual Uncharted 4: A Thief’s End dan Uncharted: The Lost Legacy di versi PS5 dan PC jauh lebih baik dibandingkan versi PS4. Bagaimana tidak? Naughty Dog telah memanfaatkan resolusi 4K yang ditingkatkan dari 1440p di versi remaster-nya. Belum lagi dukungan untuk pemain yang ingin merasakan resolusi 1080p di TV HD. Tentu mengingat resolusi 4K pada game belakangan sudah menjadi standar umum di seluruh dunia.
[BACAJUGA]
Di samping dukungan resolusi 4K, Uncharted: Legacy of Thieves Collection menyuguhkan tiga jenis Rendering Mode, yang bisa dipilih sesuai keinginan pemain. Di antaranya adalah Fidelity Mode, Performance Mode, Performance + Mode. Fidelity Mode memungkinkan pemain untuk bermain di resolusi 4K dengan target frame rate 30fps. Mode kedua adalah Performance Mode, dimana permainan akan menampilkan grafis lebih halus di target frame rate 60fps. Dan yang terakhir adalah Performance + Mode, yang mana pemain bisa memainkan game ini dengan kualitas grafis yang lebih tinggi, yaitu target frame rate mencapai 120fps. Kami pun melihat perbedaannya di antara ketiganya selain dari segi frame rate. Pemain akan melihat betapa detailnya visual yang ditampilkan di dalam game seperti tekstur pada wajah karakter, objek alam seperti bebatuan dan rerumputan, hingga objek-objek lainnya.
Terasa Lebih Imersif dengan Fitur Terbarunya
Tidak hanya elemen grafis dan visual yang dijual di Uncharted: Legacy of Thieves Collection. Naughty Dog juga menambahkan fitur dan perbaikan unsur lain dari versi PS4 ke versi remaster-nya. Salah satunya yang paling menonjol jika pemain memainkannya di versi PS5 adalah pemanfaatan kontrol pada DualSense, yakni fitur Haptic Feedback dan Adaptive Trigger. Kami akui pemanfaatan pada fitur keduanya tergolong baik dan memuaskan. Fitur ini bisa dirasakan ketika karakter hendak memukul musuh, berayun-ayun dengan tali, dan mengendarai kendaraan. Getaran yang dihasilkan pada kontroler terasa sesuai, nyaman, dan tidak mengganggu kami ketika kami berada pada gameplay yang menjalankan banyak aksi.
Permainan menjadi terasa semakin imersif saat developer turut menghadirkan sistem 3D audio untuk Uncharted: Legacy of Thieves Collection. Melalui fitur audio terbarunya, membuat para pemain bisa mendengarkan efek-efek suara yang dihasilkan terdengar lebih realistis. Jika menggunakan TV yang telah dilengkapi dengan speaker, dibutuhkan update dan setup dari software terbaru. Namun, jika pemain ingin mendengar lebih jelas lagi, bisa memakai headphone USB stereo.
Buat para pemain PS5 tentu sudah mengetahui salah satu fakta, dimana beberapa game yang rilis di platform tersebut memiliki keunggulan dari sisi load time. Seperti apa yang terjadi pada Uncharted: Legacy of Thieves Collection. Pemain tidak perlu menunggu loading terlalu lama ketika Nathan maupun Chloe melakukan berbagai aksinya. Tidak hanya saat beraksi. Load times saat perpindahan dari gameplay ke scene juga tergolong sangat cepat. Seakan-akan game ini terasa menjadi lebih cepat dimainkan.
Kesimpulan
Uncharted: Legacy of Thieves Collection hadir dengan peningkatan dan perbaikan kualitas dari versi PS4 sebelumnya. Seperti yang sudah disebutkan di atas, segi grafis dan visual menjadi fokus utama dalam pengembangan versi remaster. Bagaimana tidak? Kami akui grafis yang ditampilkan dalam game ini terlihat lebih detail, tajam, dan benar-benar memukau. Saat peluncurannya pertama kali di platform PS4, grafis Uncharted 4: A Thief’s End dan Uncharted: The Lost Legacy sendiri sudah dianggap mampu menghasilkan yang terbaik di masanya. Tidak heran jika kini didukung dengan resolusi 4K di Performance+ Mode dan Fidelity Mode, membuat kualitas grafis terlihat mulus dan tidak patah-patah.
[BACAJUGA]
Bukan hanya grafis yang ditonjolkan, Naughty Dog juga telah bekerja dengan baik dalam menghadirkan fitur-fitur, yang membuat Uncharted: Legacy of Thieves Collection terasa jauh lebih imersif untuk dimainkan. Mulai dengan adanya efek audio 3D, pemanfaatan getaran pada DualSense seperti Haptic Feedback dan Adaptive Trigger yang tentunya tidak mengganggu kami saat bermain, serta load times yang jauh lebih cepat tanpa harus menunggu lama ketika mengalami perpindahan gameplay atau scene sekalipun.
Sementara dari segi gameplay dan alur cerita, layaknya game remaster pada umumnya, Uncharted: Legacy of Thieves Collection tidak mengalami perubahan besar. Mekanisme kedua game di dalamnya masih sama persis, tanpa ada yang dihilangkan oleh developer. Kami pun masih bisa menikmati aksi keren baik dari Nathan dan Chloe yang sungguh menantang, serta elemen puzzle sebagai suatu keseruan penambah tantangan di dalam game. Terlebih lagi, satu hal yang kami sukai di setiap seri Uncharted adalah jelas komedinya yang masih setia menemani para penggemar melalui celotehan jenaka Nathan dan rekan-rekannya. Kerja yang baik sekali lagi untuk Naughty Dog yang tidak sembarangan dalam mengembangkan remaster Uncharted seri ke-4 dan ekspansinya ini.
Kesimpulan Review: Uncharted: Legacy of Thieves Collection