IPHONE MURAH DIPASARAN? JANGAN KETIPU! INI DIA TIPS BEDAIN IPHONE BARU DAN REKONDISI!
Rabu, 23 Mar 2022
prev
1 dari 2
next

Pada masa sekarang, ponsel bukan hanya sekedar efektivitas dan kebutuhan melainkan sebuah lifestyle dan bahkan tidak jarang sebagai patokan kesuksesan seseorang. Karena hal itulah banyak yang mudah tergoda dengan ponsel berharga murah, apalagi iPhone.
Namun, tahukah kamu bahwa banyak iPhone yang dijual murah di marketplace tidak baru dan merupakan iPhone rekondisi yaitu iPhone bekas yang sudah dibuka dan dibuat seakan2 barang baru. Penasaran cara membedakan iPhone asli dan rekondisi? Yuk cek perbedaannya disini!
[BACAJUGA]
1. Cek Box iPhone Yang Ingin Kamu Beli

sumber: unsplash.com
Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk cek apakah iPhone kamu memang baru atau hasil rekondisi adalah dengan memperhatikan box kemasan serta aksesoris di dalamnya. Jika dari boxnya dan aksesorisnya saja sudah terlihat palsu maka bisa dipastikan 90% iPhone kamu adalah hasil rekondisi.
2. Fisik iPhone

sumber: apple.com
Bagaimana jika penjual menggunakan box dan aksesoris yang asli atau menjual dengan box palsu namun memiliki alasan jelas kenapa tidak menggunakan box asli? Kamu bisa melakukan pengecekan pada kondisi fisik iPhone yang ingin kamu beli.
Yang paling terlihat adalah dari LCDnya dimana jika memang sudah meragukan seperti warna terlalu dominan biru atau kuning, layar tidak jernih, atau terjadi lag saat menggeser layar, maka kamu patut curiga.
Bagian fisik lain yang bisa kamu cek adalah di bagian sekrup yang tidak mulus, kamera yang tidak bagus hasilnya, dan bagian logo Apple yang mencurigakan.
3. Nomor Model

sumber: support.apple.com
iPhone memiliki kode unik pada halaman "Model Number" di menu settings. Kamu bisa memperhatikan huruf depan pada nomor model iPhone untuk mengerti mengenai iPhone tersebut.
Huruf "M" menandakan bahwa iPhone tersebut adalah produk ori yang terdapat di Apple Store, huruf "F" artinya iPhone tersebut adalah iPhone refurbished resmi dari Apple, huruf "N" menandakan produk pengganti untuk iPhone yang rusak atau cacat, dan terakhir huruf "P" yang menandakan bahwa iPhone tersebut adalah iPhone khusus yang dibuat untuk seseorang.
Kamu juga bisa menggunakan serial number iPhone di situs resmi untuk melihat kapan pertama kali iPhone tersebut diaktifkan.
[BACAJUGA]
4. Battery Health Yang Tidak Wajar

sumber: support.apple.com
Tingkat kesehatan baterai atau battery health menjadi suatu indikasi dari sebuah perangkat mobile. Tapi dengan kemajuan teknologi, terdapat orang-orang "nakal" yang bisa memanipulasi battery health di iPhone rekondisi jadi iPhone yang memiliki battery health 100% belum tentu dalam kondisi baru.
Salah satu cara memastikan hal ini adalah dengan melakukan pengecekan selama beberapa waktu. Jika battery health iPhone yang kamu beli memang dimanipulasi, maka battery healthnya akan turun ke angka yang tidak wajar dalam waktu cepat karena dia akan kembali ke battery health aslinya.
5. Perhatikan Wording Iklan dan Harga di Marketplace

Poin yang terakhir ini khusus untuk kamu yang terpancing dengan iPhone murah di marketplace. Biasanya penjual akan memakai kata-kata yang membingungkan dan sangat menggoda agar kamu terpancing membeli. Selain itu, kamu juga perlu curiga dengan harga yang diberikan apapun alasannya.
Hal lain yang perlu diperhatikan jika kamu ingin membeli iPhone di marketplace adalah garansinya. Kamu patut curiga jika ada yang menjual iPhone apalagi mengaku iPhone baru tapi tidak memberikan garansi.
Nah, itu dia beberapa tips untuk membedakan iPhone baru dan rekondisi. Jangan sampai kamu terpancing harga yang murah tapi ternyata zonk. Lebih baik beli gadget langsung di toko resminya ya kotakers!
Sumber: berbagai sumber
prev
1 dari 2
next
BACA JUGA BERITA INI

