space
REVIEW MARVEL SPIDER-MAN 2
PC
Senin, 17 Feb 2025
prev
1 dari 5
next

Bergelantungan di New York City melawan para penjahat super mungkin bisa dibilang sebagai mimpi banyak anak-anak dan fans Spider-Man. Peter Parker dan Miles Morales jadi sosok yang diidamkan dan memang secara realistis kita bukan Spider-Man, tetapi setidaknya game dari Insomniac ini benar-benar membawa vibes menjadi Spider-Man.

[BACAJUGA]

Spider-Man 2 menjadi game exclusive milik PlayStation selama bertahun-tahun. Gamers PC dan non-console hanya bisa melihat para gamers Spider-Man menonton mereka bermain dengan asik, tetapi rilisnya ke PC, Spider-Man 2 akhirnya bisa dimainkan.

Melanjutkan cerita dari Peter Parker paska melawan beberapa anggota Sinister Six dan Miles Morales melawan Prowler, ada ancaman terbaru dari Kraven kali ini. Rilis di PC memang ada plus dan minusnya dan akan kita bahas kali ini.

Re-release ke PC, Apa Untungnya?

Oke ini pertanyaan yang mungkin perlu kita jawab terlebih dahulu, kenapa rilis ke PC dan kenapa harus main Spider-Man 2? Jawabannya simpel, pertama tidak semua orang punya PlayStation, terutama PlayStation 5 dimana Spider-Man 2 sangat indah disana.

Akses ke PC lebih luas dan tentunya jika PC kalian memiliki spek yang sangat tinggi dan kuat, game ini akan bisa lebih baik lagi.

Mulai dari refresh rate 144Hz+, 4K, settingan grafik lainnya misalnya Ray Tracing, dan lain-lainnya. Spider-Man 2 juga terasa entah lebih cepat loadingnya di PC padahal di PS5 saja sudah terasa seamless, tetapi beberapa SSD yang punya speed sangat tinggi bisa memanfaatkan hal ini.

Tetapi memang bukan berarti hanya hal positif yang datang dari re-release ke PC dan akan kita bahas nanti, yakni mengenai performa. Ya memang, jika PC kalian monster high-end, dari sisi performa Spider-Man 2 akan sangat ganas. Tetapi dari porting pastinya ada masalah yang sulit ditepis yakni dari beberapa performance issue.

Insomniac Terlalu Memasak, Sampai GPU Juga Dimasak

Untuk konteks, 90% review session Spider-Man 2 saya datang dari PC daily driver pribadi saya yang digunakan untuk kerja dan main game. Tidak terlalu buruk, tetapi bukan PC terbaik juga karena menggunakan 6700XT.

Mungkin ini masalah AMD saja atau bagaimana tetapi ketika launch Spider-Man 2 pertama kali, ada warning bahwa driver saya tidak up-to date yang mana dari apps Adrenaline sudah drivers terakhir.

[BACAJUGA]

Sebenarnya tidak ada masalah besar karena game tetap bisa dimainkan secara normal dan biasa, tapi masalahnya ada beberapa crash yang terjadi yang entah apa penyebabnya. Tidak ada stuttering, tidak ada frame drop (ya mungkin ada tapi hanya dibawa 1%), tapi dari sesi review saya, saya terkena 3 kali call to desktop yang mana agak membingungkan. Masalah ini juga sebenarnya dihadapi oleh beberapa gamers lainnya yang diakui mereka di beragam media sosial.

Bukan hal fatal, tetapi dirasa butuh beberapa patch untuk membuat performa lebih stabil lagi. Ya, setidaknya agar tidak ada CTD random terjadi lagi dan membuat gameplay lebih smooth lagi.

Mari Bicarakan Gameplay, Masterpiece

Oke kita sudah lewati problematika porting dan re-release, mari kita bahas gameplay. Spider-Man 2 di PC masih sama dengan di PS5 dari sisi gameplay dimana Insomniac berhasil menggabungkan film, komik, dan video game dalam satu eksistensi yang melebur dengan manis.

Tiap cutscene, tiap battle, tiap dialog, action, movement, cameraworks, semuanya berpadu dengan sangat solid. Ketika banyak fans Spider-Man 2 kesal kenapa game ini tidak menang GOTY pada masanya, hal ini dapat dimengerti. Spider-Man 2 berhasil membuat saya ter-hooked dan menyedot waktu gameplay beberapa jam kedepan.

[BACAJUGA]

Dari semua sisi gameplay yang sangat seru menurut saya ada di free roam. Bergelantungan di kota New York sebagai Spider-Man merupakan hal yang sangat menakjubkan. Memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kecepatan ketika swing, ini dia adiksi di Spider-Man 2.

Tapi tidak hanya free roam swing saja karena combat juga merupakan hal yang sempurna di game ini. Spider-Man 2 berhasil membuat combat yang engaging, tidak terlalu sulit tapi tidak terlalu mudah dimana para pemain masih bisa menikmati game ini tanpa over emosian.

Tetapi boss fight adalah hal yang unggul dalam racikan Insomniac. Tiap boss fight di Spider-Man 2 terasa unik, terasa engaging, terasa seru, dan semuanya punya identitas yang berbeda. Dimulai ketika melawan Sandman yang merupakan gabungan boss fight dan tutorial basic, Lizard yang mengajarkan boss fight penuh terror, dan favorit pribadi saya yaitu melawan Venom.

Seperti New York Game Ini Sangat Penuh, Penuh Konten

Mulai dari main mission, side mission aktivitas dari aplikasi FRND, dan collectible Spider-Man 2 terasa sebagai game yang sangat penuh dengan konten, tapi tidak terasa berlebihan.

Hal ini karena di Spider-Man 2, dari sisi UI terasa clean dan tidak bloat yang mana tidak mengganggu ketika dimainkan. Hal ini jadi masalah bagi beberapa game AAA saat ini dimana layar kalian diisi terlalu banyak informasi tidak penting.

[BACAJUGA]

Perlu diapresiasi bagaimana monitor saya tidak membuat mual dan pace dari sisi gameplay yang terasa smooth dan tidak terburu-buru membuat gameplay rasanya santai, tapi ada banyak hal yang bisa dikerjakan.

Untuk menamatkan game ini, memang sangat beragam tapi jika kalian bermain dengan tidak terburu-buru dan memainkannya dengan normal, bisa bertahan sangat lama. Belum lagi menghitung 100% dimana Spider-Man 2 bisa membuat kalian betah berminggu-minggu memainkan game ini tanpa henti.

Jadi jika kalian mencari game yang bisa lama kalian mainkan tanpa henti dan have fun dengan tempo kalian, Spider-Man 2 bisa jadi game yang kalian cari.

Banyak Hal Keren, Worthed Ditukar Dengan Portingan Jelek?

Kita membahas bagaimana game ini memberikan pengalaman gaming yang sangat baik mulai dari gameplay sampai konten. Tetapi pertanyaan pentingnya apakah layak dimainkan di PC?

Jujur beberapa framedrop, crash, dan masalah drivers membuat game ini agak menyebalkan dimainkan. Saya sangat berusaha untuk menikmati Spider-Man 2 tapi di lain tangan, masalah port dan performa sangat mengganggu ketika dimainkan.

[BACAJUGA]

Ya memang tidak separah pengalaman gamers lainnya, tapi untuk game AAA dengan harga AAA seharusnya portingan ke PC ini bisa dilakukan lebih baik lagi dari sisi Insomniac.

Kesimpulan

Spider-Man 2 adalah game yang sangat wajib semua gamers mainkan sepanjang hidup mereka. Baik pemain kasual maupun hardcore, Spider-Man 2 bisa menyediakan pengalaman gaming yang positif.

Tetapi tidak di PC karena walau dengan PC yang sangat oke dari sisi performa dan spec, Spider-Man 2 masih punya masalah besar dalam port mereka. Hal ini bukan masalah kecil karena Spider-Man 2 bukan game dengan budget rendah dan tidak bisa permisif mengenai masalah ini

Kesimpulan Review Marvel Spider-Man 2

Marvel Spider-Man 2

65 KOTAKGAME RATING
  • (+) KELEBIHAN
  • Gameplay dan story papan atas
  • Free roam dan open world yang asik
  • Port ke PC bawa high refresh rate dan resolusi tinggi
  • (-) KEKURANGAN
  • Port yang kurang begitu baik
  • CTD/Crash berkali-kali
  • Terlalu resource hogging

 

prev
1 dari 5
next
BACA JUGA BERITA INI
close