space
REVIEW LITTLE NIGHTMARES III
xboxone
Rabu, 08 Oct 2025
prev
1 dari 3
next

Little Nightmares bisa dibilang sebagai franchise atau IP platformer yang agak berbeda dengan platformer lainnya. Fokus kepada game design yang dimainkan di medium 2D (mayoritasnya), art style Little Nightmares yang biasanya jadi sorotan utama dengan detail yang juga cukup seram jadi hal utamanya. Kuat dari art design dan atmosfer yang dibawakan game, Little Nightmares 3 kembali membawa hal tersebut dan lebih baik lagi bahkan dari Little Nightmares 2.

Dengan art direction yang oke, art design yang jujur sangat keren, sayangnya dari sisi gameplay sebenarnya tidak ada peningkatan yang signifikan. Masih platformer horror seperti dulu, memang saya paham genre ini agak sedikit terbatas, tetapi memang tidak ada hal yang “wah” dalam sisi gameplay. Bahkan bisa dibilang dari sisi gameplay jadi agak kurang baik karena game ini terasa fokus kepada sisi co-op multiplayer mereka yang mana untuk beberapa sesi, bermain single player dengan AI yang disediakan jadi terasa sulit.

[BACAJUGA]

Gameplay Fokus Multiplayer Co-op


Kali ini agak sedikit berbeda dari karakter yang dimainkan. Kali ini kita tidak main sebagai Six, tetapi duo baru yang hadir di Little Nightmares 3 yaitu Low dan Alone yang bertemu di mimpi buruk dan harus saling membantu satu sama lain. Keduanya juga punya keunikan mereka dari sisi gameplay, yakni ada yang menggunakan busur ada juga kunci Inggris yang mempengaruhi puzzle maupun combat nanti.

Tetapi sayangnya untuk AI di Little Nightmares 3 agak… kurang oke. Pasalnya untuk beberapa tempat terasa AI yang hadir melakukan hal yang dipertanyakan. Tanpa memberikan spoiler banyak, ada tempat di awal-awal game dimana kalian harus melawan banyak serangga terbang. Sebenarnya simpel, cukup dipanah sekali dan dipukul ketika jatuh. Tapi terkadang AI yang hadir seperti jarang bergerak atau dodge yang akhirnya langsung terkena serangan one shot, kembali ke checkpoint. Hal ini juga terjadi di beberapa boss atau tempat yang memang sebenarnya agak sulit, tapi untuk bermain single player rasanya masih bisa diperbaiki lagi.

Memang Kuat Dari Art Design dan Direction


Tapi tidak bisa dipungkiri jika Little Nightmares 3 adalah game yang indah. Bukan sembarang indah dengan warna yang pop off dan vibrant, bukan game yang indah dengan senyum dan tawa, Little Nightmares 3 adalah mimpi buruk yang indah, sempurna, dan gelap.

Little Nightmares 2 saya pikir adalah peak dari serial ini dengan imajinari dan juga art direction mereka, tetapi dibuktikan salah dengan rilisnya Little Nightmares 3 dimana game terasa gelap dan suram tetapi masih ada estetika yang mengagumkan, seperti sesuatu yang menarik jiwa kita kedalam. Menimbulkan rasa penasaran, Little Nightmares 3 adalah mimpi buruk yang membuat orang ingin selalu tidur tapi secara bersamaan ingin lari kabur dari ini.

[BACAJUGA]

Mulai dari banyak objek yang dibuat dengan direksi gigantisme (sebenarnya kita yang kecil juga sih), juga pengambilan sudut kamera yang membuat semua hal sekitar memang terlihat sangat besar, membuat pemain seperti tidak berarti dan sangat kecil. Direksi ini yang saya rasa sangat tepat di Little Nightmares 3 dan membuat gameplay semakin imersif dibandingkan misalnya mereka melakukan art direction yang lain.

Sangat Fun Dimainkan Co-op


Seperti yang saya sudah disebutkan sebelumnya bahwa game ini jika dimainkan terasa seperti “Nightmare,” tetapi cukup fun dimainkan co-op. Mungkin memang game ini awalnya dibuat untuk fokus kepada game co-op sehingga terasa lebih polished dan tidak membuat pusing kepala. Berbeda jika dimainkan solo, Little Nightmares 3 memang wajib kalian mainkan berdua nih.

Untuk beberapa level terkadang bisa terjadi hal lucu yang bisa kalian nikmati berdua baik bersama teman atau keluarga. Terutama di boss level atau momen stealth dan hal ini sulit dijelaskan karena serunya game co-op itu ya memang harus dinikmati secara langsung. Overall, Little Nightmares 3 adalah game co-op dan harus dinikmati seperti itu.

Audio Sangat Underrated di Little Nightmares 3


Sangat rekomen kalian bermain Little Nightmares 3 di tempat yang sunyi dan hanya ada suara TV atau headphone kalian menemani karena audio design dari Little Nightmares 3 merupakan salah satu yang asik disini. Bagaimana suara senyap yang mengikuti juga suara-suara yang hadir karena movement atau action karakter kalian, ini membantu dalam membangun atmosfer.

Selain itu juga Little Nightmares 3 memang tidak ada banyak musik atau audio yang dirasa berlebihan atau mengganggu dan ini juga membantu bagaimana gameplay berjalan, sebagian besar diisi oleh ambience sound yang mengangkat kualitas pengalaman bermain.

Tidak Untuk Gamers Yang Tidak Sabaran


Tapi memang mungkin agak sedikit berbeda dengan Little Nightmares 2, ada di pace. Pace di Little Nightmares 3 lebih lambat dan mungkin kalian harus bersabar dibandingkan game horror lain dan juga Little Nightmares sebelumnya.

Ya sebenarnya memang Little Nightmares adalah IP yang slow burn, tetapi di game ketiga ini terasa agak lebih lambat walau memang ada moment di awal dan pertengahan game yang cukup menegangkan, tetapi pace bisa surut lagi.

Hal ini kurasa sangat menarik karena asumsi saya karena game Little Nightmares 3 mungkin dibangun untuk co-op sebagai pikiran utama. Untuk game yang santai dan lambat, jujur co-op jadi pilihan yang tepat. Tapi sayangnya review ini lebih banyak saya mainkan sebagai game single player dan terasa lambat pace game ini.

[BACAJUGA]

Desain Karakter dan Musuh yang Ikonik


Nah mungkin dari semua hal yang ada di Little Nightmares 3, ini hal favorit saya, desain. Desain monster, desain Low dan Alone, sampai mob yang mungkin hanya hadir sekali dua kali semuanya sangat ikonik. Semua punya karakter dan semua jadi favorit saya di Little Nightmares 3.

Salah satunya adalah boss yang mengintai terus di awal sampai mid game yang mana sangat mengerikan. Tapi desain yang dihadirkan di Little Nightmares 3 mampu menyeimbangkan mana yang seram, menjijikkan, juga indah yang tentunya bukan hal mudah untuk dilakukan.

Low dan Alone juga mendapatkan desain yang menurut saya sangat keren dan ikonik. Keduanya memperlihatkan karakteristik melalui desain dan dari visual kalian bisa menilai karakter dan sifat mereka.

Kesimpulan

Little Nightmares 3 merupakan game yang indah untuk kalian mainkan terutama untuk bermain co-op. Sayangnya AI untuk bermain single player terkadang sangat menjengkelkan, jadi daripada kalian marah dan takut sendirian, lebih baik marah dan takut berdua.

Kesimpulan Review

Little Nightmares III

80 KOTAKGAME RATING
  • (+) KELEBIHAN
  • Atmosfer masih seram
  • Puzzle dan platforming yang asik
  • Co-op terasa polish
  • (-) KEKURANGAN
  • AI single player kurang dipoles
prev
1 dari 3
next
BACA JUGA BERITA INI