Marcus Lehto, yang terkenal karena peran utamanya dalam menciptakan Game Halo yang fenomenal, baru-baru ini mengundurkan diri dari posisinya sebagai direktur game di Ridgeline Games dan Electronic Arts (EA). Lehto, yang bertanggung jawab untuk pengembangan seri baru Battlefield, menyatakan kepergiannya melalui profil Facebook dan LinkedIn-nya, menciptakan spekulasi tentang alasan di balik keputusannya ini.
Pada profil media sosialnya, terdapat perubahan yang menarik, di mana tidak ada lagi referensi eksplisit tentang Ridgeline Games. Sebaliknya, fokusnya tampak lebih tertuju pada prestasi sebelumnya sebagai pencipta seri Halo dan proyek terbarunya, Disintegration. Meskipun Lehto dan EA belum memberikan pernyataan resmi, kepergiannya dari Ridgeline Games menjadi misteri tersendiri.
Baca ini juga :
» Datang Bawa Gebrakan, Battlefield 6 Open Beta Kalahkan Rekor Puncak Pemain Call of Duty di Steam
» EA Ogah Bikin The Sims 5, Takut DLC The Sims 4 Selama 10 Tahun Hilang Gitu Aja
» Battlefield 6 Pamerkan Trailer Baru, Akan Ada Campaign Mode!
» Battlefield 6 Diperkirakan Rilis 10 Oktober Dengan Price Tag $80
» Battlefield 6 Dapatkan Title Resmi, Rilis Waktu Dekat Ini?
» Terjadi Lagi, EA Dilaporkan Lakukan Layoff Sampai 300 Pegawai Mereka
» Rayakan 25 Tahun The Sims, EA Merilis Ulang The Sims dan The Sims 2 Untuk Platform PC
» [RUMOR] The Sims 1 & 2 Akan Dirilis Ulang Oleh EA Tanggal 31 Januari 2025 Pada 25th Birthday Bundle
Seems like @game_fabricator has left EA, removing all references of battlefield from his bio, problems are starting already? pic.twitter.com/kqzsWCnTl6
— DANNYonPC (@DANNYonPC) February 24, 2024
Tidak diketahui apakah Lehto meninggalkan perusahaan secara sukarela atau melalui pemutusan hubungan kerja. Namun, sebuah foto yang diunggah olehnya bersama timnya saat makan siang, pada awal bulan ini, memberikan petunjuk bahwa perpisahan tersebut mungkin terjadi dengan tiba-tiba. Kepergiannya dari Ridgeline Games terjadi setelah ia bergabung dengan Electronic Arts pada tahun 2021, pasca-peluncuran Battlefield 2042 yang menerima tanggapan kurang memuaskan.
Ridgeline Games sendiri didirikan dengan tujuan memperkuat kampanye single player dalam game Battlefield, dengan rencana EA untuk membuat Battlefield berikutnya sebagai "reimajinasi" dari pengalaman sebelumnya. Sementara itu, studio Battlefield lainnya, Ripple Effect, sedang aktif mengembangkan Battlefield dengan konten yang baru sementara multiplayer dari DICE masih dalam proses pengembangan. Seluruh dinamika ini menambah lapisan misteri terhadap arah dan visi masa depan dari seri Battlefield yang sangat diantisipasi.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.