space
PREVIEW HANDS-ON ELDEN RING NIGHTREIGN - SAATNYA TERSIKSA BARENG TEMAN MABAR
xboxone
Rabu, 12 Feb 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Elden Ring, game yang sejak awal perilisannya sudah disukai banyak gamer khususnya pecinta game souls-like ini tidak berhenti berinovasi meskipun sudah memenangkan berbagai penghargaan. Mulai dari memenangkan GOTY 2022 sampai menjadi DLC pertama yang masuk nominasi GOTY pada 2024 lalu dengan DLC Elden Ring Shadow of the Erdtree, kali ini Elden Ring kembali memberikan hadiah untuk fans mereka dengan mengumumkan game terbaru, Elden Ring Nightreign pada Desember 2023 lalu.

Baca ini juga :
» Pendaftaran Network Test Elden Ring Nightreign Telah Dibuka
» George RR Martin, Salah Satu Penulis Game Elden Ring Bocorin Bakal Ada Adaptasi Film Elden Ring
» Hidetaka Miyazaki Terbuka Jika Ada Adaptasi Elden Ring Ke Medium Lain
» Banyak Gamers Ngeluh, FromSoftware Berikan Update Terbaru Elden Ring Dan Mudahkan Bagian Awal DLC
» The Real Soulslike - ELDEN RING™ Shadow of the Erdtree Siap Bikin Kapok Tanpa Ampun
» CD Projekt Red “Kirim” Geralt Untuk Kalahkan Mohg Sekaligus Ucapkan Selamat Kepada FromSoftware
» Hidetaka Miyazaki Punya Keinginan Untuk Membuat Game JRPG
» ELDEN RING Shadow of the Erdtree Menjadi DLC Dengan Skor Tertinggi
KotakGame, bersama beberapa media lain di Asia Tenggara diundang ke kantor Bandai Namco Entertainment Asia di Singapura pada tanggal 4 Februari lalu untuk menjadi salah satu yang pertama mencoba Elden Ring Nightreign, seberapa seru game ini? Ayo kita bahas!

Fokus pada Multiplayer, Sensasi Souls-Like yang Berbeda



Ketika pada game souls-like lain multiplayer hanya menjadi satu fitur pendukung dan opsional, Elden Ring Nightreign justru fokus menjadi game multiplayer yang seru. Memang game ini bisa dimainkan secara solo namun, fokus utama mereka adalah memberikan pengalaman multiplayer trio, faktanya, tidak ada balancing seperti penambahan reward jika pemain bermain solo dan hanya akan memberikan tantangan lebih sehingga bermain trio sangat disarankan.

Gameplay utama Elden Ring Nightreign adalah bertahan hidup melewati 3 malam di area bernama Limveld, sebuah daerah yang terinspirasi, bahkan memiliki banyak tempat yang mirip dengan Limgrave dari Elden Ring. Ketika memulai game ini, kalian akan merasa seperti bermain game battle royale dimana kita akan drop di suatu area dari Limveld dan nantinya akan ada circle yang terus mengecil dimana jika kita berada di luar circle maka HP karakter akan terus berkurang.

Tujuan akhir dari circle tersebut adalah sebuah boss yang yang harus dikalahkan oleh player dan timnya di setiap akhir malam. Ketika boss ini dikalahkan, hari akan berganti dan seluruh map akan terbuka kembali. Proses ini akan terulang sampai seluruh tim player dikalahkan oleh boss tersebut atau sampai tim berhasil mengalahkan boss terkuat di malam ketiga yang disebut Night Lord.

Kerja Sama Adalah Kunci



Di Elden Ring Nightreign, player tidak diminta untuk membuat karakter sendiri melainkan akan memainkan satu dari delapan Nightfarer yang disediakan, setiap karakter memiliki sebuah passive, skill dan ultimate yang bisa digunakan ketika cooldown selesai. Pada hands-on kali ini, kami hanya diberikan 4 Nightfarer untuk dimainkan, Wylder yang merupakan karakter dengan attack dan defence yang seimbang, Duchess yang memiliki serangan cepat namun HP yang tipis, Guardian sang tanker, dan Recluse yang berfokus pada magic.

Seperti yang sudah kami tulis, setiap karakter memiliki skill dan ultimate yang sangat membantu namun memiliki cooldown, karena itu, berkomunikasi mengenai Nightfarer yang akan dipilih serta kapan menggunakan skill menjadi kunci dari kemenangan. Seperti contoh, Recluse memiliki ultimate yang bisa memberikan debuff ke musuh yang membuat mereka terkena damage lebih tinggi, debuff ini bisa dimanfaatkan oleh Wylder yang memiliki ultimate ber-damage besar dan ditutup dengan skill dari Recluse yang bisa memutar waktu dan membuat musuh di sekitar terkena damage kembali dari beberapa detik sebelumnya.

Setiap pemain akan memulai permainan dengan equipment basic dan akan mencari equipment di sepanjang permainan. Setiap equipment memiliki Ash of War yang bisa dipakai saat di equip dan passive yang akan selalu aktif. Setiap karakter hanya memiliki 6 slot untuk senjata, berkomunikasi ketika menemukan sebuah senjata yang cocok dengan rekan tim juga akan sangat membantu.



Selain itu, pemain juga bisa membangkitkan rekan tim ketika mereka dikalahkan selama masih dalam waktu tertentu, jika terlambat, maka pemain yang dikalahkan akan kembali ke Grace terdekat dan kehilangan 1 level. Namun, ketika melawan boss di akhir malam termasuk Night Lord, pemain tidak akan respawn ketika dikalahkan dan akan memasuki mode “down” secara permanen sampai ada rekan yang menolong atau sampai seluruh tim dikalahkan. Jika seluruh tim dikalahkan saat melawan boss di akhir malam maka game akan berakhir dan seluruh party akan kembali ke Round Table.

Pengambilan Keputusan yang Cepat Sangat Dibutuhkan



Dengan waktu yang terbatas, membuat rute farming yang tepat menjadi kunci untuk mengalahkan boss dan Nightlord. Selain boss pada akhir malam, pemain juga akan bertemu dengan monster biasa, dan minor boss yang berasal dari game FromSoftware sebelumnya. Selain kerja sama, tim juga harus kompak dalam memilih hal yang akan dilakukan, apakah akan farm Rune dengan mengalahkan monster kecil, mencari equipment di kotak harta karun, atau mengalahkan minor boss yang tersedia.

Ketika pemain mengalahkan minor boss di field serta boss di akhir malam, akan ada sebuah altar dimana pemain dapat memilih satu dari tiga hadiah. Hadiah ini dapat berupa item, equipment, hingga buff yang sangat membantu. Namun perlu diingat, mencoba melawan minor boss saat level rendah ataupun dikalahkan oleh minor boss akan membuang waktu permainan dan bisa membuat kalian terpaksa melawan boss dengan level dan equipment yang belum cukup dan mengakibatkan game over.

Alasan Untuk Terus Bermain



Equipment yang didapatkan pada permainan akan menghilang dan kita akan selalu mengulang permainan dengan basic equipment seperti sword and buckler untuk Wylder dan Spear and Shield untuk Guardian. Lalu apa yang akan pemain dapatkan ketika menyelesaikan permainan? Jawabannya adalah Relic.

Relic merupakan sebuah item yang bisa dipasang ke setiap Nightfarer. Sejauh ini Relic terbagi menjadi 4 warna, merah, kuning, hijau, dan biru. Setiap karakter memiliki 3 slot Relic dan Relic harus dipasang sesuai dengan warna slot yang dimiliki karakter tersebut. Seperti Guardian yang memiliki 2 slot Relic kuning dan 1 hijau, serta Duchess dengan 2 slot hijau dan 1 biru.

Sejauh ini, Relic yang pernah kami temukan sangat beragam beberapa Relic memberikan buff dasar seperti “+1 poise” sementara Relic lain memberikan Ash of War yang bisa dipakai saat awal permainan. Ada juga Relic dengan efek khusus seperti menarik aggro monster ketika menangkis. Relic paling berguna yang kami temukan adalah Relic yang memiliki efek khusus untuk Nightfarer tertentu, dalam 6 jam permainan, kami hanya menemukan 1 Relic dengan efek tersebut yaitu Relic yang memberikan defend tambahan ke Guardian ketika mereka menangkis.

Selain itu, kita juga akan mendapatkan Rune yang bisa dipakai untuk upgrade Relic namun sayangnya fitur ini belum diimplementasikan pada hands-on kemarin. Menurut kami masih ada banyak hal yang perlu ditambahkan untuk terus menarik minat pemain untuk kembali melawan boss di Limveld selain hanya untuk farming Relic.

Banyak Ruang Untuk Improvisasi



Kami sadar bahwa hands-on ini masih jauh dari final yang akan dirilis nanti, selain masih hanya memiliki 1 Night Lord, kami juga baru menemukan 2 set boss pada versi ini. Kami menyadari bahwa kami hanya memiliki 2 tempat mulai yang berbeda dan hal ini yang menentukan boss yang akan kami lawan.

Set boss pertama yang kami lawan adalah Centipede Demon (yang mirip dengan boss dari Dark Soul) pada malam pertama dan dilanjutkan dengan Margit, the Fell Omen pada malam kedua. Set selanjutnya adalah Demi Human Queen + Demi Human Swordmaster pada malam pertama, dan Draconic Tree Sentinel yang dikawal 2 mini-boss ksatria berkuda lain. Tentunya FromSoftware akan menambahkan boss dan Night Lord lain sebelum perilisan namun kami harap mereka akan membuat boss setiap malam benar-benar acak dan tidak memasukkan mereka menjadi set yang sudah diatur.

Selain itu, sebagai game yang fokus pada multiplayer, sangat disayangkan kalau player tidak bisa membuat premade party ataupun bertemu player lain di lobby. Untuk bermain bersama teman, 2 atau 3 pemain harus memasang password sebelum matchmaking dan mereka akan bertemu selama memiliki password yang sama.

Kurangnya fitur komunikasi seperti quick chat dan voice chat juga menjadi masalah tersendiri untuk game yang perlu komunikasi yang banyak. Semoga FromSoftware menambahkan fitur ini untuk mempermudah diskusi dan pemberian informasi kepada rekan tim.

Kesimpulan



Elden Ring Nightreign memberikan angin segar kepada pecinta souls-like khususnya mereka yang suka bermain co-op. Game ini tetap menyediakan boss-boss yang sulit dikalahkan meskipun sudah main bertiga dan tetap memberikan hadiah yang memuaskan setiap mengalahkan mereka.

Fitur Nightfarer dan distribusi status yang otomatis setiap menaikkan level di Grace juga membuat entry-barrier game ini menjadi berkurang sehingga tetap bisa dinikmati mereka yang belum pernah bermain Dark Souls, Bloodborne, maupun Elden Ring. Tentunya mereka yang sudah pernah bermain akan memiliki keunggulan dari pengalaman dan bagaimana mereka sudah mengetahui beberapa moveset musuh dan boss.



Meskipun ada banyak hal yang bisa ditingkatkan dari sisi multiplayer, random event encounter, hingga jumlah boss, namun mengingat versi yang kami mainkan adalah versi early-build, hal ini kami rasa sudah dipikirkan dan akan diimplementasi oleh FromSoftware ketika gamenya rilis nanti.

Sayangnya kita masih harus menunggu mengingat Elden Ring Nightreign baru akan rilis pada 5 Mei 2025 untuk PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X | S, serta PC. Tapi buat kalian yang sudah daftar dan beruntung, kalian bisa ikuti close network test Elden Ring Nightreign pada 14 Februari nanti di PS5 dan Xbox Series X | S.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close