



Kabar mengejutkan datang dari dunia game. Data pribadi milik lebih dari 89 juta pengguna Steam dilaporkan telah diretas dan dijual di forum dark web. Meski sumber pasti dari kebocoran ini masih belum jelas, para pengguna disarankan segera memperbarui keamanan akun mereka.
Peristiwa ini pertama kali mencuat pada Minggu lalu ketika perusahaan keamanan siber Underdark mengunggah laporan tentang potensi pembobolan data ke akun LinkedIn mereka. Informasi tersebut kemudian disebarluaskan oleh pengguna X (sebelumnya Twitter) bernama @Mellow_Online1, seorang pengamat game yang cukup aktif, seperti dilaporkan oleh media teknologi XDA.
Dalam laporan yang dibagikan Underdark, disebutkan bahwa seorang individu dengan nama pengguna Machine1337 mengklaim telah berhasil membobol data dari platform game terbesar di dunia, Steam. Ia memposting informasi ini di sebuah forum dark web populer dan menawarkan data lebih dari 89 juta pengguna dengan harga $5.000 (sekitar Rp80 juta).
Tidak hanya sekadar mengklaim, Machine1337 juga menyertakan sejumlah bukti untuk mendukung pernyataannya. Termasuk di dalamnya adalah tautan ke sampel data, kontak Telegram, hingga informasi vendor internal yang mengisyaratkan bahwa ia mungkin memiliki akses yang lebih dalam ke sistem.
Namun, ada dugaan kuat bahwa kebocoran ini tidak berasal langsung dari sistem utama Steam, melainkan dari pihak ketiga yang bekerja sama atau memiliki hubungan integrasi dengan Steam. Awalnya, Mellow_Online1 menduga bahwa layanan pihak ketiga tersebut adalah vendor bernama Trillio. Namun, pihak Valve — perusahaan induk dari Steam — menepis dugaan tersebut dan mengonfirmasi bahwa mereka tidak menggunakan layanan dari Trillio.
Baca ini juga :» Siap-Siap Baper! Dua Game Klasik "The Prince of Tennis" Segera Hadir di Switch & Steam
» Crystalfall Sudah Early Access, ARPG dengan Build Bebas Ini Bisa Dimainkan Gratis di Steam
» Valve Dirumorkan Bikin SteamGPT Buat Lawan Cheater CS2
» Komdigi Buka Forum Bareng Gamedev Indo Bahas Isu IGRS
» Steam Resmi Minta Maaf Mengenai Isu Rating Sistem IGRS
» Steam Terlihat Persiapkan Fitur Baru, Bisa Lihat Perkiraan FPS Yang Akan Dibeli
» Komdigi Resmi Klarifikasi Soal Rating Sistem IGRS Di Steam
» Steam Rilis Pricing Conversion Tools Terbaru, Bisa Buat Harga Lebih Masuk Akal?
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang lebih rinci dari Valve mengenai bagaimana kebocoran ini bisa terjadi dan seberapa besar dampaknya terhadap pengguna. Media teknologi Mashable sudah menghubungi Valve untuk meminta konfirmasi dan informasi lebih lanjut, namun belum ada tanggapan resmi.
Karena situasi yang masih belum jelas, sangat disarankan bagi seluruh pengguna Steam untuk segera mengambil langkah pencegahan. Beberapa tindakan yang bisa dilakukan antara lain:
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.