space
ARKNIGHTS TERSANDUNG LAGI, SKIN BLAZE DITUDING JIPLAK FAN ART BLOODBORNE
PC
Rabu, 05 Nov 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Nama Arknights kembali jadi sorotan setelah salah satu skin karakternya diduga menjiplak karya seniman independen. Kasus ini muncul dari laporan Anato Finnstark, ilustrator asal Prancis yang menyadari kemiripan mencolok antara fan art Bloodborne miliknya dan latar belakang pada skin “Explosive Blue Flame Blaze”.

Baca ini juga :
» Sutradara Anime Sekiro: No Defeat Minta Fans Hindari Trailer Terbarunya Akibat Spoiler
» Persaingan Game Anime Makin Ketat, PlayPark Mulai Bidik Talenta di Indonesia
» Habis Disapu Bersih! RRQ Hoshi & RRQ Tora Terbantai di MPL S18 Week 2
» Yu Yu Hakusho Live Action Resmi DIbuat, Setting di Arc 'Demon Plane Unification Tournament
» Satu Dekade AFAID 2026: Intip Line-up Pengisi Acara, Bintang Tamu, dan Harga Tiketnya!
» Dari Naruto Hingga Nobita: Fenomena Penggunaan Nama Anime Warga Indonesia
» Pakai IP Anime dan Game Jepang Untuk Meme dan Politik, Amerika Ditegur Pemerintah Jepang
» Call of Duty: Mobile Siapkan Kolaborasi Tak Terduga dengan Honkai Impact 3rd

Dalam karyanya yang diunggah pada tahun 2020, Anato menggambar menara jam ikonik dari Bloodborne. Namun, bagian kaca besar berbentuk lingkaran di tengah ilustrasi itu tampak muncul kembali di skin Blaze lengkap dengan pola dan bentuk yang nyaris identik. Meski ada sedikit modifikasi, kemiripan tersebut terlalu spesifik untuk dianggap kebetulan.

Temuan ini awalnya ramai dibahas oleh komunitas lewat unggahan akun X (Twitter) @SUPAH_SUPAH, yang menyoroti perbandingan dua gambar tersebut. Postingan itu dengan cepat menyebar di kalangan pemain Arknights dan penggemar seni digital.

Skin bertema Halloween itu sebenarnya sudah dirilis sejak tahun lalu, namun baru kali ini indikasi plagiarisme terungkap setelah sang seniman menandai akun resmi Arknights di media sosial. Hingga saat artikel ini ditulis, Hypergryph selaku developer belum memberikan pernyataan resmi.

Menariknya, ini bukan pertama kali Arknights dikaitkan dengan isu serupa. Pada pertengahan tahun lalu, skin Ascalon juga sempat menjadi bahan perdebatan setelah ketahuan menggunakan pola dari monster Shagaru Magala di seri Monster Hunter. Kasus itu bahkan berujung pada pemecatan sang desainer oleh pihak studio.

Insiden terbaru ini menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan penggemar soal bagaimana tim desain Hypergryph mengelola aset visualnya. Banyak pemain berharap studio tersebut bisa lebih menghargai orisinalitas dan memberikan klarifikasi terbuka agar kepercayaan komunitas tidak semakin luntur.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close