



Prosesor AMD EPYC Embedded 2005 Series resmi hadir, menawarkan kinerja tinggi, efisiensi daya terbaik, dan desain yang sangat ringkas untuk menjawab tantangan beban kerja berbasis AI di sektor jaringan, penyimpanan, dan industri.
Transformasi digital yang didorong oleh beban kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) telah mengubah kebutuhan mendasar sistem infrastruktur tertanam (embedded infrastructure). Arsitek sistem kini dituntut untuk menyediakan kepadatan komputasi yang jauh lebih tinggi, efisiensi energi yang unggul, dan daya pakai yang lebih panjang—semua dikemas dalam desain yang semakin kecil dan hemat daya. Kebutuhan ini mencakup berbagai aplikasi, mulai dari sakelar jaringan, router, cold storage berbasis cloud, hingga robotika canggih dan aplikasi kedirgantaraan.
AMD, melalui inovasinya, menjawab permintaan pasar yang terus berkembang ini dengan meluncurkan prosesor AMD EPYC™ Embedded 2005 Series. Prosesor ini dirancang untuk menghadirkan performa tinggi, efisiensi daya yang ekstrem, serta keandalan dan keamanan tingkat lanjut yang mutlak diperlukan untuk operasi 24/7 di lingkungan infrastruktur krusial.
Salah satu keunggulan utama dari AMD EPYC Embedded 2005 Series adalah desainnya yang revolusioner. Prosesor ini dikemas dalam format BGA (Ball Grid Array) berukuran hanya 40mm x 40mm. Desain terintegrasi yang ringkas ini diklaim 2,4 kali lebih kecil dibandingkan solusi yang setara, seperti Intel Xeon 6500P-B, memungkinkan para perancang sistem untuk mengoptimalkan performa dan biaya. Paket BGA ini tidak hanya menghemat ruang tetapi juga meningkatkan integritas sinyal dan manajemen termal yang lebih baik.
Didukung oleh arsitektur "Zen 5" yang telah teruji, seri ini menawarkan spesifikasi teknis yang mengesankan:
Dalam hal efisiensi, prosesor EPYC Embedded 2005 menunjukkan kepadatan kinerja superior. Prosesor ini mampu menghadirkan frekuensi CPU boost hingga 28 persen lebih tinggi dan frekuensi CPU dasar 35 persen lebih tinggi, dengan setengah TDP dari solusi Intel Xeon 6503P-B yang sebanding. Keseimbangan luar biasa antara kemampuan komputasi dan efisiensi daya inilah yang menjadikan EPYC Embedded 2005 Series ideal untuk sistem jaringan, penyimpanan, dan industri yang sangat terbatas ruang dan daya.
Baca ini juga :» Era Baru Laptop AI: ASUS Resmi Buka Pre-Order Zenbook Next-Gen di Indonesia!
» Asus Resmi Pamit? Tidak Ada Smartphone Baru di 2026, Fokus Beralih ke AI
» X Batasi Fitur Visual Grok AI Setelah Diblokir di Indonesia
» ASUS ExpertCenter Pro ET900N G3: Menghadirkan Kekuatan Superkomputer AI di Atas Meja Kerja
» Lenovo di CES 2026: Era Baru Laptop Bisnis dengan "Smarter AI for All"
» Game Dev Ini Hapus AI Slop Game Karena Sang Pacar Tidak Suka AI Gen
» Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Blokir Grok AI: Melawan Konten Asusila Digital
» Waspada Deepfake! Kemkomdigi Soroti Grok AI di X Terkait Konten Asusila
Infrastruktur tertanam sering kali memerlukan operasi berkelanjutan tanpa henti. EPYC Embedded 2005 Series dirancang secara spesifik untuk performa always-on 24/7, mendukung operasi di lapangan hingga 10 tahun.
Komitmen AMD terhadap durabilitas melampaui masa pakai produk; dukungan yang diperpanjang juga mencakup:
Prosesor ini dilengkapi dengan fitur Reliability, Availability, and Serviceability (RAS) tingkat lanjut yang secara proaktif mendeteksi, mencegah, dan memperbaiki kesalahan, guna meminimalkan downtime dan memperpanjang umur sistem. Fitur khusus aplikasi seperti dukungan Baseboard Management Controller (BMC), PCIe Hot Plug, dan ROM multi-SPI turut meningkatkan fleksibilitas desain di lingkungan jaringan dan penyimpanan.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.