space
RESMI, PELAKU RINGING DI PMNC ID SPRING KENA DISKUALIFIKASI DAN SANKSI 3 TAHUN
OL
Kamis, 12 Feb 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Kasus pelanggaran kembali mencoreng skena kompetitif PUBG Mobile Indonesia. Dalam pernyataan resmi terkait 2026 PMNC ID Spring, pihak penyelenggara mengumumkan adanya diskualifikasi dan sanksi berat atas praktik “ringing” yang terjadi di fase kompetisi.

Baca ini juga :
» Hukuman Kramm Dikurangi, MPL Malaysia Tegaskan Status Major Infraction Tetap Berlaku
» Resmi, Esports World Cup 2026 Pindah dari Riyadh ke Paris
» ONIC Esports Kini Punya Head Chef Sendiri, Gaming House Makin Mirip Tim Olahraga Profesional
» Roster Timnas PUBG Mobile Indonesia untuk Asian Games 2026 Resmi Diumumkan
» Bigetron Terancam Gagal Playoff MPL ID S17, Lose Streak Bikin Fans Panik!
» PB ESI Umumkan Roster Timnas Fighting Game Indonesia untuk Asian Games 2026
» Janji “RRQ Gagal Playoff Gue Botak” Jadi Nyata, Rinz Kini Tampil Plontos
» Yuka Nilai RRQ Harusnya Sudah Rombak Sejak Musim Lalu, Hanya Sutsujin dan Dyrenn yang Layak Dipertahankan?

Berdasarkan keterangan resmi, pelanggaran tersebut terjadi di Group 3 – Phase 3 PMNC ID Spring 2026. Tim yang terlibat terbukti melakukan praktik “ringing” atau penggunaan pemain yang tidak terdaftar secara resmi dalam roster saat pertandingan berlangsung. Tindakan ini jelas melanggar regulasi turnamen yang mengatur keabsahan pemain dan integritas kompetisi.

Sebagai konsekuensi, tim tersebut langsung didiskualifikasi dari ajang PMNC ID Spring 2026. Tidak hanya itu, pihak yang terlibat juga dijatuhi sanksi larangan berkompetisi selama tiga tahun di seluruh turnamen resmi PUBG Mobile yang berada di bawah naungan penyelenggara terkait.

Praktik “ringing” sendiri merupakan bentuk kecurangan yang cukup serius dalam dunia esports. Dengan mengganti atau meminjam pemain di luar roster resmi, sebuah tim bisa mendapatkan keuntungan kompetitif yang tidak adil. Hal ini tentu merugikan tim lain yang bertanding secara sah dan mematuhi aturan.

Keputusan tegas berupa banned tiga tahun menunjukkan bahwa penyelenggara ingin menjaga kredibilitas ekosistem kompetitif PUBG Mobile di Indonesia. Turnamen seperti PMNC menjadi gerbang penting bagi tim-tim komunitas untuk naik ke level lebih tinggi. Karena itu, integritas dan transparansi menjadi fondasi utama agar jalur kompetitif tetap sehat.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi seluruh peserta turnamen, baik pemain maupun manajemen tim, untuk benar-benar memahami dan mematuhi rulebook yang berlaku. Dalam skena yang semakin profesional, pelanggaran sekecil apa pun bisa berujung pada sanksi berat yang berdampak panjang terhadap karier pemain.

Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan ekosistem PUBG Mobile Indonesia tetap kompetitif, adil, dan profesional ke depannya.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close