



Brand gaming asal Malaysia, TODAK, resmi mengumumkan transformasi besar melalui inisiatif TODAK 2.0. Dalam fase baru ini, TODAK tidak lagi berfokus sebagai organisasi esports semata, melainkan memposisikan diri sebagai brand esports lifestyle performance dengan ambisi global.
Baca ini juga :» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» MPL Malaysia Season 17 Resmi Franchise, RRQ dan Bigetron Siap Ramaikan Persaingan
» Standar Baru Esports 2026: ASUS ROG Resmi Jadi Mitra Perangkat Utama PGL Season 2026
» Brigida Menolak Beras? Lebih Pilih Balas Chat Pak AP Ketimbang Ko Delwyn?
» Skandal AoV SEA Games 2025: Screen Sharing Berujung Penangkapan dan Ban Seumur Hidup
» Alter Ego Ares Umumkan Roster PMPL ID Spring 2026, Zuxxy Resmi Kembali!
» Isyarat Skin FMVP? Postingan Aurora Gaming MLBB Bikin Fans Curiga Franco Jadi Pilihan Light
» Resmi, Pelaku Ringing di PMNC ID Spring Kena Diskualifikasi dan Sanksi 3 Tahun
Transformasi ini menandai perubahan arah TODAK yang sebelumnya dikenal lewat tim kompetitifnya di berbagai turnamen esports. Kini, mereka ingin membangun ekosistem yang lebih luas dengan menggabungkan produk gaming, lifestyle, serta komunitas dalam satu brand.
Ekspansi TODAK di Indonesia sendiri berada di bawah PT TODAK Nusantara Group, yang dipimpin oleh Shinta W. Dhanuwardoyo sebagai Co-Founder sekaligus Presiden Direktur.
Sebagai bagian dari transformasi ini, TODAK juga mengumumkan bahwa mereka resmi menghentikan operasional tim esports dan membubarkan roster kompetitif mulai 1 Januari 2026.
Keputusan ini diambil sebagai langkah reposisi jangka panjang agar TODAK dapat fokus membangun ekosistem brand yang lebih berkelanjutan, mulai dari produk hingga kolaborasi industri.
Founder TODAK, Azlan Zainal, menyebut langkah ini bukan berarti meninggalkan esports, melainkan memperluas peran mereka dalam industri gaming.
“Memasuki era 2.0, kami tidak meninggalkan esports. Kami memperluasnya dengan membangun brand performance lifestyle yang lahir dari Asia Tenggara dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Selain perubahan arah bisnis, TODAK juga memperkenalkan identitas visual baru dengan elemen “Battle Scar” pada sirip logo mereka yang melambangkan perjalanan, tantangan, dan evolusi brand tersebut.
Jadi Official Gaming Chair MPL IndonesiaMenariknya, transformasi TODAK juga dibarengi dengan kerja sama besar di skena esports Indonesia. TODAK resmi menjadi Official Gaming Chair dan Official Merchandise Partner untuk Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia.
Kerja sama ini akan berlangsung selama dua musim kompetitif, meliputi:
Melalui kolaborasi ini, kursi gaming TODAK akan digunakan langsung di panggung MPL. Selain itu, mereka juga akan mengembangkan merchandise resmi MPL serta menghadirkan berbagai aktivasi komunitas selama musim kompetisi berlangsung.
Perkenalkan Gaming Chair Baru TODAK Throne 2.0Sejalan dengan transformasi brand, TODAK juga mengumumkan produk terbaru mereka yaitu TODAK Throne 2.0, generasi terbaru kursi gaming yang dirancang untuk mendukung sesi bermain dalam durasi panjang.
Kursi ini hadir dengan desain yang diperbarui serta beberapa pilihan warna seperti White, Grey, Black on Black, White Logo, hingga edisi kolaborasi khusus MPL. Produk ini ditargetkan meluncur pada awal Q2 2026.
Fokus pada Produk, Komunitas, dan Ekspansi BudayaDalam TODAK 2.0, brand ini akan berjalan dengan tiga fokus utama, yaitu:
Selain itu, TODAK juga menghadirkan TODAK Academy, program pendidikan esports yang menyediakan jalur bagi calon pro player hingga program manajemen esports untuk mereka yang ingin berkarier di balik layar industri.
Dengan transformasi ini, TODAK ingin memperkuat posisinya sebagai brand esports lifestyle yang lahir dari Asia Tenggara dengan visi global. Melalui produk, kemitraan, serta pengembangan komunitas, TODAK berharap dapat terus berkembang bersama industri esports yang semakin besar.