



Kompetisi PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Spring 2026 semakin memanas setelah berakhirnya Week 2 fase liga. Persaingan antar tim terlihat semakin ketat dengan munculnya beberapa tim komunitas yang mampu menembus papan atas klasemen dan menantang dominasi tim-tim besar.
Baca ini juga :» Trilogi Alter Ego–EVOS–Geek Fam di Week 6 MPL ID S17: Kesempatan Menjauh dari Zona Merah
» Deretan Pelatih Timnas Esports Indonesia untuk ENC 2026 Resmi Diumumkan
» Dominator Resmi Jadi Team Nemesis untuk KWC x EWC 2026, Sekadar Rebranding atau Ada Agenda Lebih Besar?
» BHAP! Kolom Komentar Instagram TLID Drichel Diserbu Hujatan Usai Tumbangkan RRQ Hoshi
» Ini Dia 18 Tim yang Siap “Perang Jumpshoot” di FFWS SEA 2026 Spring
» Oheb Livestream Sl*t di Facebook Usai Tinggalkan Scene MLBB, Picu Pro dan Kontra
» NiceGang & Kingdom Jadi Satu, Bigmo Resmi Jadi Brand Ambassador Team RRQ
» Whitemon Bawa Tundra Esports Juara ESL One Birmingham 2026, Indonesia Kembali Bersinar di Dota 2
Pada pekan kedua ini, Team Pandum berhasil tampil paling konsisten dan memimpin klasemen sementara. Performa solid mereka sepanjang pertandingan membuat tim tersebut mampu menciptakan jarak poin dari para pesaingnya.
Selain Pandum, beberapa tim komunitas juga menjadi sorotan karena tampil impresif dan langsung menempel papan atas klasemen.
Berikut daftar tim teratas setelah Week 2:
Team Pandum menjadi kejutan terbesar di pekan kedua. Meski tidak diperkuat banyak nama besar, mereka mampu menunjukkan konsistensi permainan yang membuat mereka memimpin klasemen sementara.
Di sisi lain, Kanzha Underate dan NI9HTMARE juga tampil mengejutkan. Kedua tim komunitas tersebut berhasil menembus tiga besar dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan organisasi esports besar di Indonesia.
Setelah tampil kurang meyakinkan pada Week 1, RRQ akhirnya menunjukkan peningkatan performa di pekan kedua. Mereka berhasil mengoleksi 101 poin dan naik ke posisi empat klasemen. Hasil ini menjadi modal penting bagi RRQ untuk kembali bersaing memperebutkan tiket menuju Grand Final.
Sebaliknya, VOIN Chaikery yang sebelumnya memimpin klasemen harus turun ke posisi lima dengan 94 poin. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di PMPL ID Spring 2026, di mana posisi klasemen bisa berubah drastis setiap pekan.
Alter Ego Ares masih belum menemukan performa terbaik mereka di fase liga. Meski dihuni pemain berbakat, tim ini baru mampu menempati posisi keenam dengan 89 poin.
Sementara itu, beberapa tim besar lainnya juga tampil di bawah ekspektasi. Bigetron by Vitality berada di posisi 13 dengan 69 poin, sedangkan BOOM Esports berada di peringkat 14 dengan 68 poin.
Dengan dua pekan kompetisi yang sudah berlangsung, persaingan menuju Grand Final PMPL ID Spring 2026 dipastikan akan semakin sengit. Setiap tim kini harus tampil lebih konsisten untuk mengamankan poin penting agar tetap berada di zona aman menuju babak final.