space
DATA PERUSAHAAN BOCOR KARENA DIHACK, ROCKSTAR MALAH UNTUNG!
PC
2 Hari yang lalu

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Serangan hacker yang mestinya bikin panik investor malah bikin saham perusahaan induk Rockstar naik. Ironis tapi nyata, dan semua gara gara kebocoran soal betapa gilanya duit yang masih dihasilkan GTA Online di tahun 2026 ini.

Beberapa waktu lalu, grup hacker bernama ShinyHunters ngaku berhasil membobol data internal pembesut GTA dan mengancam bakal ngerilis data rahasia kalau permintaan mereka tidak dipenuhi. Rockstar kemudian mengonfirmasi kalau kebocoran itu beneran terjadi, tapi mereka menegaskan kalau insiden ini tidak akan mengganggu studio maupun pengembangan GTA 6. Akhirnya, data itu tetap dirilis ke publik, dan fokus utamanya ternyata bukan soal GTA 6, tapi soal berapa banyak uang yang masih digelontorkan pemain ke GTA Online sampai sekarang.

Di titik ini, banyak orang mungkin mengira saham pasti anjlok. Tapi yang terjadi justru kebalikannya. Alih-alih bikin orang takut, angka-angka yang bocor malah bikin pasar makin yakin kalau game ini masih jadi mesin uang super stabil buat perusahaan.

Baca ini juga :

» Rockstar Games Diserang Hacker (Lagi), Tapi Kok Pada Santai?
» Take-Two Pecat Divisi AI Mereka, Ngaruh Ke Jadwal GTA 6 ?
» CEO Studio Developer Game MindsEye Percaya Gamenya Gagal Karena Disabotase
» Rockstar Games India Buka Lowongan Buat Play Test Game, GTA 6 Kah?
» Take-Two Pastikan GTA VI Akan Dirilis 19 November 2026, Pemasaran Akan Dimulai Musim Panas Ini
» Game Gratis di Epic Games Malah Bikin Penjualan di Steam Melonjak? Ini Alasannya!
» Fitgirl Minta Bantuan Untuk Analisa Malware, Banyak Repack Games Terinfeksi
» FIFA Resmi Kembali ke Dunia Game pada 2026, Gandeng Netflix sebagai Publisher

Kita semua sudah tahu kalau GTA Online itu mesin uang, tapi angka yang bocor ini bikin banyak orang baru sadar sekuat apa game ini masih hidup 13 tahun setelah rilis. Di GTA Online, pemain bisa beli Shark Cards, yaitu item berbayar yang ngasih uang in game, mulai dari Tiger Shark berisi 250.000 dollar in game seharga sekitar 4,99 dollar, sampai Megalodon Shark yang ngasih 10 juta dollar in game dengan harga sekitar 99,99 dollar. Dari data yang dibocorkan, Rockstar disebut masih mengantongi lebih dari 1 juta dollar per hari hanya dari GTA Online, dengan total sekitar 500 juta dollar per tahun.

Buat game yang mode onlinenya pertama kali meluncur tahun 2013, angka itu gila banget. Ini menunjukkan dua hal, basis pemainnya masih masif dan sistem monetisasinya masih sangat efektif. Banyak game live service lain yang sudah tumbang atau sepi, sementara GTA Online masih santai mendominasi dengan konten rutin, event, dan update baru yang bikin pemain betah balik lagi dan lagi.

Begitu angka angka ini menyebar, respons pasar justru positif. Saat bursa dibuka pada hari Selasa, harga saham perusahaan induk Rockstar dibuka di sekitar 202 dollar per lembar lalu naik mendekati 208 dollar per lembar. Lonjakan ini menambah kira kira 1 miliar dollar ke nilai pasar perusahaan, efek yang ironisnya dipicu oleh aksi hacker yang tadinya dimaksudkan sebagai tekanan. Buat investor, ini seperti dikasih laporan bonus yang tidak direncanakan, bukti langsung kalau game lama ini masih jadi tulang punggung pendapatan digital perusahaan.

Hal yang bikin situasi makin menarik, semua ini terjadi sementara dunia lagi menunggu rilis GTA 6 yang sekarang dijadwalkan keluar pada 19 November 2026, setelah dua kali penundaan dari jadwal awal Fall 2025 lalu geser ke Mei 2026. Rockstar sendiri belum buka bukaan soal bentuk berikutnya dari GTA Online di era GTA 6, tapi melihat performa mode online saat ini, hampir bisa dipastikan mereka bakal sangat serius menggarap penerusnya. Sejak pertama meluncur sekitar dua minggu setelah rilis GTA 5 pada Oktober 2013, mode online ini sudah berkembang jadi raksasa yang ikut mendorong penjualan GTA 5 hingga bertahan kuat lebih dari satu dekade.

Baca ini juga :

» Rockstar Games Diserang Hacker (Lagi), Tapi Kok Pada Santai?
» Take-Two Pecat Divisi AI Mereka, Ngaruh Ke Jadwal GTA 6 ?
» CEO Studio Developer Game MindsEye Percaya Gamenya Gagal Karena Disabotase
» Rockstar Games India Buka Lowongan Buat Play Test Game, GTA 6 Kah?
» Take-Two Pastikan GTA VI Akan Dirilis 19 November 2026, Pemasaran Akan Dimulai Musim Panas Ini
» Game Gratis di Epic Games Malah Bikin Penjualan di Steam Melonjak? Ini Alasannya!
» Fitgirl Minta Bantuan Untuk Analisa Malware, Banyak Repack Games Terinfeksi
» FIFA Resmi Kembali ke Dunia Game pada 2026, Gandeng Netflix sebagai Publisher

Buat banyak pemain, GTA Online bukan cuma mode tambahan, tapi sudah jadi live service penuh yang rasanya seperti game tersendiri. Ada heist, bisnis, roleplay, koleksi mobil, sampai aktivitas random yang bikin Los Santos terasa seperti dunia kedua buat jutaan orang. Di balik semua itu, ada model bisnis yang konsisten mendorong pemain buat mengeluarkan uang sedikit demi sedikit, entah lewat Shark Cards atau konten lain yang butuh modal in game.

Kasus ini menunjukkan sisi unik industri game modern, bahkan insiden serius seperti kebocoran data bisa berubah jadi bukti kekuatan bisnis kalau yang terbongkar adalah betapa besar dan stabilnya pemasukan dari satu judul. Tentu saja, dari perspektif keamanan dan etika, kebocoran seperti ini tetap masalah besar, apalagi ini bukan pertama kalinya studio besar jadi target serangan. Tapi buat investor, angka adalah segalanya, dan saat mereka melihat GTA Online masih mengalirkan ratusan juta dollar per tahun, kepercayaan ke masa depan perusahaan langsung naik.

Di tengah hype menuju GTA 6, kebocoran ini secara tidak langsung jadi pengingat kalau fondasi bisnis Rockstar saat ini masih sangat kuat. Kalau game lama saja bisa menghasilkan sebanyak itu, bayangkan potensi kombinasi GTA 6 dan GTA 6 Online nantinya. Buat pemain, mungkin ini berarti dunia yang lebih luas dan konten yang lebih ambisius. Buat perusahaan, ini adalah sinyal kalau era mesin uang GTA jelas belum akan berakhir dalam waktu dekat.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close