space
RYUKISHI07 AKUI IDENYA TERLALU BESAR UNTUK BUDGET SILENT HILL F
PS5
11 jam yang lalu

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Keterlibatan Ryukishi07 dalam pengembangan Silent Hill f memang sempat jadi salah satu sumber hype terbesar sebelum game ini rilis. Dan ternyata, ekspektasi tinggi itu bukan tanpa alasan—penulis horor legendaris tersebut langsung tancap gas sejak awal pengembangan.

Dalam sesi di Game Developers Conference, sutradara Al Yang mengungkap bahwa Ryukishi07 dikenal sebagai penulis yang sangat cepat sekaligus detail. Naskah final game ini bahkan hanya melewati sekitar tiga kali revisi penuh.

Menariknya, sekitar 60% isi cerita tetap tidak berubah sejak draft awal. Bagian tersebut mencakup tema inti dan momen-momen penting yang menjadi fondasi pengalaman horor khas Silent Hill—mulai dari atmosfer mencekam hingga karakter protagonis yang penuh konflik batin.

Meski struktur cerita sudah solid sejak awal, beberapa elemen seperti lokasi justru belum sepenuhnya ditentukan. Salah satu contohnya adalah setting sekolah yang kemudian dimasukkan oleh tim developer NeoBards Entertainment.

Keputusan ini muncul dari kebutuhan naratif, karena karakter utama Hinako dan teman-temannya memiliki latar belakang sebagai pelajar. Namun, implementasinya tidak semudah yang dibayangkan.

Tim sempat membuat desain sekolah dengan layout yang keliru, hingga akhirnya dikoreksi oleh Konami karena tidak sesuai dengan arsitektur sekolah di Jepang. Hal ini menunjukkan betapa detail dan kolaboratifnya proses pengembangan game ini.

Salah satu tantangan terbesar datang saat menerjemahkan ide-ide Ryukishi07 ke dalam bentuk visual di dalam game. Banyak adegan yang di atas kertas terlihat luar biasa, namun membutuhkan waktu dan biaya besar untuk direalisasikan.

Menurut Al Yang, beberapa cutscene bahkan bisa memakan waktu hingga tiga bulan untuk dibuat jika diimplementasikan secara penuh. Karena itu, tim harus melakukan penyesuaian—tetap mempertahankan esensi cerita, tapi dengan pendekatan yang lebih realistis dari sisi produksi.

Proses ini menunjukkan bahwa pengembangan Silent Hill f bukan hanya soal menulis cerita horor yang kuat, tetapi juga bagaimana mengadaptasinya secara efektif ke dalam medium game.

Baca ini juga :
» Konami Umumkan Manga Silent Hill f, Ditulis oleh Ryukishi07 dan Digambar Gokin Ame
» Fatal Frame 2 Remake Umumkan Demo Untuk Para Fans, Ada Collab Bersama Silent Hill f juga!
» Silent Hill f Berhasil Raih Penjualan 1 Juta Kopi Dalam Waktu Singkat
» [TGS 2025] Mampir ke Booth Konami di TGS 2025, Pamerkan Silent Hill f dan Suikoden STAR LEAP
» Temukan Keindahan dalam Kengerian dengan SILENT HILL f, Rilis Resmi Hari Ini!
» Preview Silent Hill f - Sangat Seram dan Memuaskan, Salah Satu Game Horror Terbaik Yang Rilis Belakangan Ini
» Aktris Silent Hill f Merasa Perannya di Game Membuatnya Kurang Waras
» Spesifikasi Untuk Memainkan Silent Hill f Cukup Ringan!

Dengan kombinasi visi kreatif Ryukishi07 dan penyesuaian teknis dari tim developer, Silent Hill f berpotensi menghadirkan pengalaman horor yang segar namun tetap setia pada akar seri.

Dan dari semua cerita di balik layar ini, satu hal jadi jelas: horor terbaik bukan cuma soal apa yang ditulis, tapi juga bagaimana itu diwujudkan.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close