



Proyek ambisius dari Nagoshi Studios, yaitu Gang of Dragon, kini berada di situasi yang cukup mengkhawatirkan, meski baru beberapa bulan sejak pertama kali diumumkan di The Game Awards 2025.
Masalah utama datang dari sisi finansial. Laporan terbaru menyebutkan bahwa NetEase sebagai investor utama memutuskan menarik dukungan setelah mengetahui bahwa pengembangan game masih membutuhkan tambahan dana sekitar ¥7 miliar atau setara lebih dari $44 juta.
Angka tersebut tampaknya terlalu besar untuk dilanjutkan, membuat Nagoshi Studios harus mencari pendanaan baru jika ingin proyek ini tetap hidup.
Situasi semakin mencurigakan ketika fans menyadari bahwa kanal YouTube resmi Nagoshi Studios tiba-tiba menghilang. Tidak hanya itu, trailer resmi Gang of Dragon juga ikut lenyap dari kanal tersebut, menyisakan hanya versi reupload dari pihak lain.

Langkah ini menimbulkan spekulasi serius di komunitas—mulai dari kemungkinan restrukturisasi internal, hingga skenario terburuk seperti penutupan studio.
Secara teknis, proyek ini belum sepenuhnya mati. Halaman Steam untuk Gang of Dragon masih aktif, yang bisa menjadi indikasi bahwa proyek masih memiliki peluang untuk dilanjutkan.
Namun realistisnya, mencari publisher baru yang bersedia menggelontorkan puluhan juta dolar—ditambah kemungkinan akuisisi studio—bukan perkara mudah, bahkan untuk proyek yang sempat tampil di panggung besar seperti The Game Awards.

Kondisi ini menempatkan Gang of Dragon di persimpangan jalan. Tanpa dukungan finansial yang kuat, proyek ini berisiko besar batal sebelum sempat dirilis.
Baca ini juga :» NetEase Stop Pendanaan Nagoshi Gaming Studio, Gang of Dragon Terancam Batal
Dan dengan tanda-tanda seperti hilangnya kanal resmi serta konten promosi, banyak yang mulai bersiap menghadapi kemungkinan terburuk: pengumuman penutupan studio dalam waktu dekat.
Untuk saat ini, semuanya masih sebatas spekulasi. Tapi satu hal jelas—masa depan Gang of Dragon sedang tidak baik-baik saja.