space
PARFUM “WANGI BRA” DARI JEPANG VIRAL, ANEH TAPI NYATA?
Pop
Rabu, 25 Mar 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Industri parfum Jepang kembali bikin heboh dengan konsep yang nggak biasa. Kali ini, sebuah perusahaan lokal dikabarkan merilis parfum dengan aroma yang terinspirasi dari bagian dalam bra ibu menyusui.

Baca ini juga :
» Streamer Mr. Trashdubbing Kena Rujak Netizen Karena Isu Dengan Vtuber
» Gak Dapet Charizard, Pria Florida Ini Malah Bobol Toko Pokémon Pakai Gergaji Mesin
» Tara Arts Curhat di Media Sosial, Komunitas Kreator Indonesia Beri Dukungan
» CBN Fiber Hadirkan Koneksi Super Cepat di Comic Frontier 22 ICE BSD, Intip Keseruannya!
» Comic Frontier 22: Pesta Kreativitas Budaya Pop Terbesar Siap Digelar Mei 2026!
» Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Finis P3 di Moto3
» Presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
» Marapthon Season 3 Jadi Penutup, AAA Clan Ungkap Alasan Program Berakhir

Yes, kedengarannya aneh. Tapi ini bukan sekadar gimmick asal-asalan.

Menurut berbagai laporan yang beredar, parfum ini dirancang untuk meniru aroma lembut yang berasal dari sisa ASI di dalam bra. Aroma tersebut disebut punya karakter “hangat”, “manis”, dan cukup unik dibanding parfum pada umumnya.

Konsep ini sebenarnya masih nyambung dengan tren di Jepang yang sering mengeksplorasi aroma tidak konvensional. Mulai dari wangi buku lama, hujan, sampai bau tubuh manusia, semuanya pernah dijadikan inspirasi produk.

Tujuannya bukan cuma shock value, tapi juga eksperimen terhadap sisi emosional dan memori manusia. Aroma tertentu dianggap bisa memicu rasa nyaman atau nostalgia, bahkan kalau sumbernya terdengar “nggak biasa”.

Dalam kasus parfum ini, targetnya kemungkinan adalah pasar niche yang mencari sensasi baru atau kolektor produk unik. Jepang sendiri memang dikenal punya budaya produk “aneh tapi niat”, dari gadget sampai parfum eksperimental.

Meski begitu, respon publik tetap terbelah. Ada yang penasaran dan menganggap ini inovatif, tapi nggak sedikit juga yang merasa konsepnya terlalu jauh.

Yang jelas, ini bukan pertama kalinya Jepang bikin produk nyeleneh seperti ini, dan kemungkinan besar juga bukan yang terakhir.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close