space
SEJARAH BARU! VEDA EGA PRATAMA FINIS P3 DI MOTO3
Pop
Selasa, 24 Mar 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Pembalap muda Indonesia kembali mencatatkan pencapaian penting di kancah balap dunia. Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi ketiga dalam ajang Moto3, sebuah hasil yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga membuka peluang besar menuju level yang lebih tinggi.

Baca ini juga :
» Deretan Pelatih Timnas Esports Indonesia untuk ENC 2026 Resmi Diumumkan
» Gas Pol! Lenovo Legion Jadi Senjata Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026
» Mengapa Google Tolak Blokir Total Akun Anak di Bawah 16 Tahun?
» Parfum “Wangi Bra” dari Jepang Viral, Aneh Tapi Nyata?
» Kasasi Ditolak MA, Google Resmi Terjerat Denda Rp202,5 Miliar Akibat Monopoli di Indonesia
» Presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
» Marapthon Season 3 Jadi Penutup, AAA Clan Ungkap Alasan Program Berakhir
» Perjanjian Dagang RI-AS (ART), Benarkah TKDN Dihapus dan UMKM Terancam?

Hasil podium ini menjadi salah satu capaian paling signifikan bagi pembalap Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kelas Moto3 yang dikenal sebagai gerbang awal menuju kompetisi elit seperti MotoGP. Persaingan di kelas ini sangat ketat karena diisi oleh talenta muda terbaik dari berbagai negara yang tengah membangun jalan menuju kasta tertinggi.

Veda sendiri saat ini merupakan bagian dari Honda Team Asia, tim yang selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan pembalap Asia untuk menembus level global. Tim ini memiliki rekam jejak kuat dalam mengembangkan rider muda agar siap bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk Moto2 dan MotoGP.

Performa Veda di Moto3 menunjukkan konsistensi yang mulai terbentuk. Tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga kemampuan membaca balapan, menjaga ritme, dan memanfaatkan momen. Hal ini penting karena naik ke kelas berikutnya bukan hanya soal hasil satu balapan, tetapi stabilitas performa sepanjang musim.

Podium ini bisa dibilang sebagai sinyal bahwa Veda mulai masuk radar serius dalam jalur promosi ke Moto2. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk melangkah lebih jauh, bahkan membuka peluang menuju MotoGP dalam beberapa tahun ke depan.

Bagi Indonesia, pencapaian ini bukan sekadar angka di klasemen. Ini adalah validasi bahwa pembalap tanah air mampu bersaing di level dunia, sekaligus memperkuat harapan untuk melihat bendera Merah Putih lebih sering berkibar di podium balap internasional.

Sekarang pertanyaannya bukan lagi apakah Veda punya potensi, tetapi seberapa cepat ia bisa menjaga konsistensi dan memanfaatkan momentum ini untuk naik ke level berikutnya.



TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close