



Assassins Creed kayaknya lagi di titik unik nih di 2026 ini, soalnya di satu sisi fans lagi hype berat nunggu remake Black Flag, tapi di sisi lain proyek multiplayernya yang dikodein Invictus malah dikabarkan zonk banget pas playtest terakhir. Game ini awalnya digadang-gadang jadi eksperimen baru, fokus ke PvP multiplayer dengan tim yang diisi orang-orang yang sebelumnya ngerjain For Honor, jadi ekspektasinya jelas tinggi. Apalagi proyek ini sudah resmi dikasih lampu hijau dari 2022, jadi bukan sekadar rumor iseng di pinggir jalan.
Il y a eu des tests de Assassin's Creed Invictus le mois dernier (le 30 avril exactement) et on m'a rapporté que c'était vraiment nul à chier. Ça doit sortir en fin d'année mais y'a de grandes chances que ce soit reporté ou même annulé.
— j0nathan (@xj0nathan) May 2, 2026
Si jamais vous y avez joué n'hésitez pas à… pic.twitter.com/OM1uouSVf2
Masalahnya, laporan terbaru dari insider Assassin’s Creed asal Prancis, xj0nathan, bikin masa depan Invictus mendadak abu-abu. Dia bilang playtest yang selesai akhir April kemarin, tepatnya 30 April, hasilnya parah sampai disebut benar-benar jelek. Menurut sumber yang dia dengar, kondisi gamenya sekarang tuh sampai di level ada kemungkinan besar bakal ditunda dari jadwal internal, bahkan bisa saja langsung dibatalkan kalau dirasa sudah ga bisa diselamatkan. Sementara itu, game ini awalnya diperkirakan bakal rilis sekitar 2026, walaupun tanggal pastinya memang belum pernah diumumin resmi ke publik.
Hal yang bikin cerita ini makin dramatis, ini bukan pertama kalinya Invictus kena omongan negatif dari dalam. Di awal tahun, insider yang sama juga sempat cerita kalau ada dev di dalam proyek ini yang nyebut game tersebut memprihatinkan. Katanya, tim di sana bahkan sudah ga percaya sama proyeknya sendiri dan pada muak ngerjain sesuatu yang menurut mereka sampah. Buat ukuran proyek besar dalam franchise sebesar Assassins Creed, komentar setajam itu jelas nunjukin kalau ada masalah serius di balik layar yang ga bisa ditutup-tutupin lagi.
Di sisi lain, dari pihak resmi, Ubisoft masih berusaha nampak optimis dan positif banget soal Invictus. Dalam update franchise yang mereka bagikan Maret kemarin, mereka dengan jelas bilang kalau proyek ini bukan seperti gosip liar yang beredar dan timnya sangat bersemangat dengan apa yang sedang mereka bangun. Mereka juga menekankan kalau ini adalah pendekatan baru ke multiplayer di dunia Assassins Creed, dan mereka pengin bawa pemain masuk lebih awal ke proses pengembangan supaya pengalaman akhirnya bisa dibentuk bareng komunitas. Intinya, versi resmi perusahaan masih berbunyi semuanya baik-baik saja, padahal rumor di luar udah kebakaran.
Baca ini juga :
» Ubisoft Dirumorkan Menyiapkan Far Cry 7 Untuk Tahun 2027
» Berburu Harta Karun ala Edward Kenway, Ubisoft Siapkan Hadiah 500.000 Dolar?!
» Ubisoft Terus Ngegas? Setelah Black Flag, Assassins Creed 1 Dirumorkan Juga Dapat Remake!?
» Aktor Ben Star: Game Tidak Butuh Adaptasi Live Action
» Remake AC: Black Flag Baru Mau Rilis, Ubisoft Udah Dirumorkan Bikin Remake AC lain?
» Assassin's Creed: Resynced Dikabarkan Siap Rilis Pada 9 Juli 2026!
» Ubisoft Panggil Lagi Tim Developer Prince of Persia: Lost Crown, Ada Apa Nih?
» Ubisoft Akhirnya Mengkonfirmasi Assassin's Creed Black Flag Remake
Di blog resminya, mereka juga menegaskan kalau tim Invictus ini sangat passionate dan apa yang mereka kerjain sejalan dengan tujuan besar untuk bikin lebih banyak jenis pengalaman berbeda di semesta Assassins Creed. Jadi di permukaan, narasi yang dibawa adalah soal variasi konten dan ambisi jangka panjang, bukan soal masalah internal. Kontrasnya kerasa banget antara kalimat manis soal semangat tim dengan laporan dari insider yang nyeritain dev di dalam yang malah frustasi dan ga percaya sama proyeknya sendiri.
Buat fans, posisi sekarang memang serba nanggung. Di satu sisi, Black Flag Resynced sudah punya tanggal rilis, 9 Juli 2026, dan bakal jadi fokus utama perhatian karena membawa balik salah satu entri paling ikonik di seri ini dengan tampilan baru. Di sisi lain, masa depan Invictus seperti menggantung, antara masih dicoba diselamatkan atau pelan-pelan dilepas begitu saja kalau hasil akhirnya ternyata ga layak. Melihat situasinya, mungkin kepastian soal hidup atau tidaknya proyek multiplayer ini baru bakal kelihatan setelah Black Flag Resynced meluncur dan Ubisoft mulai buka-bukaan lagi soal rencana jangka panjang mereka untuk Assassins Creed.