



Dunia anime dan konvensi kembali dihebohkan dengan insiden yang terjadi di Singapura kemarin. Amos Yee, seorang pria berusia 27 tahun yang merupakan pelaku kejahatan seksual terhadap anak, mendapat serangan fisik dari seorang cosplayer berusia 18 tahun di acara Doujin Market 2026 yang diselenggarakan di Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre.
Amos Yee cumplió condena de 6 años en Estados Unidos por posesión de pornografía infantil, grooming y más delitos hacia menores.
— Animetrends (@AnimetrendsLA) May 9, 2026
El cosplayer de Itadori lo reconoció y actuó. Es algo que Yuji Itadori también habría hecho. 🙏pic.twitter.com/ktBCHjxN84
Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 8 Mei 2026 sekitar pukul 2.15 siang waktu setempat. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang cosplayer yang mengenakan kostum Yuji Itadori dari anime Jujutsu Kaisen melayangkan pukulan, tendangan, dan injakan kepada seorang pria di luar area hall Doujin Market 2026. Aksi brutal ini sempat viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Amos Yee sendiri memang bukan nama yang asing di Singapura maupun Amerika Serikat. Pria ini punya sejarah kelam yang cukup panjang. Pada tahun 2020, dia dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun di Amerika Serikat karena terbukti bersalah memiliki pornografi anak dan melakukan grooming terhadap anak di bawah umur. Dia dibebaskan dengan masa percobaan pada Oktober 2023 sebelum akhirnya dideportasi kembali ke Singapura.
Dalam kejadian di konvensi anime tersebut, cosplayer remaja yang menyerang Yee mengklaim bahwa dia melihat Yee mencoba melakukan pelecehan terhadap seseorang di lokasi acara. Cosplayer tersebut kemudian mengonfrontasi Yee dan berusaha mengeluarkannya dari area acara. Menurut pengakuannya di Instagram, Yee justru menyerangnya terlebih dahulu sehingga dia terpaksa melakukan pembelaan diri. Namun versi ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut dalam penyelidikan polisi.
Baca ini juga :
» Eksplorasi Mondstadt Utara & Debut Linnea! Bocoran Lengkap Genshin Impact Versi Candra VI
» IShowSpeed Cari 30 Sampai 50 Orang untuk “Mencari Ending” One Piece, Bikin Heboh Internet
» DLC Giyu Tomioka (Infinity Castle) Rilis 12 Maret 2026 di Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2
» Kerinduan Terbayar! Anime Suikoden Resmi Tayang Oktober 2026
» Presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
» Satoshi Mori Meninggal Dunia, Industri Anime Kehilangan Sutradara Berbakat
» Dunia Anime Berduka: Kozo Shioya, Pengisi Suara Majin Buu, Meninggal Dunia
» Maki vs Zenin Clan Jadi Momen Paling Ditunggu di Jujutsu Kaisen Season 3
Akibat insiden ini, Amos Yee mengalami luka ringan termasuk bibir yang berdarah. Dia sempat membagikan foto kondisinya di media sosial dengan pernyataan bahwa dia baru saja diserang di konvensi anime tersebut. Sementara itu, cosplayer berusia 18 tahun itu ditangkap oleh polisi dengan tuduhan menyebabkan gangguan ketertiban umum. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian Singapura.
Hal yang menarik adalah reaksi publik terhadap kejadian ini. Banyak netizen yang justru memuji keberanian cosplayer tersebut karena dianggap melindungi pengunjung lain di acara tersebut. Beberapa bahkan menyebut bahwa aksi ini sesuai dengan karakter Yuji Itadori yang memang dikenal sebagai sosok yang berani membela kebenaran dan melindungi orang lain dalam anime Jujutsu Kaisen. Meskipun demikian, tindakan main hakim sendiri tetaplah tidak dapat dibenarkan secara hukum.
Doujin Market 2026 sendiri adalah acara yang berlangsung di hall 403 hingga 405 di Suntec Convention Centre selama dua hari. Acara ini merupakan salah satu konvensi populer bagi para penggemar anime, manga, dan budaya Jepang di Singapura. Kejadian ini tentu saja mencoreng nama baik acara yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para pecinta anime untuk berkumpul dan menikmati hobi mereka