space
MULAI 20 MEI, HARGA PLAYSTATION PLUS AKAN NAIK DI BERBAGAI WILAYAH AKIBAT EKONOMI GLOBAL.
PS5
Selasa, 19 May 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Mulai 20 Mei 2026 nanti, harga PlayStation Plus di beberapa wilayah bakal naik untuk pelanggan baru. Tier Essential bulanan untuk pengguna baru di beberapa negara mulai dari 10,99 dolar AS per bulan, atau setara 9,99 euro dan 7,99 poundsterling. Paket 3 bulan juga naik jadi 27,99 dolar AS, 27,99 euro, dan 21,99 poundsterling. Ini berarti secara global biaya berlangganan PS Plus kembali terdongkrak, meski kenaikan itu tidak langsung diterapkan ke semua pelanggan yang sudah berlangganan kecuali di beberapa negara tertentu seperti Turki dan India.

Di Indonesia sendiri, PS Plus tier Essential saat ini sudah berada di sekitar 126 ribu rupiah per bulan untuk pelanggan baru, dengan paket 3 bulan sekitar 331 ribu rupiah dan 12 bulan mendekati 1,01 juta rupiah. Ini angka yang sudah pernah naik sebelumnya, jadi kenaikan harga di tingkat global terasa seperti lanjutan dari tren yang sebelumnya sudah terjadi di pasar lokal. Kalau dihitung dengan kurs sekitar 17,7 ribu rupiah per dolar AS, harga 126 ribu rupiah per bulan itu setara kira‑kira 7,1 dolar AS, jauh lebih rendah dibanding skema baru 10,99 dolar AS yang mulai dipakai di beberapa negara.

Jika kenaikan global sebesar 10,99 dolar AS per bulan itu diaplikasikan ke Indonesia dengan kurs 17,7 ribu rupiah, maka biaya PS Plus Essential bisa naik dari sekitar 126 ribu menjadi sekitar 195 ribu rupiah per bulan. Untuk paket 3 bulan yang sekarang di kisaran 331 ribu, hitungannya bisa naik mendekati 585 ribu rupiah. Sementara untuk paket 12 bulan, nominalnya bisa terdorong mendekati 2,3 juta rupiah, naik cukup jauh dari angka sekitar 1,01 juta rupiah yang berlaku saat ini.

Alasan resmi dari kenaikan ini adalah kondisi pasar yang masih bergejolak, termasuk inflasi, tekanan ekonomi global, dan biaya operasional yang terus merangkak naik. Meski begitu, banyak gamer di berbagai forum dan media sosial merasa kenaikan ini terasa berat karena PS Plus sudah jadi langganan wajib kalau ingin main online, manfaat cloud save, dan mengakses game bulanan serta trial. Kenaikan harga ini juga bikin perbedaan antara pelanggan lama yang tetap dengan skema lama dan pelanggan baru atau yang sempat hentikan langganan jadi lebih tampak.

Baca ini juga :

» Analis Sebut Cuma 7 Judul Game yang laku lebih dari 100 ribu kopi sepanjang 2026
» Sony PlayStation Dirumorkan Memakai Buzzer AI Buat Bela Keputusan Hilangin Disk Fisik
» GOG Sindir PlayStation Terkati Disk Fisik Yang Bakal Dihilangin
» Mantan Petinggi Sony Ngespill Harga Game Digital Tidak Langsung Murah Ketika Kaset Fisik Hilang
» Sony Berpotensi Tetap Support Produksi Disk Fisik di 2028, tapi...
» CEO Sony Jual Lebih dari Separuh Sahamnya Setelah Pengumuman PlayStation Discless
» Detail Pragmata Ungkap Prediksi Kiamat Kaset Fisik Karena AI
» Kojima Sedih PlayStation Hapus Media Fisik, Takut Atas Masalah Kepemilikan

Secara tren, kenaikan harga PS Plus di beberapa wilayah itu sejalan dengan pola umum industri digital: banyak layanan berlangganan seperti streaming film, musik, dan game online mengerek tarif karena alasan yang mirip. Bedanya, kenaikan di PlayStation Plus dirasakan lebih sensitif karena layanan ini terikat langsung ke konsol dan fitur online yang jadi syarat utama buat main multiplayer. Di Indonesia, kalau hitungan 10,99 dolar AS dikonversi ke rupiah memang bisa bikin tagihan bulanan lompat dari 126 ribu ke sekitar 195 ribu, angka yang cukup besar untuk sebagian besar gamer, terutama yang sudah merasa PS Plus sekarang terasa cukup menggigit harga PlayStation Plus di beberapa wilayah bakal naik untuk pelanggan baru. Tier Essential bulanan untuk pengguna baru di beberapa negara mulai dari 10,99 dolar AS per bulan, atau setara 9,99 euro dan 7,99 poundsterling. Paket 3 bulan juga naik jadi 27,99 dolar AS, 27,99 euro, dan 21,99 poundsterling. Ini berarti secara global biaya berlangganan PS Plus kembali terdongkrak, meski kenaikan itu tidak langsung diterapkan ke semua pelanggan yang sudah berlangganan kecuali di beberapa negara tertentu seperti Turki dan India.

Di Indonesia sendiri, PS Plus tier Essential saat ini sudah berada di sekitar 126 ribu rupiah per bulan untuk pelanggan baru, dengan paket 3 bulan sekitar 331 ribu rupiah dan 12 bulan mendekati 1,01 juta rupiah. Ini angka yang sudah pernah naik sebelumnya, jadi kenaikan harga di tingkat global terasa seperti lanjutan dari tren yang sebelumnya sudah terjadi di pasar lokal. Kalau dihitung dengan kurs sekitar 17,7 ribu rupiah per dolar AS, harga 126 ribu rupiah per bulan itu setara kira‑kira 7,1 dolar AS, jauh lebih rendah dibanding skema baru 10,99 dolar AS yang mulai dipakai di beberapa negara.

Baca ini juga :

» Analis Sebut Cuma 7 Judul Game yang laku lebih dari 100 ribu kopi sepanjang 2026
» Sony PlayStation Dirumorkan Memakai Buzzer AI Buat Bela Keputusan Hilangin Disk Fisik
» GOG Sindir PlayStation Terkati Disk Fisik Yang Bakal Dihilangin
» Mantan Petinggi Sony Ngespill Harga Game Digital Tidak Langsung Murah Ketika Kaset Fisik Hilang
» Sony Berpotensi Tetap Support Produksi Disk Fisik di 2028, tapi...
» CEO Sony Jual Lebih dari Separuh Sahamnya Setelah Pengumuman PlayStation Discless
» Detail Pragmata Ungkap Prediksi Kiamat Kaset Fisik Karena AI
» Kojima Sedih PlayStation Hapus Media Fisik, Takut Atas Masalah Kepemilikan

Jika kenaikan global sebesar 10,99 dolar AS per bulan itu diaplikasikan ke Indonesia dengan kurs 17,7 ribu rupiah, maka biaya PS Plus Essential bisa naik dari sekitar 126 ribu menjadi sekitar 195 ribu rupiah per bulan. Untuk paket 3 bulan yang sekarang di kisaran 331 ribu, hitungannya bisa naik mendekati 585 ribu rupiah. Sementara untuk paket 12 bulan, nominalnya bisa terdorong mendekati 2,3 juta rupiah, naik cukup jauh dari angka sekitar 1,01 juta rupiah yang berlaku saat ini.

Alasan resmi dari kenaikan ini adalah kondisi pasar yang masih bergejolak, termasuk inflasi, tekanan ekonomi global, dan biaya operasional yang terus merangkak naik. Meski begitu, banyak gamer di berbagai forum dan media sosial merasa kenaikan ini terasa berat karena PS Plus sudah jadi langganan wajib kalau ingin main online, manfaat cloud save, dan mengakses game bulanan serta trial. Kenaikan harga ini juga bikin perbedaan antara pelanggan lama yang tetap dengan skema lama dan pelanggan baru atau yang sempat hentikan langganan jadi lebih kentara.

Secara tren, kenaikan harga PS Plus di beberapa wilayah itu sejalan dengan pola umum industri digital: banyak layanan berlangganan seperti streaming film, musik, dan game online mengerek tarif karena alasan yang mirip. Bedanya, kenaikan di PlayStation Plus dirasakan lebih sensitif karena layanan ini terikat langsung ke konsol dan fitur online yang jadi syarat utama buat main multiplayer. Di Indonesia, kalau hitungan 10,99 dolar AS dikonversi ke rupiah memang bisa bikin tagihan bulanan lompat dari 126 ribu ke sekitar 195 ribu, angka yang cukup besar untuk sebagian besar gamer, terutama yang sudah merasa PS Plus sekarang terasa cukup menggigit

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close