



Kabar mengejutkan datang dari skena kompetitif Mobile Legends Asia Tenggara. Mantan jungler Team Liquid ID, AC Esports resmi bergabung dengan AC Esports untuk melanjutkan perjalanan mereka di MPL Malaysia Season 17.
Baca ini juga :» Kelra Belum Pernah Finis di Atas EMANN Sejak MPL PH S9. Kesempatan Pertamanya Ada di MPL ID S17
» PB ESI Umumkan Roster Timnas DOTA 2 Indonesia untuk Esports Nations Cup 2026
» Anggota Keluarga Faker Terima Ancaman, Polisi Korea Selatan Langsung Lakukan Investigasi
» Hukuman Kramm Dikurangi, MPL Malaysia Tegaskan Status Major Infraction Tetap Berlaku
» Resmi, Esports World Cup 2026 Pindah dari Riyadh ke Paris
» ONIC Esports Kini Punya Head Chef Sendiri, Gaming House Makin Mirip Tim Olahraga Profesional
» Roster Timnas PUBG Mobile Indonesia untuk Asian Games 2026 Resmi Diumumkan
» Bigetron Terancam Gagal Playoff MPL ID S17, Lose Streak Bikin Fans Panik!
Transfer ini langsung menarik perhatian komunitas karena Favian kembali satu tim dengan AeronnShikii dan Widy, dua pemain yang pernah menjadi bagian roster Team Liquid ID. Reuni ini bahkan membuat banyak fans kembali membicarakan chemistry lama mereka yang dulu cukup dikenal di scene kompetitif MLBB Indonesia.
Kehadiran Favian dianggap jadi langkah serius AC Esports untuk memperkuat performa tim. Pasalnya, sepanjang musim ini AC masih tampil belum konsisten dan kerap mengalami kendala terutama dari sisi tempo permainan serta objektif early game.
Favian sendiri dikenal sebagai jungler agresif dengan gaya permainan cepat. Ia sering memaksa invasi sejak early game dan punya mekanik tinggi ketika menggunakan hero assassin maupun utility jungler.
Nama Favian mulai benar benar melejit saat membela Team Liquid ID. Bersama tim tersebut, ia berhasil meraih berbagai prestasi besar seperti:
Dengan pengalaman tersebut, banyak fans berharap Favian bisa menjadi jawaban atas masalah konsistensi AC Esports musim ini.
Menariknya, perpindahan pemain Indonesia ke MPL Malaysia kini memang semakin sering terjadi. Kompetisi MLBB Malaysia mulai dipandang sebagai liga yang serius berkembang dan berani mendatangkan talenta besar dari Indonesia untuk meningkatkan kualitas kompetisi.
Meski begitu, tantangan Favian di Malaysia tetap tidak mudah. Ia harus cepat beradaptasi dengan komunikasi tim, gaya bermain region berbeda, hingga tekanan untuk langsung membawa hasil positif bagi AC Esports.
Debut Favian bersama AC Esports sendiri sudah terjadi saat menghadapi Team Flash di MPL Malaysia Season 17. Kini publik tinggal menunggu apakah reuni eks pemain Team Liquid ID ini benar benar mampu membawa AC bangkit di sisa musim kompetisi.