



Distrik sekolah Kansas City Public Schools (KCPS) di Amerika Serikat resmi mengumumkan rencana besar untuk bertransformasi menjadi "all-Apple district". Langkah ini pertama kali terungkap dalam laporan pendapatan kuartal kedua (Q2) Apple tahun 2026.
Tinggalkan Windows dan Chromebook demi Keamanan
Melalui situs resminya, KCPS menyatakan bakal mengganti lebih dari 30.000 Windows PC dan Chromebook dengan perangkat Apple. Faktor keamanan data, daya tahan (durability), serta keandalan jangka panjang menjadi alasan utama di balik migrasi massal ini.
Dalam fase transisi awal, KCPS telah mengamankan 4.500 unit MacBook Neo terbaru khusus bagi siswa kelas 8 ke atas. Sementara siswa jenjang di bawahnya akan memanfaatkan inventaris iPad dan MacBook Air yang sudah ada.
"Kami berinvestasi pada teknologi yang mampu memenuhi kebutuhan hari ini dan terus tumbuh bersama siswa di masa depan," ujar Scott Jones, Chief Technology Officer KCPS.
» Tim Cook minta maaf karena karena apple naikin harga Macbook Neo ke 12 Jutaan, Gak jadi yang termurah lagi?
» Rumor Apple Bakal Pakai Kamera Samsung Buat iPhone 18 Pro dan Bukan Sony
» iPhone Fold Siap Debut Tahun Ini: Bocoran Desain Layar Lipat Apple yang Mirip iPad Mini!
» Bocoran Desain iPhone Fold: Bakal Jadi "iPad Mini" yang Bisa Dilipat?
» Microsoft Akui Update Terbaru Windows 11 Bikin PC Gak Bisa Menyala
» Apple Resmi Gandeng Google Gemini untuk Perkuat Apple Intelligence
» Mengapa 500 Juta PC Enggan Beralih ke Windows 11? Ini Alasannya!
» Belum Lama Windows 11 Versi 25H2 Rilis, Banyak Fitur Penting yang Rusak!
Lonjakan Permintaan MacBook Neo Bikin Apple Kelabakan
Adopsi skala besar oleh lembaga pendidikan seperti KCPS bertepatan dengan tingginya antusiasme pasar terhadap MacBook Neo. Lonjakan ini sempat membuat rantai pasok chip A18 Pro milik Apple kewalahan hingga memicu mundurnya estimasi pengiriman pesanan.
Untuk mengatasi tumpukan antrean (backlog), Apple dilaporkan telah memesan slot produksi darurat (hot lot) chip A18 Pro ke TSMC, sehingga waktu pengiriman kini mulai membaik.
CEO Apple, Tim Cook, mengakui pihaknya terkejut oleh tingginya permintaan pasar terhadap MacBook Neo. Meski Apple tidak merilis angka penjualan unit secara spesifik, laporan industri mencatat Apple telah menaikkan target pengapalan global laptop entry-level ini; dari yang semula hanya 6 juta unit menjadi mendekati 10 juta unit.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.