



Kabar mengejutkan datang untuk para penggemar Final Fantasy, khususnya mereka yang pernah menghabiskan waktu bertahun-tahun di Final Fantasy Brave Exvius. Setelah server game mobile tersebut resmi ditutup, Square Enix ternyata belum benar-benar meninggalkan dunia Lapis begitu saja.
Baca ini juga :
» Ratusan Konsol Rusak Ditukar Jadi 170 Juta, Orang ini Pake Sistem Trade-In GameStop
» PS5 Dikabarkan Kini Pakai Stiker Peringatan Soal Berakhirnya Game Disc Fisik
» Hamaguchi Usahakan Bakal Ada Game Fisik Buat FFVII Revelation
» Geser Final Fantasy, Resident Evil Jadi TOP 3 Seri Game Jepang Paling Laris!
» Yoshi-P Ngetease Jika Naoki Hamaguchi Cocok Buat Direct Final Fantasy 17
» Final Fantasy XIV Hadiahkan Orang Yang Taat Bayar Pajak, Bisa Dapet Ingame Items!
» Naoki Hamaguchi Pilih Project Game AA dan Franchise Baru Dibanding Bikin Remake Lagi
» Promo Square Enix June Sale Tiba, Waktunya Borong Final Fantasy VII Remake!
Melalui ajang Nintendo Direct terbaru, Square Enix mengumumkan Final Fantasy Resonance, sebuah RPG premium baru yang membawa kembali trio karakter ikonik Brave Exvius, yaitu Rain, Lasswell, dan Fina dalam petualangan yang telah dibangun ulang untuk platform modern. Game ini dijadwalkan meluncur pada 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.
Yang membuat proyek ini semakin menarik adalah keputusan Square Enix untuk meninggalkan sistem gacha yang selama ini menjadi identitas Brave Exvius. Sebagai gantinya, Final Fantasy Resonance hadir sebagai RPG premium penuh dengan struktur permainan yang lebih tradisional dan fokus pada pengalaman single-player.
Kisah Brave Exvius Kembali dengan Wajah Baru
Bagi pemain lama, dunia Lapis tentu bukan tempat yang asing. Final Fantasy Resonance disebut mengadaptasi dan membangun ulang cerita utama arc pertama Brave Exvius yang berfokus pada perjalanan Rain, Lasswell, dan Fina dalam menyelamatkan dunia dari ancaman yang mengincar Crystal suci. Namun, Square Enix menegaskan bahwa game ini bukan sekadar port offline dari versi mobile, melainkan sebuah RPG yang telah direkonstruksi secara menyeluruh untuk konsol dan PC.
Sebagai informasi, Brave Exvius pertama kali dirilis pada 2015 dan berhasil mencatat puluhan juta unduhan di seluruh dunia sebelum akhirnya layanan global dan Jepang dihentikan dalam beberapa tahun terakhir.
Final Fantasy Pertama dengan Gaya HD-2D
Salah satu daya tarik terbesar Final Fantasy Resonance adalah penggunaan visual HD-2D yang populer lewat game-game seperti Octopath Traveler. Bahkan Square Enix menyebutnya sebagai game Final Fantasy pertama yang menggunakan pendekatan visual tersebut. Kombinasi sprite pixel art berkualitas tinggi dengan efek pencahayaan modern membuat dunia Lapis tampil jauh lebih hidup dibanding versi aslinya.
Selain itu, sistem pertarungan turn-based klasik juga kembali menjadi fokus utama. Keputusan ini langsung mendapatkan respons positif dari banyak penggemar JRPG yang telah lama merindukan pengalaman Final Fantasy dengan nuansa klasik.
Nostalgia untuk Veteran Brave Exvius
Bagi banyak pemain, Brave Exvius bukan sekadar game gacha biasa. Selama bertahun-tahun, game tersebut menjadi rumah bagi berbagai kolaborasi karakter legendaris Final Fantasy, event spesial, hingga cerita orisinal yang cukup dicintai komunitas.
Kini, melalui Final Fantasy Resonance, Rain, Lasswell, dan Fina mendapatkan kesempatan kedua untuk bersinar di platform yang lebih besar tanpa dibatasi mekanisme gacha. Dengan visual HD-2D, sistem turn-based, dan pendekatan premium, game ini berpotensi menjadi cara terbaik untuk mengenang sekaligus memperkenalkan kisah Brave Exvius kepada generasi pemain baru.
Final Fantasy Resonance akan dirilis pada 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PS5, Xbox Series X|S, dan PC.