



GameStop selama ini terkenal di kalangan gamer dengan reputasi nilai tukar tambah (trade-in) yang sangat rendah. Namun, pada 17 Agustus 2026, seorang pelanggan membuktikan bahwa sistem ini bisa dieksploitasi jika Anda memiliki “amunisi” rongsokan yang cukup masif.
Baca ini juga :» PS5 Dikabarkan Kini Pakai Stiker Peringatan Soal Berakhirnya Game Disc Fisik
» Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen Resmi Rilis 9 Oktober 2026, Hadirkan Region Baru dan Debut di Nintendo Switch
» Final Fantasy Brave Exvius Bangkit Lagi Lewat Final Fantasy Resonance, Hadir Tanpa Gacha dan Bergaya HD-2D!
» Castlevania: Belmont's Curse Resmi Rilis 15 Oktober 2026, Digarap Studio di Balik Kesuksesan Dead Cells
» Halo: Campaign Evolved Resmi Dipamerkan di Xbox Games Showcase 2026, Remake Total Halo Pertama dengan Unreal E
» Spyro Kembali! Setelah 18 Tahun, Sang Naga Ungu Akhirnya Dapat Game Baru
» Mulai 20 Mei, Harga PlayStation Plus Akan Naik Di Berbagai Wilayah Akibat Ekonomi Global.
» SEGA dan animate Resmi Umumkan Kolaborasi Global, Hadirkan Event Persona, Sonic, Hingga Like a Dragon di Selur
Seorang pelanggan bernama Josh dari Clackamas, Oregon, sukses membawa pulang store credit senilai $10.690,06 (sekitar Rp 190 juta) setelah menukarkan ratusan konsol rusak dari berbagai generasi. Kejadian ini dikonfirmasi langsung oleh akun resmi X GameStop.
A GameStop Customer in Clackamas, Oregon traded hundreds of broken consoles for $10,690.06 in store credit. Thanks for your junk, Josh!
— GameStop (@gamestop) August 17, 2026
Berdasarkan bukti foto yang dibagikan, penukaran ini bukan sekadar mengosongkan lemari biasa. Terdapat sebuah bak besar berisi tumpukan perangkat keras, termasuk Nintendo Switch, PlayStation Portable (PSP), Game Boy orisinal, hingga NES klasik. Semuanya berstatus rusak atau tidak berfungsi.
Untuk memproses transaksi masif ini, kasir GameStop harus mencetak tujuh lembar struk panjang. Di akhir transaksi, Josh difoto memamerkan belasan kartu hadiah GameStop yang dijejerkan bak uang tunai.
Meskipun angkanya terlihat fantastis, kejadian ini memicu perdebatan di media sosial tentang nilai intrinsik barang retro. Banyak pihak menyoroti bahwa Josh mungkin merugi secara finansial. Menjual perangkat keras lawas—bahkan yang rusak sekalipun—di platform lelang seperti eBay biasanya dicari oleh para teknisi untuk kanibalisasi suku cadang. Jika dijual eceran, total uang tunai asli yang didapat kemungkinan besar melampaui nilai kredit toko GameStop.
Namun, GameStop menang telak dalam hal kepraktisan. Menjual ratusan barang secara individu di eBay membutuhkan waktu berbulan-bulan, biaya pengemasan, dan risiko penipuan pembeli. Josh pada dasarnya menukar potensi keuntungan maksimal dengan efisiensi instan.
Walaupun jumlah barangnya memecahkan rekor volume, ini bukanlah nilai trade-in tertinggi dalam sejarah GameStop. Predikat tersebut masih dipegang oleh transaksi pada Desember 2025 di Grapevine, Texas, ketika sebuah kartu Pokémon Gengar Holo (PSA 10) tahun 2003 ditukar dengan rekor $30.494,70.
Bagi mayoritas gamer, menukarkan game AAA bekas dan hanya dihargai $5 oleh GameStop akan tetap menjadi realita yang menjengkelkan. Namun, kejadian di Oregon ini membuktikan bahwa program beli balik mereka berfungsi tanpa batas volume—asalkan Anda memiliki satu bak penuh rongsokan elektronik untuk diserahkan.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.